Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Bagian 42


__ADS_3

Malam harinya, Abela menjaga ibunya.


“Mama, bagaimana keadaan mama? Terima kasih, kalau bukan karena mama pasti aku tidak akan pernah tau apa yang dilakukan oleh suamiku selama ini. Dari mana mama bisa tau bahwa dia memiliki wanita lain? Mama cepatlah sadar, aku ingin bicara banyak hal dengan mama. Oh iya aku akan menggugat cerai suamiku ma karena aku sudah tidak bisa lagi bersamanya tapi mama jangan khawatir, aku tidak akan menyesali keputusanku dan aku juga sudah menemukan tempat yang cocok untuk kita bertiga tinggali, kita akan tinggal di Bali bersama ya. Aku waktu memang bilang pada Adriano kalau aku akan pindah ke luar negeri tapi jika aku tinggal di luar negeri pasti Darel akan sulit bertemu dengan ayahnya.” Tanya Abela sambil tidur di lengan ibunya.


Tiba-tiba tangan Antika sedikit demi sedikit bergerak.


“Mama mama sudha sadar ya? Tunggu sebentar, aku akan memanggil dokter dulu ya.” Kata Abela.


Tidak lama kemudian dokter datang untuk memeriksa kondisi Antika.


“Syukurlah kondisi pasien semakin membaik, tapi pasien harus cukup istirahat dan tidak boleh banyak berpikir karena takut akan menyebabkan stres.” Kata dokter.


“Baik dokter, terima kasih banyak.” Kata Abela.


Kemudian Abela mendekati ibunya dengan perasaan malu dan bersalah.


“Kemarilah anakku.” Kata Antika.


“Aku malu dengan diriku karena telah berbuat jahat kepada mama.” Kata Abela sambil menunduk.


“Kemarilah.” Kata Antika.


“Aku tidak pantas menjadi putrimu, maafkan aku.” Kata Abela lalu menangis.


Kemudian Antika bangun dan menghampiri putrinya lalu memeluknya.


“Aku bersalah ma.” Kata Abela sambil menangis histeris.


“Kamu tidak pernah salah sayang, kamu adalah anak mama yang paling berharga, mama hanya punya kamu sayang. Maafkan mama karena pergi meninggalkanmu saat itu, tapi mama selalu mengirimkan surat dan paket untukmu. Apakah kamu menerimanya?” Tanya Antika.

__ADS_1


“Surat apa? Lalu paket apa? Aku tidak pernah menerima paket ataupun surat.” Kata Abela.


“Benarkah?” Tanya Antika.


“Iya. Oh iya terima kasih banyak sebelumnya ya ma. Aku tidak sengaja melihat isi buku diari milik mama dan maam menuliskan bahwa suamiku.” Kata Abela.


“Mama sebenarnya sudah memperingatkan Adriano untuk tidak meneruskan hubungannya dengan wanita itu tapi sepertinya dia tidak peduli dengan ucapan mama. Jadi mama hanya bisa menulis di buku diari mama karena jika mama mengatakannya kepadamu sepertinya kamu tidak akan mempercayainya sayang.” Kata Antika.


“Aku sudah membuktikannya sendiri ma ternyata benar. Aku bahkan akan berpisah dengannya ma dan aku ingin pindah ke Bali bersama Darel dan mama harus ikut denganku.” Kata Abela.


“Bagaimana dengan nenekmu?” Tanya Antika.


“Nenek bahkan menyuruhku untuk memasukkan mama ke rumah sakit jiwa, tapi aku punya rencana sendiri kok. Aku akan menyuruh seseorang untuk mengurus hal ini. Aku tidak ingin berpisah dengan mama.” Kata Abela.


“Apa? Nenekmu ingin mengirimku ke rumah sakit jiwa? Tega sekali padaku setelah dia merampas semua milikku.” Kata Antika.


“Sebenarnya apa yang terjadi antara mama dan nenek? Apa benar nenek yang memisahkan aku dengan mama?” Tanya Abela.


“Aku tidak akan mengatakan yang sebenarnya kepada Darel, aku akan mengatakan kepada Darel setelah dia berumur 17 tahun karena aku tidak ingin dia menjadi korban dari keegoisan orang tuanya dan aku tidak ingin Darel membenci salah satu orang tuanya.” Kata Abela.


“Mama akan mendukung apapun keputusanmu sayang dan mama akan tinggal denganmu, mama tidak mau berpisah lagi denganmu.” Kata Antika.


“Ceritakan kepadaku apa yang terjadi antara mama dan nenek.” Kata Abela.


“Suatu saat mama akan bercerita kepadamu, atau setelah mama keluar dari rumah sakit mama akan ceritakan semuanya kepadamu. Sekarang kamu harus pulang dan temui anakmu lalu selesaikan masalahmu, mama bisa jaga diri mama sendiri kok. Jika perlu, kamu bisa meminta bantuan kepada Nando.” Kata Antika.


“Mama mengenal Nando? Kenapa harus dia?” Tanya Abela.


“Dia selama ini membantu perawatan mama dan selalu memantau perkembangan mama sayang. Dia juga yang membantu mama bisa kembali ke Indonesia.” Kata Antika.

__ADS_1


“Apa? Bagaimana mungkin Nando bisa mengenal mama?” Tanya Abela heran.


“Saat mama tinggal di Singapore, mama bekerja di perusahaan milik keluarga Nando. Dia anak dari pemilik apartemen disana, kemudian dia mengetahui latar belakang mama karena mama memang orang kepercayaan perusahaan dia jadi mama sering bercerita tentang kamu dan mama juga pernah meminta tolong kepada Nando agar membantu mama kembali pulang ke Indonesai dan bertemu denganmu. Jadi tidak heran jika Nando pasti mengetahui banyak hal tentang kamu dan keluargamu.” Kata Antika.


“Apa? Tapi Nando hanya atasanku ma.” Kata Abela.


“Tidak banyak yang mengenal kepribadian Nando, dia anak dari pemilik apartemen disana, dia juga memiliki bisnis disini tapi dia ingin bekerja di tempatmu karena mama meminta tolong padanya untuk mencari tau tentang kamu. Awalnya mama hanya meminta tolong saja dan mama juga tidak menyuruh dia untuk bekerja di tempatmu tapi dia justru sampai bekerja di tempatmu. Dia banyak membantu mama karena mama juga berjasa bagi perusahaannya.” Kata Antika.


“Apa yang mama lakukan untuknya sehingga dia sampai sejauh itu?” Tanya Abela.


“Mama mempunyai saham di perusahaan keluarga Nando. Mama sudah mengatasnamakan untukmu. Itu pemberian dari seseorang yang sangat berjasa dan paling mama sayangi.” Kata Antika.


“Siapa dia?” Tanya Abela.


“Orang tua mama.” Kata Antika.


“Maksud mama nenek dan kakek?” Tanya Abela.


“Mama akan ceritakan semuanya nanti.” Kata Antika.


“Baiklah, tapi jangan membuatku penasaran ma.” Kata Abela.


“Pulanglah sekarang, pasti Darel mencarimu.” Kata Antika.


“Darel sedang bersama ayahnya.” Kata Abela.


“Kalau begitu selesaikan urusanmu, kamu hari ini tidak bekerja ya? Cepat kembalilah ke kantor.” Kata Antika.


“Mama yakin sendiri disini?” Tanya Abela.

__ADS_1


“Jangan khawatirkan mama.” Kata Antika.


“Baiklah, aku pergi dulu ya. Aku mencintai mama.” Kata Abela lalu memeluk ibunya.


__ADS_2