Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 62


__ADS_3

Abella. Adriano,


Melisa dan pak Riko akhirnya duduk bersama di restoran hotel tersebut. Suasana


juga semakin canggung terutama Melisa yang sangat malu.


“Jadi apa


hubunganmu dengan pak Riko? Kalian sedang berkencan kan? Wah aku benar-benar


tidak menyangka kalian berdua berkencan padahal pak Riko kan sangat kejam.”


Kata Abella. Riko pun menoleh ke arah Abella dengan tatapan sinisnya.


“Maaf pak, tapi


pak Riko memang sangat kejam saat mengajar di kelas kami. Aku tidak menyangka


pak Riko berkencan dengan sahabat saya." Kata Abella.


“Saya juga tidak


menyangka kamu diam-diam menikah, bahkan siswa dengan kelakuan aneh alias


damage sepertimu mendapatkan pilot yang sangat tampan dan keren seperti dia." Kata Riko.


“Tapi Melisa


juga sangat damage, kenapa bapak menyukai Melisa?” Tanya Abella.


“Kita sudah


menikah.” Kata Melisa yang membuat semuanya hening seketika.


“Apa? Kamu sudah


menikah dengan pak Riko?” Tanya Abella sangat syok.


“Ini cincin


pernikahanku dengan mas Riko.” Kata Melisa sambil menunjukkan cincin yang dia


pakai.


“Oh my God. Benar-benar


sulit dipercaya kalian berdua. Bagaimana ceritanya kamu bisa menikah dengan


guru killer seperti dia sih Mel?” Tanya Abella.


“Meskipun dia


sangat kejam tapi aku tetap menyukainya.” Kata Melisa.


“Oh my God, aku


benar-benar tidak bisa berkata apapun lagi.” Kata Abella.


“Kapan kalian

__ADS_1


berdua menikah?” Tanya Adriano.


“Dua bulan yang


lalu.” Kata Riko.


“Apa? Berarti


kita hanya beda tiga bulan saja dong. Kenapa kamu tidak pernah bercerita padaku


Mel?” Tanya Abella.


“Karena aku


tidak ingin ada orang yang mengetahui hubunganku dengan mas Riko. Aku takut


teman-teman semua membullyku dan berkomentar buruk padaku karena di anggap


menggoda seorang guru. Aku tidak ingin hal itu terjadi padaku.” Kata Melisa.


“Lalu selama ini


kamu tinggal dimana? Apakah Jesica mengetahui hubunganmu dengan pak Riko?”


Tanya Abella.


“Tidak. Kita


tinggal terpisah, aku sebenarnya ingin memberikan kabar bahagia ini tapi


setelah aku lulus sekolah.” Kata Melisa.


kamu akan melanjutkan kuliah?” Tanya Abella.


“Tidak, aku akan


mengikuti kursus bahasa inggris terlebih dahulu lalu aku tinggal di luar negeri


bersama mas Riko. Mas Riko ingin melanjutkan S2 dan jika ada kesempatan aku


juga ingin kuliah disana.” Kata Melisa.


“What? Kamu


serius Mel? Memangnya kamu mau tinggal dimana sih?” Tanya Abella.


“Di Kanada


Bell.” Kata Melisa.


Abella pun


menangis karena sahabatnya akan pergi ke luar negeri. Adriano pun berusaha


menenangkan istrinya.


“Jangan menangis


dong, aku jadi merasa bersalah padamu.” Kata Melisa.

__ADS_1


“Aku menangis


karena bahagia melihatmu bahagia, jangan lupakan persahabatan kita ya. Bagaimana jika aku merindukanmu Mel.” Kata


Abella, lalu mereka berdua pun menangis bersama.


“Hei hei hei


lepaskan, jangan sembarangan menyentuh istri orang.” Kata Riko memisahkan


Abella dan Melisa.


“Pak tolong jaga


Melisa dengan baik ya, jangan jahat padanya.” Kata Abella.


“Dia sangat


menyayangiku kok Bell.” Kata Melisa tersipu malu.


“Tetap saja guru


terkejam di sekolah kita adalah dia.” Kata Abella.


“Kamu menginap


saja di hotel ini, malam ini aku juga akan menghabiskan malam bersama mas Riko


karena lama kita tidak bertemu.” Kata Melisa.


“Tidak bisa,


besok mas Adriano ada penerbangan jadi aku harus kembali pulang.” Kata Abella.


“Kalian kan bisa


checkout besok pagi. Sekalian kalian kan bisa tidur bersama, bagaimana kamu


sudah di unboxing belum sama mas captain?” Tanya Melisa keceplosan.


Suasana pun


menjadi hening kembali. Abella merasa sangat malu.


“Eh maaf,


sepertinya aku dan mas Riko harus check in sekarang deh.” Kata Melisa, lalu dia


dan suaminya meninggalkan Abella dan Adriano yang masih canggung dan tersipu malu.


 


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2