Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 50


__ADS_3

Adriano dan Abella berbelanja bersama. Adriano memilih setelan jas terlebuh


dahulu.


“Mana yang bagus? Warna apa yang cocok untukku?” Tanya Adriano.


“Warna biru kayaknya cocok, kalau warna hitam itu sudah terlalu biasa. Aku


lebih suka warna biru.” Kata Abella.


“Kamu yakin aku pantas memakai warna biru?” Tanya Adriano.


“Tentu saja, mas Adriano itu sudah tua jadi harus pakai setelan jas dengan


warna yang lebih cerah. Percayalah padaku, pasti mas Adriano akan terlihat jauh


lebih muda jika memakai setelan jas warna ini.” Kata Abella.


“Kamu menghinaku?” Tanya Adriano.


“Hmmmm bukan menghina, tapi memang kenyataannya seperti itu.” Kata Abella.


“Aku akan mencobanya terlebih dahulu kalau begitu.” Kata Adriano.


Lalu Adriano keluar dari ruang ganti, Abella takjub melihat penampilan


suaminya yang terlihat lebih muda dan sangat tampan.


“Bagaimana penampilanku?” Tanya Adriano. Abella hanya diam saja karena


takjub melihat penampilan suaminya.


“Hei, bagaimana penampilanku?” Tanya Adriano.


“Ah bagus, kamu jadi terlihat lebih muda. Cepat beli yang ini saja, aku


tidak sabar ingin segera memilih gaun untukku.” Kata Abella.


“Tunggu sebentar.” Kata Adriano.


Selanjutnya mereka memilih baju untuk Abella.


“Mas, aku ingin gaun yang itu, tunggu sebentar tapi yang itu juga sangat


bagus. Tapi yang disebelah sana juga sangat bagus. Aku bingung memilih yang

__ADS_1


mana.” Kata Abella.


“Pilih salah satu saja, pilih yang paling kamu sukai.” Kata Adriano.


“Tapi semuanya terlihat sangat bagus, boleh tidak jika aku membeli tiga


baju sekaligus? Boleh ya, aku mohon. Lagipula kamu kan tidak pernah


membelikanku baju selama ini.” Kata Abella.


“Hmmmm baiklah, padahal aku hanya membeli satu tapi kamu malah membeli tiga


baju sekaligus.” Kata Adriano.


“Aku akan mencobanya terlebih dahulu, jangan pergi kemana-mana.” Kata


Abella.


Adriano diam-diam membelikan istrinya sebuah bros yang sangat cantik.


“Mas, mas lihatlah bagaimana penampilanku? Bagus tidak?” Tanya Adriano.


“Bagus kok, jadi beli yang mana?” Tanya Adriano.


Kata Abella.


“Karena kita sudah selesai, kita pulang yuk.” Kata Adriano.


“Apa? Pulang? Kita ke arena permainan yuk.” Ajak Abella sambil menarik


tangan suaminya.


“Aduh aku malu jika pergi kesana, disana kan tempatnya anak-anak. Kita pulang


saja.” Kata Adriano.


“Tidak mau, aku ingin mencoba permainan itu.” Kata Abella memohon suaminya.


“Astaga, jangan terlalu lama, aku malu.” Kata Adriano.


“Kita main pump it up yuk.” Ajak Abella sambil menarik paksa suaminya.


Mereka berdua asyik bermain permainan tersebut tanpa mengenal lelah. Abella


benar-benar bahagai dan puas bermain sedangkan Adriano terlihat sangat

__ADS_1


kelelahan.


“Kita berhenti ya, aku sangat lelah.” Kata Adriano.


“Tunggu disana, aku akan membelikanmu minum.” Kata Abella.


“Iya, cepat aku sudah tida sanggup lagi rasanya.” Kata Adriano.


Beberapa menit kemudian Abella tiba dengan membawa minum untuk Adriano.


“Minum dulu.” Kata Abella.


“Wah lelah sekali rasanya.” Kata Adriano.


“Hahahaha tapi seru kan? Aku sudah lama tidak kesini. Terima kasih ya telah


menemaniku bermain.” Kata Abella dengan senyuman manisnya.


“Jangan tersenyum.” Kata Adriano.


“Memangnya tidak boleh jika aku tersenyum?” Tanya Abella.


“Kamu sangat manis jika tersenyum, aku tidak sanggup melihatnya.” Kata Adriano


keceplosan.


“Kamu bicara apa sih, membuatku malu saja.” Kata Abella lirih sambil


menunduk.


“Mau kemana lagi kita?” Tanya Adriano.


“Pulang yuk, sepertinya kamu sangat kelelahan.” Kata Abella.


“Oke, lets go.” Kata Adriano.


 


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2