
Abella menghampiri suaminya di
mobil, namun dia melihat suaminya bersama beberapa anak SMA di sekolahnya.
Abella pun kesal dan segera menghampirinya dan melabraknya.
“Hei sedang apa kalian disini?
Pergi sekarang juga, ganggu suami orang saja.” Kata Abella kesal.
“Biasa saja kali, suamimu yang
memanggil kita.”
Karena kesal, Abella pun menyiram
anak-anak tersebut dengan air mineral yang ada di tangannya sehingga menjadi
kacau.
“Rasakan ini, cepat pergi.” Kata
Abella.
“Dasar menyebalkan.”
“Dasar wanita bar-bar, semoga
saja suamimu tidak betah denganmu.”
“Cepat pergi dari sini.” Kata
Abella.
Adriano pun tertawa melihat
tingkah istrinya.
“Hahahahahaha pertunjukkan yang
sangat seru.” Kata Adriano.
“Oh jadi kamu tebar pesona di
sekolahku? Dasar suami genit.” Gerutu Abella.
“Enak saja, mereka tiba-tiba
menghampiriku dan bertanya-tanya padaku.” Kata Adriano.
“Tanya apa memangnya?” Tanya
Abella.
“Mereka bertanya tentangku,
sepetinya mereka naksir deh denganku haha.” Kata Adriano yang membuat Abella
sangat kesal.
Mereka pun segera kembali pulang.
“Kesal ya?” Goda Adriano sambil
membelai rambut istrinya.
“Lepaskan, aku sedang tidak mood
berbicara denganmu.” Kata Abella.
“Jangan salah paham,
teman-temanmu tadi memang meminta nomor ponsel milikku tapi aku tidak
__ADS_1
memberikannya pada mereka. Sudahlah jangan cemberut seperti itu.” Kata Adriano.
“No comment, aku lelah mau
tidur.” Kata Abella.
Lalu Adriano mampir ke salah satu
café.
“Ayo turun.” Kata Adriano.
“Tidak mau, kita pulang saja.”
Kata Abella.
“Ayo cepat turun.” Paksa Adriano.
Adriano mengajak Abella masuk
kedalam café dan ternyata dia member kejutan pada Abella dengan mendatangkan
kakek dan neneknya dan juga ayah ibu Adriano.
“Happy graduation.” Kata kakek,
nenek. Mama dan papa bersamaan sambil membawa kue untuk Abella. Abella pun
menangis karena terharu.
“Selamat ya atas kelulusanmu,
kakek sayang kamu.” Kata kakek.
“Cucu cantikku jangan menangis
dong.” Hibur nenek sambil memeluk Abella.
“Kenapa kakek dan nenek tidak
“Tiup dulu lilinnya.” Kata ibu
Adriano.
“Terima kasih semuanya.” Kata
Abella.
“Suamimu yang menyiapkan ini
semua.” Kata ayah Adriano.
“Aku sengaja mengadakan pesta
sekarang karena nanti malam aku harus pergi bekerja.” Kata Adriano.
“Kok kamu malah cemberut sih,
saling pelukan dong.” Kata nenek.
“Nenek apaan sih.” Kata Abella.
Lalu Adriano tiba-tiba mencium
pipi istrinya, seluruh keluarga mereka pun sangat bahagia melihat keromantisan
Adriano kepada istrinya.
“Kamu membuatku malu deh mas.”
Kata Abella tersipu malu.
“Selamat ya atas kelulusanmu.”
__ADS_1
Kata Adriano.
“Terima kasih banyak.” Kata
Abella.
“Kita makan dulu yuk, kakek
sangat lapar.” Kata kakek.
“Kakek dan nenek menginap
dirumahku kan?” Tanya Abella.
“Tidak, kakek dan nenek langsung
balik, nenek harus mengemudi karena kaki kakekmu sedang nyeri.” Kata nenek.
“Kenapa tidak membawa supir sih,
nenek tidak apa-apa mengemudi sendiri?” Tanya Abella.
“Nenekmu kan wonder woman hehe.”
Kata nenek.
“Tapi lain kali bawa supir saja
nek.” Kata Abella.
“Iya iya, ayo kita makan dulu.”
Kata nenek.
“Oh iya, setelah ini kalian akan
berencana untuk memiliki anak kan? Abella kan sudah lulus SMA.” Tanya ibu
Adriano.
“Saya akan melanjutkan kuliah
ma.” Kata Abella.
“Loh kamu tidak perlu kuliah
sayang, fokus saja dengan urusan rumah tangga dan suami.” Kata ibu Adriano.
“Aku yang menyuruhnya kuliah ma,
jaman sekarang pendidikan sangat utama bagi wanita.” Kata Adriano.
“Jangan lupa tanggung jawabmu
sebagai seorang istri ya.” Kata ibu Adriano.
“Tentu saja ma.” Kata Abella.
Info :
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Jangan lupa mampir juga di novelku yang lain :
1. Akibat Dojodhkan Papaku (ending)
2. Menua Bersamamu (ongoing season2)
3. Lavera Club : War of Life (ongoing)
__ADS_1
Salam sehat semuanya, terima kasih.