Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 106


__ADS_3

Beberapa hari kemudian, Adriano


sudah diperbolehkan untuk kembali pulang. Setibanya dirumah.


“Ada yang ingin aku bicarakan


denganmu.” Kata Adriano tegas.


“Ada apa mas? Apa ada yang


sakit?” Tanya Abella.


“Aku ingin kita berpisah.” Kata


Adriano.


“Apa? Kamu bercanda ya?” Tanya


Abella kaget mendengar perkataan suaminya.


“Aku serius, aku sudah tidak


tahan lagi denganmu. Aku bosan denganmu dan ingin menikah dengan orang lain


jadi lebih baik kita berpisah saja. Aku akan pergi dari rumah ini secepatnya.”


Kata Adriano.


“Ada apa sih sebenarnya?


Tiba-tiba kamu berkata seperti itu? Memangnya apa salahku? Katakana pa


kesalahanku sehingga aku bisa berubah.” Kata Abella.


“Aku sudah bilang bahwa aku sudah


tidak mencintaimu lagi dan kamu sangat membosankan.” Kata Adriano.


“Apakah kamu kecewa padaku karena


aku belum siap untuk memiliki seorang anak atau apakah Marisa mulai mendekatimu


lagi? Aku tidak paham denganmu mas, kamu sungguh keterlaluan.” Kata Abella.


“Aku akan segera mengajukan

__ADS_1


gugatan perceraian kita, aku yakin kakek dan nenekmu bisa membiayai kuliahmu


sampai kamu lulus. Mulai sekarang kita tidur terpisah.” Kata Adriano kemudian


dia masuk kedalam kamarnya, Abella pun mengejar suaminya.


“Baiklah, aku mau memiliki anak


demi kamu mas. Tolong cabut perkataanmu barusan, aku mencintaimu mas dengan


tulus.” Kata Abella.


“Lepaskan tanganku dan menjauhlah


dariku. Kamu masih muda dan cantik jadi carilah penggantiku.” Kata Adriano.


“Tidak, aku hanya mau kamu mas,


tolong jangan bicara seperti itu. Jika kamu ada masalah cerita saja padaku, aku


akan selalu ada disampingmu. Tolong jangan tinggalkan aku apalagi menceraikan


aku.” Kata Abella.


“Aku sudah tidak mencintaimu lagi


lebih baik kita menjalani hidup kita masing-masing.” Kata Adriano.


“Apa sih yang sebenarnya terjadi


denganmu? Apakah ada masalah dengan pekerjaanmu?” Tanya Abella.


“Berapa kali aku harus mengatakan


padamu kalau aku sudah mencintaimu lagi dan sangat bosan denganmu.” Kata Adriano,


kemudian dia segera masuk kedalam kamar dan mengunci kamarnya. Sedangkan Abella


mengetuk pintu kamar Adriano sambil memohon dan juga menangis.


“Mas, tolong jelaskan padaku


kenapa kamu berubah seperti ini? Apa salahku tolong katakan padaku, aku akan


berubah menjadi lebih baik demi kamu. Aku tidak mau kita berpisah mas, beri aku

__ADS_1


kesempatan.” Kata Abella sambil menangis. Dia menunggu suaminya sampai keesokan


paginya tanpa tidur sama sekali. Tiba-tiba Adriano membuka pintu kamarnya.


“Mas tolong jangan tinggalkan


aku, aku tidak ingin kita berpisah. Aku akan melakukan apapun asalkan kamu


tidak meninggalkan aku.” Kata Abella.


“Aku sudah mengemasi semua bajuku


dan aku akan pergi dari rumah ini. Kita bertemu kembali di pengadilan ya.” Kata


Adriano.


“Tidak mas, tolong jangan


tinggalkan aku mas. Aku mohon mas padamu.” Kata Abella namun Adriano tetap


dengan pendiriannya.


“Lepaskan aku, lagipula kamu


berhak bahagia tanpa aku. Kamu masih muda dan cantik jadi carilah laki-laki


lain yang lebih baik dari aku.” Kata Adriano.


“Tidak mas, aku hanya ingin


bersamamu. Jangan pergi mas.” Kata Abella.


“Kamu mengerti bahasa manusia


kan? Lepaskan aku, aku sudah tidak mencintaimu lagi.” Kata Adriano sambil


mendorong Abella. Akhirnya Adriano pergi meninggalkan Abella sambil membawa


koper yang berisi baju miliknya. Abella menangis histeris, dia mengejar


suaminya namun suaminya melaju dengan sangat cepat.


“Aku harus mengemudi lebih cepat


agar tidak kehilangan jejak mas Adriano. Aku tidak mau berpisah dengannya.” Kata

__ADS_1


Abella sambil mengemudi dengan sangat cepat.


__ADS_2