
Adriano berangkat kerja, sebelum
berangkat dia selalu berpesan kepada istrinya untuk lebih hati-hati.
“Aku berangkat dulu ya hari ini
sayang. Ingat pesanku kemarin.” Kata Adriano.
“Iya sayang, jangan khawatir.”
Kata Abella sambil menggendong bayi Darel.
“Papa berangkat kerja dulu ya
sayang, Darel sama mama dulu ya dirumah.” Kata Adriano sambil mencium anak dan
istrinya.
Kemudian Adriano segera berangkat
kerja, namun di tengah perjalanan ada sebuah mobil yang menabrak mobil Adriano,
Adriano pun pingsan seketika.
“Hai saudaraku, kamu sementara
istirahat dulu ya. Aku akan membawamu ke rumahku dulu. Jangan khawatirkan
pekerjaan dan keluargamu, aku akan siap menggantikanmu hahahaha.” Kata Marcelo.
Setelah itu Marcelo membawa Adriano kerumahnya, dia mengunci Adriano didalam
kamarnya. Setelah itu dia segera mengganti pakaian milik Adriano dan dia pergi
ke kantor Adriano.
**
Marcelo masih menyamar menjadi
Adriano, kini dia pergi ke rumah Adriano untuk menemui anak dan istri Adriano.
“Darel dan Abella papa kembali
pulang hahahaha, aku yakin pasti Abella tidak akan mengetahui dan mengenaliku
karena aku sangatlah mirip dengan Adriano haha.” Kata Marcelo. Sesampainya
dirumah.
“Sayang sudah pulang? Aku kira
kamu pulang larut malam.” Kata Abella.
“Wah cantik sekali istri Adriano,
dia terlihat sangat seksi dengan menggunakan baju tipi situ aku sangat ingin
memilikinya. Terima kasih saudaraku hahahaha, istrimu adalah istriku begitu
juga dengan anakmu.” Kata Marcelo dalam hati.
__ADS_1
“Kamu kenapa melihatku seperti
itu mas?” Tanya Abella.
“Tidak apa-apa, kamu terlihat
semakin cantik saja sayang.” Kata Marcelo.
“Kamu sudah makan belum? Kamu
makan apa tadi saat di kantor?” Tanya Abella.
“Sayang, aku sangat lelah. Tidur
yuk.” Kata Marcelo sambil memeluk Abella.
“Aneh banget, biasanya dia
langsung menghampiri Darel dan langsung mencium anaknya tapi dia malah bilang
lelah dan ingin segera istirahat. Mungkin dia banyak pekerjaan jadi kelelahan.”
Kata Abella dalam hati.
“Makan dulu yuk, aku sudah
menyiapkan makan malam.” Kata Abella.
“Aku sudah kenyang sayang, ayolah
kita tidur. Sudah lama kita tidak enak-enak loh sayang.” Kata Marcelo sambil
“Mas jangan disini, ada mbak Ayu
tidak enak mas.” Kata Abella.
“Kenapa dia bilang sudah lama
tidak berhubungan padahal tadi pagi dia meminta.” Kata Abella dalam hati.
“Aku lelah sayang seharian
mengurus Darel, lain kali saja ya.” Kata Abella.
“Kenapa menolakku? Aku ini
suamimu dan kamu adalah istriku, jadi tidak boleh menolak permintaan suamimu.
Mengurus anak adalah kewajiban apalagi mengurus suami.” Kata Marcelo.
“Kenapa kamu jadi memaksaku sih?
Harusnya kamu bisa mengerti aku dong mas.” Kata Abella.
“Sialan, dia berani menolak
permintaanku. Aku harus lebih sabar menghadapinya.” Kata Marcelo dalam hati.
Setelah itu Marcelo segera mandi
dan dia meninggalkan handuk di atas sofa kamar.
__ADS_1
“Mas taruh handuknya ditempat
semula, tidak biasanya kamu menaruh handuk di atas sofa.” Gerutu Abella.
“Maaf sayang aku lupa.” Kata
Marcelo.
“Padahal kamu sangat tidak suka
jika aku menaruh handuk sembarangan tapi kamu malah menaruh handuk sembarangan.
Tunggu dulu, bukannya tadi pagi aku menyiapkan pakaian dalam berwarna biru ya,
tapi kenapa kamu memakai pakaian dalam berwarna hijau dan merknya juga berbeda
mas?” Tanya Abella curiga.
“Astaga, jadi tadi aku
menumpahkan air di celanaku lalu aku pergi ke toko membeli pakaian dalam
seadanya.” Kata Marcelo.
“Tapi kamu tidak suka jika
memakai pakaian dalam merk lain selain merk yang biasa kamu pakai. Kamu
berbohong padaku ya?” Tanya Abella.
“Mana mungkin aku membohongimu
sayang, tadi aku buru-buru makanya aku mencari pakaian dalam seadanya.” Kata
Marcelo.
“Tapi biasanya kamu selalu
membawa beberapa baju dan pakaian dalam untuk berjaga-jaga, memangnya dimana
kopermu?” Tanya Abella.
“Sudahlah sayang jangan
memperpanjang masalah sepele, aku lelah sekali hari ini, ayo kita tidur.” Kata
Marcelo.
“Tidur saja dulu, aku mau memompa
asi untuk Darel.” Kata Abella.
“Aku saja yang memompa ya
sayang.” Kata Marcelo.
“Kamu aneh deh, biasanya kamu
tidak mau sama sekali membantuku memompa asi karena takut aku merasa kesakitan.
Tidurlah, aku bisa memompa sendiri kok.” Kata Abella.
__ADS_1