
Abella dan Adriano tiba di Jakarta.
“Ah lelah sekali rasanya, oh iya aku kan harus menyiapkan baju yang akan
dipakai besok.” Kata Abella.
“Memangnya memakai baju apa? Baju adat seperti kebaya?” Tanya Adriano.
“Memakai seragam sekolah.” Kata Abella.
“Lalu kamu mau menyiapkan apalagi?” Tanya Adriano.
“Aku kan harus berdandan mas, aku lebih baik membeli jepit rambut. Oh iya
aku juga harus menyiapkan kameraku.” Kata Abella heboh.
“Astaga ribet banget, padahal tinggal datang terus duduk sudah selesai.” Kata
Adriano.
“Ini momennya berbeda mas, besok antarkan aku ke sekolah.” Kata Abella.
“Bagaimana dengan kakek dan nenekmu? Apakah mereka perlu datang juga?” Tanya
Adriano.
“Sepertinya tidak perlu, kasian juga kalau mereka datang ke sekolah. Besok saja
aku akan pergi ke rumah kakek dan nenek, aku rindu dengan mereka.” Kata Abella.
“Tapi aku tidak bisa mengantarmu ke ruma kakek dan nenek.” Kata Adriano.
“Tidak apa-apa yang penting berikan aku atm dan uang kamu hehe.” Kata
Abella sambil merayu suaminya.
“Kalau atm aku masih ragu, aku takut saldoku akan habis. Aku akan
mengirimkanmu uang ke rekeningmu saja.” Kata Adriano.
“Tapi yang banyak ya, kebutuhanku kan juga banyak.” Kata Abella.
“Iya, kamu juga harus bisa hemat dong. Beli apa yang kamu butuhkan bukan
yang kamu inginkan, mengerti.” Kata Adriano.
“Iya iya mas. Aku mau mampir ke toko sebentar mas.” Kata Abella.
“Memangnya mau beli apa sih? Tadi katannya kelelahan.” Kata Adriano.
“Aku mau membeli jepit rambut dan jaket mas yang akan aku pakai besok.” Kata
Abella.
__ADS_1
“Astaga, pergi ke toko mana nih?” Tanya Adriano.
“Ke mall saja mas, mall dekat rumah kita.” Kata Abella.
**
Mereka tiba dirumah.
“Hei mau kemana kamu?” Tanya Adriano.
“Tentu saja mau masuk kedalam kamar lah.” Kata Abella.
“Mulai hari ini dan seterusnya kita akan tidur satu kamar.” Kata Adriano.
“Kenapa begitu? Tidak ada aturan seperti itu.” Kata Abella.
“Kita kan kemarin sudah tidur bersama saat di Bali, jadi sekarang kita juga
harus tidur satu kamar.” Kata Adriano.
“Tidak mau.” Gerutu Abella.
“Kalau begitu aku juga tidak mau menurutimu pergi berlibur ke korea.” Kata Adriano.
“No way, ok baiklah aku akan tidur dikamarmu. Dasar tukang ngancam.” Gerutu
Abella.
“Yes akhirnya tidur bareng terus hahaha enak mantap sekali.” Kata Adriano
“Aku lapar mas, buatkan aku makanan dong.” Kata Abella.
“Apa? Kok sepertinya peran kita tertukar ya?” Tanya Adriano heran.
“Aku kan sudah menurutimu untuk tidur satu kamar mas, tolong buatkan
makanan ya karena aku sangatlah lapar mas.” Kata Abella.
“Sabar sabar punya istri anak kecil.” Kata Adriano.
Adriano membuat nasi goreng spesial.
“Bikin apa kamu mas?” Tanya Abella.
“Aku membuat nasi goreng spesial.” Kata Adriano.
“Apa yang membuat spesial?” Tanya Abella.
“Tentu saja karena aku yang membuat jadi rasanya spesial.” Kata Adriano.
“Hmmm halu sekali anda, aku mau mencobanya.” Kata Abella sambil memakan
sesuap nasi goreng.
__ADS_1
**
Hari kelulusan pun tiba, acara wisuda SMA Abella berjalan dengan sangat
lancar dan berkesan bagi semua siswa.
“Selamat atas kelulusanmu.” Kata Adriano sambil memberikan buket bunga.
“Kok buket bunga sih mas?” Gerutu Abella.
“Namanya juga buket bunga pasti isinya bunga lah.” Kata Adriano.
“Kan bisa diganti dengan buket uang yang sekarang lagi terkenal banget.” Gerutu
Abella.
“Heh masih mending aku mau memberikanmu bunga, padahal aku tadi tidak
berniat membawa apapun.” Kata Adriano.
“Dasar suami pelit, tidak pengertian sama sekali.” Rengek Abella.
“Jangan kayak anak kecil deh, kamu sudah lulus SMA.” Kata Adriano.
“Cepat ambilkan fotoku mas, yang bagus ya.” Kata Abella.
“Cepat berpose sebagus mungkin.” Kata Adriano.
“Aduh aku harus berpose seperti apa ya, aduh kenapa aku sangat gugup ya,
aduh bagaimana ini.” Kata Abella bingung sendiri.
“Sudah selesai.” Kata Adriano.
“Kan aku belum selesai berpose mas, kamu bagaimana sih.” Gerutu Abella
sambil merengek layaknya anak SD.
“Kamu sudah terlihat sangat cantik kok.” Kata Adriano, Abella pun tersipu
malu.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.