Gadis Malang Milik CEO

Gadis Malang Milik CEO
Kamar hotel


__ADS_3

...🥀🥀🥀...


"Saya bisa jalan sendiri! Genting gimana sih maksud nya?" Mery menepis tangan pak supir, dengan tatapan menyelidik.


"Maaf, lebih baik Nona tanyakan aja sama Tuan Danu." ucap pak supir, gak mau banyak bicara pada Mery.


"Layla mana?" Mery gak mendapati Layla untuk menyusul nya ke luar.


"Nona Layla menunggu di dalam. Silahkan Nona jalan sini!" pak supir mengarahkan Mery untuk berjalan lebih dulu.


"Saya juga tau harus jalan sini!" sungut Mery kesal.


Layla melihat Mery melewati pagar, dengan pak supir yang berjalan di belakang nya.


"Kamu gak apa apa Mer?" tanya Layla, menyodorkan segelas minuman pada Mery.


"Gak apa gimana... gue hampir mati La! Besok besok, mending gue gak numpang lagi lah di mobil lu!" Mery mendelik malas, pada pak supir.


Pak supir langsung pamit ke garasi, setelah Mery berada dekat dengan Layla.


"Ya udah yuk, masuk. Kata nya mau seneng seneng!" Layla membujuk Mery untuk masuk ke dalam rumah.


"Seneng seneng apaan, mati iya gue di bawa ama pak supir lo!" protes Mery.


Layla menghembuskan nafas kasar.

__ADS_1


Hingga malam menjelang, Layla di temani si mbok dan beberapa pekerja lain nya. Tanpa Layla tau, Danu meminta Doni dan Arsandi, untuk mengerahkan anak buah nya, berjaga di rumah nya sepanjang ia gak ada di Indonesia.


"Kamar ini besar dan gak ada ka Danu, sepi amat ya!" gumam Layla, usai belajar di meja belajar nya, tatapan nya mengedar ke seisi ruang.


Dreeet dreeet dreeet.


"Baru juga di omongin, orang nya langsung telpon." senyum mengembang di bibir Layla, mana kala Danu yang menghubungi nya.


Layla langsung di suguhkan dengan pemandangan yang tampak menyegarkan ke dua mata nya. Danu berkata dengan sangat lembut dan mesra.


^^^"Bagaimana keadaan mu, sayang?" wajah Danu memenuhi layar hape Layla, dengan wajah yang tampak segar meski seharian sibuk dengan jadwal pekerjaan yang padat.^^^


^^^'Aku sangat merindukan mu La! Andai pekerjaan ku di sini hanya sebentar, sudah ku bawa serta kamu ke sini! Menemani ku dalam perjalanan bisnis.' batin Danu.^^^


'Ada apa dengan ku? Harus nya aku baik baik aja kan! Apa yang salah dengan tubuh ku? Jantung ku seakan gak bekerja dengan baik, melihat senyum ka Danu, malah membuat ku seakan ingin lompat lalu minta di gendong. Aihss lebay sekali jika sampai aku mengatakan nya aaahhh kacau.' Layla menggaruk kepala nya dengan frustasi.


^^^"Sudah, aku sudah makan tadi setelah melakukan pertemuan dengan klien, di lanjut dengan makan malam. Apa yang sedang kamu lakukan La? Apa kamu sudah makan malam? Bagaimana hari mu tanpa kehadiran ku, La? Dengan siapa kamu makan malam La?" cecar Danu ingin tau, dengan tatapan merindu.^^^


"Astagaaa, aku harus jawab yang mana dulu ka?" ] Sungut Layla dengan bibir mengerucut, bingung dengan pertanyaan yang Danu limpahkan pada nya.


^^^"Maaf sayang, aku hanya merindukan mu, hati ku seakan tersiksaaa, berjauhan dengan mu, La!" ucap Danu dengan wajah sendu.^^^


[ "Sabar ka, selesai kan pekerjaan kaka. Biar kaka cepat kembali. Aku juga merindukan mu ka! Kamar ini begitu sepi dan sunyi tanpa kaka di sini!" ] ujar Layla, mengedarkan kembali layar hape nya ke penjuru kamar, lalu kembali lagi dengan berhenti di depan wajah nya.


^^^"Itu pasti sayang, aku mencintai mu. Ingat pesan ku, jangan pernah dekat dengan pria mana pun!"^^^

__ADS_1


[ "Iya ka, apa yang sedang kaka lakukan?" ]


^^^"Aku sedang di kamar hotel. Istirahat melepasss penat, sambil menatap istri ku yang tiap hari semakin bertambah manis jika di pandang."^^^


[ "Ka Danu jangan mulai deh! Aku bisa bisa terbang tinggi jika terus di puji kaka!" ]


^^^"Eh coba lihat itu, istri ku tampak seperti bidadari yang baru aja turun dari kahyangan, apa lagi saat pipi nya merah merona alamai."^^^


[ "Ka! Astagaaa ihsss aku matikan nih!" ] ancammm Layla dengan tatapan menahannn kesal.


^^^"Jangan sayang, aku kan masih sangat merindukan mu. Aku tidak akan menggoda mu lagi." ucap Danu dengan tatapan memohon.^^^


[ "Apa kaka yakin hanya seorang diri di kamar?" ] tanya Layla dengan tatapan menyelidik.


^^^"Tentu sayang... memang kamu pikir aku bersama dengan siapa di dalam kamar?" Layla.^^^


[ "Kalo begitu, perlihatkan isi kamar hotel kaka pada ku! Aku mau melihat nya!" ] titah Layla dengan wajah datar, meniru gaya Danu.


Bersambung...


...🥀🥀🥀...


Like dan komentar nya dong, 😅😅


Hayo yang baca ampe scroll akhir. Kasih rate ⭐⭐⭐⭐⭐ dong, biar makin semangat updat nya

__ADS_1


__ADS_2