
Melisa dan
Jesica merasa kasihan dengan Abella setelah mendengar cerita Abella.
“Kenapa ekspresi
kalian sedih seperti itu?” Tanya Abella.
“Aku merasa
kasihan denganmu.” Kata Melisa.
“Kenapa ibunya
Dava seperti itu ya, kata-katanya menunjukkan sekali bahwa dia tidak menyukaimu
Bell.” Kata Jesica.
“Biarkan saja,
aku tidak peduli dengan perkataannya, lagipula anaknya menyukaiku jadi dia bisa
apa haha.” Kata Abella dengan mudahnya.
“Tapi tetap saja
dia terlalu berlebihan padamu.” Kata Melisa.
“Sudahlah jangan
pikirkan dia, tidak ada manfaatnya jika memikirkan ibunya Dava.” Kata Abella
karena mulai kesal dengan ibunya Dava.
“Aku curiga
denganmu deh Bell.” Kata Jesica.
“Curiga kenapa
sih memangnya?” Tanya Abella.
“Tadi waktu aku
ke toiletmu, aku melihat pembersih wajah khusus pria, lalu aku juga melihat
kaos pria. Milik siapa itu?” Tanya Jesica.
“Aduh gawat itu
kan barang milik mas Adriano.” Kata Abella dalam hati.
“Oh itu kaos
milikku, kalau pembersih wajah itu aku memang membelinya untuk sepupuku karena
kapan hari dia datang kesini.” Kata Abella.
“Sepupu yang
mana?” Tanya Jesica.
“Dia keponakan
nenekku, kalian tidak akan mengetahuinya karena kalian belum pernah bertemu.”
Kata Abella.
__ADS_1
“Aku kira kamu
tinggal bersama dengan seorang laki-laki.” Kata Jesica.
“Aku kira kamu
sudah menikah secara diam-diam.” Kata Melisa.
“Jangan bicara
sembarangan deh, mana mungkin aku menikah diam-diam.” Kata Abella.
“Biasanya kakek
atau nenek itu sering sekali menjodohkan cucunya dengan lelaki pilihannya,
siapa tau kakek dan nenekmu seperti itu Bell.” Kata Jesica.
“Astaga, pikiran
kalian benar-benar diluar dugaan.” Kata Abella.
“Jadi bagaimana
kita mau berlibur atau tidak?” Tanya Melisa.
“Ke Bali saja
ya.” Kata Jesica.
“Boleh, kapan
kita berlibur? Kita bertiga saja ya.” Kata Abella.
“Minggu ini saja
karena minggu depan kita sudah masuk sekolah lagi.” Kata Melisa.
Besok kita belanja untuk keperluan kita bersama ya.” Kata Abella.
“Aku akan
memesan tiket pesawatnya.” Kata Jesica.
“Eh tau tidak
video yang lagi viral?” Tanya Melisa.
“Video apa?”
Tanya Jesica.
“Video seorang
pilot yang menolong penumpangnya secara romantic, jadi penumpangnya itu
tertabrak pramugari yang membawa air minum, lalu air minum tersebut tumpah dan
mengenai penumpang itu dan dengan sigapnya pak pilot itu memberikan selimut dan
membawanya menuju tempat duduk first class.” Kata Melisa.
“Wah romantic
sekali, aku ingin tau pilotnya seperti apa. Beruntung sekali ya penumpangnya.”
Kata Jesica.
__ADS_1
“Aduh bisa gawat
kalau mereka sampai tau bahwa aku adalah penumpangnya dan pilot itu adalah
suamiku. Tuhan selamatkan aku kali ini.” Kata Abella dalam hati.
“Wajah si
penumpangnya sih tidak terlihat karena video itu lebih fokus ke bapak pilotnya,
pilotnya ganteng banget, aku mau jadi istrinya.” Kata Melisa.
“Memangnya dia
belum menikah?” Tanya Jesica.
“Kalau
berdasarkan komentar para netizen pilot ganteng itu belum menikah.” Kata
Melisa.
“Ganteng dari
mana coba, biasa saja menurutku. Lagipula pilot itu mana mau menikah dengan
gadis SMA seperti kalian?” Kata Abella.
“Dia jaub lebih
ganteng daripada si Dava.” Kata Melisa.
“Semoga nanti
pesawat kita pilotnya dia ya, aku mau berfoto bersamanya.” Kata Melisa.
“Aku juga ikut
berfoto juga dengan captain ganteng ini.” Kata Jesica.
“Semoga pesawat
kita nanti pilotnya dia, Amin.” Kata Melisa dan Jesica bersamaan.
“Astaga ganteng
dari mana coba, dia sudah tua begitu sudah om-om pasti menyebalkan.” Kata
Abella.
“Dari mana kamu
tau? Memangnya kamu mengenalnya?” Tanya Jesica.
“Jangan-jangan
kamu penumpang yang ditolongnya ya?” Tanya Melisa.
“Astaga tidak
mungkin itu aku, perhatikan wajahnya dengan baik, dia terlihat tua seperti itu.”
Kata Abella.
“Meskipun dia
sudah om-om tapi dia tetap terlihat ganteng kok.” Kata Melisa.
__ADS_1
“Betul sekali.”
Kata Jesica.