Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 10


__ADS_3

“Lepaskan


tanganku huhuhu, aku tidak mau tinggal denganmu huhuhu.” Kata Abella.


“Maafkan aku,


aku tidak ada maksud memarahimu dan menyuruhmu.” Kata Adriano.


“Lepaskan


tanganku, aku mau pergi.” Kata Abella, lalu dia berlari ditengah hujan yang


cukup lebat.


“Hei tunggu,


tunggu dulu.” Kata Adriano. Lalu Adriano mengejarnya dengan membawa mobil.


“Ayo pulang,


jangan seperti anak kecil seperti ini, kamu adalah tanggung jawabku.” Kata


Adriano sambil memberikan payung untuk istrinya.


“Lepaskan aku,


aku tidak mau tinggal dirumah itu lagi.” Kata Abella sambil tetap menangis.


“Dasar


menyusahkan saja, aku bisa terlambat kalau seperti ini.” Kata Adriano dalam


hati.


Lalu dia memaksa


Abella masuk kedalam mobilnya dan membawanya ke bandara.


“Turunkan aku,


aku akan kembali pulang.” Kata Abella sambil menggigil kedinginan.


“Tidak bisa, pasti kamu akan kabur. Mana mungkin


aku bisa meninggalkanmu dalam keadaan seperti ini. Pakai jaket milikku.” Kata


Adriano.


Setibanya di


bandara.


“Turunlah.” Kata


Adriano.


“Mana kunci


mobilnya, aku pulang saja.” Kata Abella.


“Cepat turunlah


dan ikuti aku.” Kata Adriano.


“Mau kemana lagi


sih.” Kata Abella. Lalu Adriano menarik tangan Abella dan mengajaknya kedalam.


Kali ini Adriano mengajaknya terbang bersama.


“Ikutlah


bersamaku, aku membelikan tiket untukmu. Aku khawatir jika meninggalkanmu dalam

__ADS_1


keadaan seperti ini. Bisa-bisa kamu kabur lagi.” Kata Adriano.


“Tidak, aku


pulang saja.” Kata Abella.


“Kamu tidak bisa


menolaknya, ini tiket untukmu.” Kata Adriano.


“Memangnya mau


terbang kemana sih kamu?” Tanya Abella.


“Ke Surabaya,


tapi kembali ke Jakarta lagi besok lusa.” Kata Adriano.


“Tuh kan kamu


mencari kesempatan, pasti kamu sengaja mengajakku kan karena aku sedang libur


sekolah, kamu puas kan karena aku tidak bisa bertemu dengan pacar dan


teman-temanku. Dasar menyebalkan.” Gerutu Abella sambil menendang kaki Adriano.


“Aduh sakit tau,


seharusnya aku bisa saja mengajakmu terbang gratis tapi karena kamu tidak ingin


pernikahan kita terungkap jadi aku akan membelikanmu tiket. Bersiap-siaplah


untuk boarding pass. Kabari aku jika sudah didalam pesawat.” Kata Adriano.


“Tidak mau,


lebih baik aku pulang.” Kata Abella.


“Anak ini


“Kenapa? Kamu


mau melawan anak sekolah ya?” Tantang Abella.


“Hmmmm tidak,


cepat bersiap-siaplah untuk boarding pass, aku juga sudah terlambat ini


gara-gara kelakuanmu.” Kata Adriano, lalu Abella bersiap-siap untuk boarding


sedangkan Adriano segera bersiap-siap untuk menjalankan pekerjaannya.


**


Didalam pesawat.


“Apakah semua


penumpang sudah masuk dan siap semuanya?” Tanya Adriano kepada crew pesawat


sambil menengok ke arah penumpang.


“Sudah capt,


captain sedang mencari siapa? Apakah keluarga captain sedang terbang juga?”


Tanya crew pesawat.


“Oh tidak,


sebentar aku mau ke toilet dulu.” Kata Adriano.


“Aneh banget,

__ADS_1


kenapa captain malah pergi ke toilet khusus penumpang ya?” Tanya crew tersebut.


Adriano mencari


Abella namun tidak menemukannya.


“Aduh dimana


Abella? Apakah dia nekat untuk pulang, kunci mobilnya padahal aku yang bawa,


aku kasian jika meninggalkannya sendirian dirumah apalagi dia menggigil karena


kehujanan. Memang sangat merepotkan menikahi anak sekolah sepertinya yang manja


dan kekanak-kanakan tapi dia sangat lucu dan terkadang sangat menghibur.” Kata


Adriano dalam hati.


Tiba-tiba,


“Permisi, bisa


minggir tidak? Saya mau lewat om.” Kata Abella, Adriano pun sangat kaget karena


Abella ada di belakangnya dan bahkan memanggilnya om.


“Hmmmm aku kira


kamu nekat untuk pulang. Cepat duduklah dan jangan banyak tingkah.” Kata


Adriano.


“Berisik


banget.” Kata Abella sambil menjulurkan lidahnya namun tiba-tiba dia tersandung


dan terjatuh bahkan tertabrak seorang pramugari yang sedang membawa air minum,


alhasil air itu tumpah dan mengenai rambut dan baju Abella. Abella sangat malu


kemudian Adriano memberikan selimut kepadanya dan membawanya ke tempat duduk


khusus first class. Seluruh penumpang dan crew pesawat pun takjub dengan apa


yang dilakukan oleh Adriano bahkan banyak juga yang mengambil foto Adriano saat


menyelamatkan Abella. Mereka berdua menjadi bahan pembicaraan para penumpang dan crew pesawat.


“Wah keren


banget, seperti adegan di drama korea ya.”


“Keren banget


captain Adriano.”


“Cinta antara


penumpang dan pilot.”


“My captain is


my boyfriend uwaaah.”


“Jangan berisik


nanti dia mendengarnya lalu marah kepada kita terus kita disuruh turun dari


pesawat deh.”


“Pilot ganteng


tadi adalah tipeku.”

__ADS_1


“Harusnya aku


yang jatuh biar aku diselamatkan seperti itu uwaaah.”


__ADS_2