Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 13


__ADS_3

Akhirnya mereka


berbagi makanan. Mereka memakannya dikamar Abella.


“Aku akan


memakan nasi gorengnya, kamu makan tahu teknya.” Kata Adriano.




“Enak saja, aku


juga mau memakan nasi gorengnya. Aku yang beli jadi aku yang menentukannya.”


Kata Abella.


“Tapi suamimu


juga kelaparan, harusnya kamu beli untuk dua porsi dong.” Kata Adriano.


“Kamu suami yang


pelit tidak memberiku uang padahal istrimu sedang kelaparan.” Kata Abella.


“Baiklah, lebih


baik kita berbagi makanan saja, aku akan memakan nasi gorengnya setengah lalu


tahu teknya setengah begitu juga denganmu. Adil kan, lagipula kenapa kamu tidak


meminta uang padaku.” Kata Adriano.


“Harusnya


tinggal dikasih kenapa harus meminta, kamu memang suami yang sangat tidak


peka.” Kata Abella.


“Sudahlah jangan


berdebat nanti makanan ini keburu dingin, lebih baik kita memakannya sekarang.”


Kata Adriano.


“Aku akan


memakannya terlebih dahulu, sisanya kamu yang makan. Kamu tidak boleh menolak


karena ini pakai uangku yang tersisa di dompetku.” Kata Abella, akhirnya


Adriano pun mengalah.


“Makan yang


cepat dong aku sudah sangat kelaparan.” Kata Adriano.


“Tidak baik


makan terburu-buru nanti tersedak. Hmmmm enak sekali tahu teknya, sepertinya


aku akan menghabiskannya.” Kata Abella.


“Enak saja,

__ADS_1


sisakan buatku juga.” Kata Adriano.


“Hmmm enak


sekali, aku harus sering ke Surabaya untuk membeli tahu tek.” Kata Abella.


“Jangan banyak


bicara cepat makan dan sisakan untukku.” Kata Adriano.


“Aku sudah


kenyang, makanlah.” Kata Abella.


“Dasar istri


macam apa kamu yang memberikan sisa makannya kepada suaminya.” Gerutu Adriano


sambil menyantap makanannya.


“Dasar suami


macam apa kamu yang tidak memberikan uang makan kepada istrinya.” Kata Abella.


Setelah selesai


makan


“Cepat kembali


ke kamarmu.” Kata Abella,


“Sebentar,


kamarku.” Kata Adriano.


“Banyak alasan,


ayo cepat pergi ke kamarmu.” Kata Abella.


“Astaga iya iya


aku akan kembali tapi sebentar.” Kata Adriano.


“Aku mengantuk


mau tidur.” Kata Abella. Tiba-tiba Dava menelfon.


“Hallo sayang,


ada apa?” Tanya Abella.


“Maaf pemilik


ponsel ini mengalami kecelakaan dan dia sedang dilarikan ke rumah sakit. Tolong


segera kemari, terima kasih. Saya yang menemukan ponsel ini.”


“Apa?” Kata


Abella, lalu dia berteriak dan menangis histeris.


“Hei kenapa? Ada


apa? Cerita padaku.” Kata Adriano sambil menenangkan istrinya.

__ADS_1


 


“Dava kecelakaan


dan kondisinya sangat parah, aku harus kembali ke Jakarta malam ini.” Kata


Abella.


“Tenang dulu,


dia pasti akan baik-baik saja kok.” Kata Adriano.


“Aku mau balik


sekarang, pesankan aku tiket pesawat ke Jakarta sekarang. Aku mau menjaga dan


melihatnya, aku khawatir terjadi hal buruk padanya. Aku mohon pesankan aku


tiket pesawat malam ini ke Jakarta.” Kata Abella sambil menangis.


“Ok ok aku akan


memesankan tiket pesawat untukmu, aku juga akan kembali bersamamu. Aku khawatir


jika kamu pergi sendiri dalam keadaan seperti ini. Sekarang kamu harus tenang


dulu ya aku akan pesan tiket sekarang.” Kata Adriano.


Setelah itu


mereka segera pergi ke bandara. Abella masih terus menangis.


“Menangislah


sepuasmu.” Kata Adriano sambil menutupi wajah istrinya dengan jaket.


Lalu mereka


segera naik pesawat.


“Aku takut


terjadi hal buruk padanya.” Kata Abella.


“Jangan berfikir


yang negative, kamu harus yakin bahwa dia baik-baik saja. Cepat matikan


ponselmu, pesawat kita akan take off sebentar lagi.” Kata Adriano.


“Tapi aku ingin


menelfon teman-temanku agar mereka segera menjenguk Dava.” Kata Abella.


“Bahaya jika


kamu tidak menonaktifkan ponselmu, sini ponselmu biar aku yang membawanya.”


Kata Adriano.


“Sekarang


tidurlah meskipun hanya sebentar. Nanti setibanya di bandara kita langsung saja


ke rumah sakit saja jadi sekarang tidurlah.” Kata Adriano.

__ADS_1


__ADS_2