
Tiara pergi ke studio foto untuk menemani Nadia.
“Terima kasih ya kamu mau menemaniku, you are my best friend.” Kata Nadia sambil memeluk Tiara.
“Hehehehe kita kan memang best friend, aku akan membuatmu seperti seorang model hari ini. Aku akan memilihkan pakaian yang paling bagus dan terlihat cocok untukmu.” Kata Tiara.
“Tunggu dulu ya, aku mau menelfon Fardan dulu.” Kata Nadia.
“Dia datang juga kesini?” Tanya Tiara.
“Iya, aku akan foto prawedding dengannya. Itulah kenapa aku memintamu untuk menemaniku karena kan kamu pernah melakukannya, maksudku kamu pernah foto prawedding kan dulu.” Kata Nadia.
“Apa? Jadi dia memintaku untuk melihatnya berfoto mesra dengan Fardan? Aku tidak bisa, lebih baik aku mencari alasan untuk pergi dari sini.” Kata Tiara dalam hati.
“Kita tunggu didalam saja yuk, aku juga akan memilihkan pakaian untukmu.” Kata Tiara, kemudian Tiara segera masuk kedalam untuk segera memilihkan pakaian untuk Nadia.
“Aku harus segera memilihkan pakaian untuknya setelah itu aku harus bergegas pergi dari sini.” Kata Tiara dalam hati.
Beberapa menit kemudian.
“Nad bagaimana kalau kamu memakai baju ini? Dress ini sepertinya sangat cocok denganmu.” Kata Tiara menghampiri Nadia, ternyata Nadia sedang menggandeng tangan Fardan yang membuat Tiara menjadi salah tingkah sekaligus cemburu melihatnya.
“Wah bagus sekali dress nya, aku akan berganti baju dulu ya.” Kata Nadia.
“Aku harus pergi Nad karena suamiku menelfonku.” Kata Tiara sambil mengalihkan pandangannya dari Nadia dan Fardan.
“Loh kenapa terburu-buru? Jangan pergi dulu, aku kan belum mulai pemotretan. Tolong pilihkan baju juga untuk Fardan ya.” Kata Nadia lalu dia pergi ke ruang ganti.
__ADS_1
Namun Tiara pergi begitu saja lalu dicegah oleh Fardan, Fardan menarik tangannya.
“Lepaskan tanganku.” Bisik Tiara.
“Ikut aku.” Kata Fardan sambil menarik tangan Tiara. Fardan membawa Tiara ke ruang ganti yang berisi baju pria.
“Ah sakit, lepaskan tanganku.” Kata Tiara.
“Aku tidak bisa seperti ini, sama saja ini membuatku tersiksa.” Kata Fardan sambil menatap Tiara.
“Kamu kira ini tidak menyiksaku? Kamu harus melakukannya dengan baik kali ini dan jangan mengecewakan Nadia, dia berhak untuk hidup bahagia. Nadia akan bahagia jika dia bersamamu dan menikah denganmu. Biarkan aku pergi dari sini, aku mohon.” Kata Tiara.
Kemudian Fardan memeluk mesra Tiara.
“Aku tidak bisa hidup tanpamu, aku hanya mencintaimu.” Kata Fardan.
“Sampai kapanpun aku tidak akan melepaskanmu, aku teramat mencintaimu.” Kata Fardan. Kali ini Fardan benar-benar sangat terobsesi dengan Tiara, bahkan kini dia dengan beraninya mencium mesra Tiara padahal Nadia ada di ruang sebelah. Mereka berciuman mesra dan seakan tak sadar bahwa ada Nadia di sebelah ruangan. Tiba-tiba mereka mendengar suara Nadia memanggil nama Fardan.
“Stop, Nadia sedang memanggilmu.” Kata Tiara.
“Bagaimana ini?” Tanya Fardan.
“Aku akan keluar lewat pintu samping.” Kata Tiara.
“Jangan, justru hal itu akan membuat Nadia curiga. Kamu disini saja sambil berpura-pura memilihkan baju untukku.” Kata Fardan.
“Baiklah.” Kata Tiara.
__ADS_1
Tiba-tiba Nadia membuka pintu ruangan tersebut.
“Aku mencarimu sayang.” Kata Nadia langsung berlari menghampiri Fardan dan memeluknya.
“Hai Nad, aku memilihkan jas hitam ini untuk Fardan, sepertinya sangat cocok dipakai oleh Fardan.” Kata Tiara.
“Pasti cocok karena kamu yang memilihkannya, terima kasih banyak ya Tiara.” Kata Nadia.
“Tugasku sudah selesai kan? Aku pergi dulu ya.” Kata Tiara.
“Tunggu dulu, nanti di akhir aku ingin kita foto bertiga.” Kata Nadia.
“Apa? Tapi itu tidak baik kata orang.” Kata Tiara.
“Memangnya apa yang salah? Kamu pasti berpikir seperti orang ketiga ya? Hahahaha astaga kamu ini ada-ada saja, itu tidak akan mungkin terjadi.” Kata Nadia.
“Kita tidak pernah tau apa yang terjadi kedepan Nad.” Kata Tiara.
“Memangnya kamu mau menjadi orang ketiga?” Tanya Nadia tiba-tiba.
“Apa maksudmu? Kamu bicara apa sih Nad? Aku tidak mengerti.” Kata Tiara.
“Lupakan, ayo sayang kita foto sekarang. Tiara jangan pulang dulu loh ya.” Kata Nadia.
“Tapi suamiku menyuruhku segera pulang.” Kata Tiara.
“Kalau begitu kita foto bertiga dulu yuk.” Kata Nadia, Nadia pun menggandeng tangan Fardan dan Nadia.
__ADS_1
Mereka bertiga pun melakukan pemotretan dan mereka berfoto dalam satu frame. Tentu saja hal ini sangat menyakitkan untuk Tiara dan juga Fardan namun Tiara terpaksa melakukannya agar Nadia bahagia.