Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 103


__ADS_3

Dua tahun kemudian, rumah tangga


Abella dan Adriano baik-baik saja dan juga semakin mesra. Kini Abella mulai


memasuki semester terbaru dan dia diharuskan untuk melakukan praktek kerja


lapang. Adriano pun menyuruh istrinya agar praktek kerja lapang di tempat dia


bekerja, karena jurusan Abella adalah manajemen dan bisnis sehingga bisa magang


ditempat manapun. Hari ini adalah hari pertama dia magang. Dia pergi diantar


oleh suaminya.


“Mas, aku sangat gugup.” Kata Abella.


“Tenang saja, jangan khawatir


pasti magangmu lancer dan aku yakin kamu pasti bisa.” Kata Adriano.


“Tapi aku takut kesulitan dan


rekan kerjaku tidak mendukung mas, bagaimana ini.” Kata Abella.


“Kamu harus optimis dan selalu


berpikir positif, kamu juga harus yakin bahwa kamu pasti bisa.” Kata Adriano.


“Bagaimana jika mereka selalu


memberikanku tekanan dan menjadi bahan omongan mereka karena aku kan istrimu.” Kata


Abella.


“Sudahlah jangan berpikir negatif,


semangat kamu pasti bisa dan harus bisa. Kalau ada masalah cepat hubungi aku.”


Kata Adriano.


“Baiklah mas kalau begitu.” Kata Abella.


“Aku tidak menyangka kamu


sekarang sudah mulai magang, setelah magang kamu mulai mengerjakan skripsi lalu


secepatnya kamu akan lulus kuliah dan saatnya bikin anak deh haha.” Kata


Adriano semangat.

__ADS_1


“Apaan sih mas, aku sedang gugup


malah kamu memikirkan mau bikin anak.” Kata Abella.


“Kamu tidak ada alasan untuk


menolak, aku sudah cukup lama menunggumu sampai kamu benar-benar siap, dulu


kamu bilang mau punya anak setelah lulus kuliah kan.” Kata Adriano.


“Iya aku ingat kok tapi saat ini


aku akan fokus dengan magangku mas.” Kata Abella.


“Iya iya, oh iya nanti saat


istirahat kamu bisa pergi ke kantin atau mungkin mulai besok kamu bisa membawa


bekal. Makanan disana sangat mahal soalnya.” Kata  Adriano.


“Iya mas, tapi aku pasti


buru-buru jika harus menyiapkan bekal untukku.” Kata Abella.


“Ya kamu harus bangun lebih pagi,


mengurus diri sendiri saja masih kewalahan bagaimana jika mengurus anakmu


“Tentu saja berbeda kalau untuk


anak. Mas kita sudah sampai.” Kata Abella.


“Mau aku antarkan sampai kedalam?”


Tanya Adriano.


“Tidak perlu, aku bisa sendiri


kok.” Kata Abella.


“Baiklah kalau begitu, semoga lancar


ya, semangat istriku.” Kata Adriano.


“Terima kasih sayang.” Kata Abella


sambil mencium pipi Adriano.


“Kok pipi sih, bibirku juga dong.”

__ADS_1


Kata Adriano manja.


“Astaga, jangan mas nanti dilihat


orang.” Kata Abella.


“Ayolah sayang, tidak ada yang


melihat kita kok.” Kata Adriano, akhirnya Abella mencium bibir Adriano.


Adriano mengamati istrinya hingga istrinya masuk kedalam.



Setelah itu Adriano kembali pulang


sedangkan Abella memulai harinya sebagai anak magang.


“Selamat pagi pak, saya Abella


mahasiswi dari universitas Cheong Ah yang ingin magang disini.” Kata Abella


memperkenalkan diri.



“Iya selamat pagi, kamu istrinya


captain Adriano ya?” Tanya pak Rudi selaku staff bagian HRD.


“Iya pak.” Kata Abella.


“Suami kamu sudah bicara juga


waktu itu dengan saya, mari ikut saya.” Kata Rudi.


“Baik pak, mohon bantuan dan


kerja samanya.” Kata Abella.


“Tugas kamu adalah mengamati dan


mengawasi serta ikut serta semua pekerjaan yang kita lakukan, namun saya ingin


kamu lebih fokus pada bagian administrasi umum dan juga jadwal penerbangan ya,


kamu bisa belajar dari bu Mita selaku senior disini, kamu juga bisa belajar


dari mbak Naila juga bisa.” Kata Rudi.

__ADS_1


“Baik pak, terima kasih


sebelumnya.” Kata Abella.


__ADS_2