Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 116


__ADS_3

Keesokan paginya, ibu Adriano


kembali ke rumah Abella. Dia membawa Darel karena dia merasa bahwa Abella tidak


bisa mengurus bayinya dengan baik.


“Darel biar mama yang merawatnya,


mama takut jika Darel diurus sama kamu.” Kata ibu Adriano.


“Tapi Darel anakku ma, aku ibunya


jadi aku yang tau lebih banyak tentang anakku. Kembalikan Darel ma.” Kata Abella


sambil berusaha merebut bayinya dari tangan ibu Adriano.


“Lepaskan tanganmu, mama tidak


yakin jika cucu mama diurus sama kamu, mama takut kamu akan menelantarkan


Darel.” Kata ibu Adriano.


“Astaga, memang mama kandungku


menelantarkan aku tapi aku tidak akan pernah tega untuk menelantarkan anakku


sendiri. Aku dan mamaku jelas berbeda, selama ini nenek dan kakekku selalu


mendidikku dengan sangat baik.” Kata Abella.


“Selama Adriano tidak ada


dirumah, biar Darel mama yang mengurusnya.” Kata ibu Adriano. Tiba-tiba Adriano


tiba dirumah.


“Ada apa ini?” Tanya Adriano.


“Kebetulan kamu datang, istrimu


sepertinya tidak bisa mengurus bayimu dengan baik. Jadi biar mama yang mengurus

__ADS_1


Darel.” Kata ibu Adriano.


“Tidak perlu ma, aku dan Abella


adalah orang tuanya jadi yang wajib mengurus Darel adalah aku dan Abella. Kemarikan


Darel ke aku dan Abella ma.” Kata Adriano.


“Apakah kamu tau apa saja yang


dilakukan istrimu? Dia saja tidak mengerti cara membuat susu untuk bayimu,


bahkan menyimpan asi saja dia tidak mengerti. Mama tidak bisa membiarkan cucu


mama menderita karena salah pola asuh dari ibunya.” Kata ibu Adriano.


“Dia juga butuh belajar ma, aku


dan Abella itu orang tua baru jadi masih banyak belajar. Mama jangan khawatir,


Darel tidak akan pernah menderita jika orang tuanya sendiri yang mengurusnya. Biar


Darel ikut sama aku ya ma.” Kata Adriano, akhirnya ibu Adriano menyerahkan


“Kalau begitu biar mama tinggal


bersamamu sambil mengawasi bagaimana istrimu mengasuh Darel.” Kata ibu Adriano.


“Sudahlah, mereka ini juga orang


tua, mereka pasti tau bagaimana cara mengasuh anaknya. Kita sebagai orang tua


tidak perlu ikut campur, lebih baik kita pulang saja ya.” Kata nenek Abella.


“Tidak bisa, aku khawatir dengan


cucuku. Aku tidak percaya jika Darel hanya berdua saja dengan bayinya,


bisa-bisa celaka cucuku.” Kata ibu Adriano.


“Mama jangan bicara sembarangan

__ADS_1


ya, aku ini juga seorang ibu begitu juga mama. Aku tau apa yang harus aku


lakukan jadi mama tidak usah ikut campur.” Kata Abella sangat kesal.


“Hei kamu jangan berani marah


padaku ya, berani sekali kamu ya dasar tidak punya sopan santun.” Kata ibu


Adriano sangat kesal.


Kemudian Abella segera masuk


kedalam kamarnya sambil menggendong bayinya.


“Lebih baik sekarang mama pulang


saja ya, nenek tadi juga kembali pulang kan.” Kata Adriano.


“Istrimu memang berani pada mama


ya, awas saja kalau terjadi suatu hal dengan cucuku. Aku akan memberi dia


pelajaran, dia itu tidak bisa mengurus bayinya dengan baik.” Kata ibu Adriano.


“Bisa ma, aku dan Abella itu


orang tua baru jadi masih banyak belajar.” Kata Adriano.


Setelah itu ibu Adriano kembali


pulang, sedangkan Abella sedang sibuk menyiapkan perlengkapan untuk memandikan


bayinya.


“Anak mama saatnya mandi, mandi


dulu ya sayang. Setelah itu mama mau memakaikan baju baru pemberian dari papa,


pasti Darel suka sama baju dari papa.” Kata Abella sambil menggendong bayinya. Adriano


yang mengintip dari balik pintu pun takjub melihat bagaimana istrinya

__ADS_1


memperlakukan dan mengasuh anak mereka.


__ADS_2