Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 120


__ADS_3

Adriano berangkat kerja, sebelum


berangkat dia selalu berpesan kepada istrinya untuk lebih hati-hati.


“Aku berangkat dulu ya hari ini


sayang. Ingat pesanku kemarin.” Kata Adriano.


“Iya sayang, jangan khawatir.”


Kata Abella sambil menggendong bayi Darel.


“Papa berangkat kerja dulu ya


sayang, Darel sama mama dulu ya dirumah.” Kata Adriano sambil mencium anak dan


istrinya.


Kemudian Adriano segera berangkat


kerja, namun di tengah perjalanan ada sebuah mobil yang menabrak mobil Adriano,


Adriano pun pingsan seketika.


“Hai saudaraku, kamu sementara


istirahat dulu ya. Aku akan membawamu ke rumahku dulu. Jangan khawatirkan


pekerjaan dan keluargamu, aku akan siap menggantikanmu hahahaha.” Kata Marcelo.


Setelah itu Marcelo membawa Adriano kerumahnya, dia mengunci Adriano didalam


kamarnya. Setelah itu dia segera mengganti pakaian milik Adriano dan dia pergi


ke kantor Adriano.


**


Marcelo masih menyamar menjadi


Adriano, kini dia pergi ke rumah Adriano untuk menemui anak dan istri Adriano.


“Darel dan Abella papa kembali


pulang hahahaha, aku yakin pasti Abella tidak akan mengetahui dan mengenaliku


karena aku sangatlah mirip dengan Adriano haha.” Kata Marcelo. Sesampainya


dirumah.


“Sayang sudah pulang? Aku kira


kamu pulang larut malam.” Kata Abella.


“Wah cantik sekali istri Adriano,


dia terlihat sangat seksi dengan menggunakan baju tipi situ aku sangat ingin


memilikinya. Terima kasih saudaraku hahahaha, istrimu adalah istriku begitu


juga dengan anakmu.” Kata Marcelo dalam hati.

__ADS_1


“Kamu kenapa melihatku seperti


itu mas?” Tanya Abella.


“Tidak apa-apa, kamu terlihat


semakin cantik saja sayang.” Kata Marcelo.


“Kamu sudah makan belum? Kamu


makan apa tadi saat di kantor?” Tanya Abella.


“Sayang, aku sangat lelah. Tidur


yuk.” Kata Marcelo sambil memeluk Abella.


“Aneh banget, biasanya dia


langsung menghampiri Darel dan langsung mencium anaknya tapi dia malah bilang


lelah dan ingin segera istirahat. Mungkin dia banyak pekerjaan jadi kelelahan.”


Kata Abella dalam hati.


“Makan dulu yuk, aku sudah


menyiapkan makan malam.” Kata Abella.


“Aku sudah kenyang sayang, ayolah


kita tidur. Sudah lama kita tidak enak-enak loh sayang.” Kata Marcelo sambil


“Mas jangan disini, ada mbak Ayu


tidak enak mas.” Kata Abella.


“Kenapa dia bilang sudah lama


tidak berhubungan padahal tadi pagi dia meminta.” Kata Abella dalam hati.


“Aku lelah sayang seharian


mengurus Darel, lain kali saja ya.” Kata Abella.


“Kenapa menolakku? Aku ini


suamimu dan kamu adalah istriku, jadi tidak boleh menolak permintaan suamimu.


Mengurus anak adalah kewajiban apalagi mengurus suami.” Kata Marcelo.


“Kenapa kamu jadi memaksaku sih?


Harusnya kamu bisa mengerti aku dong mas.” Kata Abella.


“Sialan, dia berani menolak


permintaanku. Aku harus lebih sabar menghadapinya.” Kata Marcelo dalam hati.


Setelah itu Marcelo segera mandi


dan dia meninggalkan handuk di atas sofa kamar.

__ADS_1


“Mas taruh handuknya ditempat


semula, tidak biasanya kamu menaruh handuk di atas sofa.” Gerutu Abella.


“Maaf sayang aku lupa.” Kata


Marcelo.


“Padahal kamu sangat tidak suka


jika aku menaruh handuk sembarangan tapi kamu malah menaruh handuk sembarangan.


Tunggu dulu, bukannya tadi pagi aku menyiapkan pakaian dalam berwarna biru ya,


tapi kenapa kamu memakai pakaian dalam berwarna hijau dan merknya juga berbeda


mas?” Tanya Abella curiga.


“Astaga, jadi tadi aku


menumpahkan air di celanaku lalu aku pergi ke toko membeli pakaian dalam


seadanya.” Kata Marcelo.


“Tapi kamu tidak suka jika


memakai pakaian dalam merk lain selain merk yang biasa kamu pakai. Kamu


berbohong padaku ya?” Tanya Abella.


“Mana mungkin aku membohongimu


sayang, tadi aku buru-buru makanya aku mencari pakaian dalam seadanya.” Kata


Marcelo.


“Tapi biasanya kamu selalu


membawa beberapa baju dan pakaian dalam untuk berjaga-jaga, memangnya dimana


kopermu?” Tanya Abella.


“Sudahlah sayang jangan


memperpanjang masalah sepele, aku lelah sekali hari ini, ayo kita tidur.” Kata


Marcelo.


“Tidur saja dulu, aku mau memompa


asi untuk Darel.” Kata Abella.


“Aku saja yang memompa ya


sayang.” Kata Marcelo.


“Kamu aneh deh, biasanya kamu


tidak mau sama sekali membantuku memompa asi karena takut aku merasa kesakitan.


Tidurlah, aku bisa memompa sendiri kok.” Kata Abella.

__ADS_1


__ADS_2