Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 61


__ADS_3

“Filmnya sudah


selesai, apakah kamu akan terus memelukku seperti ini?” Bisik Abella. Kemudian


Adriano melepaskannya dan mereka segera keluar dari bioskop.


“Mas jangan


keluar dulu, tunggu sebentar.” Kata Abella sambil bersembunyi dibelakang kursi.


“Ada apa sih?”


Tanya Adriano.


“Cepat menunduk,


bersembunyi mas.” Kata Abella.


“Memangnya ada


siapa?” Tanya Adriano.


“Oh my God jadi


pak Riko sedang berkencan dengan Melisa? Wah Melisa benar-benar berani sekarang


ya, tega sekali dia menyembunyikannya dariku. Hmmmm meskipun kamu memakai


masker dan topi tetap saja aku bisa mengenalimu. Bahkan kalian memakai kaos


pasangan ya, wah berita ini pasti akan membuat heboh sekolah hahaha, aku harus


mengambil foto mereka.” Bisik Abella.


“Memang Melisa


sedang berkencan dengan siapa sih?” Tanya Adriano.


“Jangan berisik


mas nanti mereka bisa mendengarmu.” Kata Abella.


“Lututku sakit


jika berjongkok terlalu lama. Ayo cepat keluar.” Kata Adriano.


“Aku berhasil


mengambil foto mereka, kita ikuti mereka yuk mas.” Kata Abella.


“Apa? Tidak


tidak, aku tidak mau. Lebih baik kita kembali pulang ke rumah saja.” Kata


Adriano.


“Biar aku yang


mengemudi, kamu tidur saja didalam mobil, ini penting banget.” Kata Abella.


“Sudahlah,


biarkan mereka berkencan dan menikmati waktu bersama. Kita juga bisa


melanjutkannya seperti tadi.” Kata Adriano sambil memeluk Abella namun Abella

__ADS_1


justru menjauhinya.


“Stop, don’t


touch.” Bentak Abella.


“Don’t touch?


Lalu tadi kenapa kamu memelukku lalu sambil bilang jangan pergi dariku.” Goda


Adriano sambil cekikikan.


“Stop, jangan


membahasnya kembali. Aku mau mengikuti mereka.” Kata Abella.


“Hmmmm ternyata


begini ya rasanya memiliki istri yang masih anak-anak.” Gerutu Adriano.


Akhirnya mereka


berdua mengikuti Melisa dan pak Riko.


“Aku saja yang


mengemudi mas.” Kata Abella.


“Tidak, biar aku


saja.” Kata Adriano.


“Ok baiklah,


jangan sampai kehilangan jejak mereka.” Kata Abella.


pak Riko itu siapa?” Tanya Adriano


penasaran.


“Dia guru


matematiku, dia sangat terkenal karena dia masih muda, keren tapi sangat kejam


dan suka sekali menunjuk siswa untuk mengerjakan soal di depan. Makanya aku


heran bagaimana mungkin pak Riko yang kejam itu bisa berkencan dengan Melisa


yang sangat manja. Mereka sejak kapan ya berkencan?” Tanya Abella.


“Kenapa kamu


tidak bertanya kepada Melisa saja daripada kita mengikuti mereka tidak jelas


seperti ini.” Gerutu Adriano.


“Tuh kan


mengeluh lagi, biar aku saja yang mengemudi.” Kata Abella.


“Peluk dan cium aku dulu kalau begitu.” Kata Adriano.


"Apa? Tidak mau, bukankah tadi kita sudah sangat lama saling berpelukan?" Gerutu Abella.


"Tapi tadi kan kita tidak bisa bebas, kalau berdua begini kan bisa bebas. Ayolah memangnya kamu tidak ingin melakukan seperti adegan di film tadi?" Rayu Adriano.

__ADS_1


"Aku tidak mau mas, aku takut dan katanya sakit. Aku tidak bisa membayangkannya." Kata Abella.


"Tidak usah dibayangkan tapi dirasakan dan dinikmati bersama. Kalau penasaran ayo kita coba." Goda Adriano.


"Pokoknya aku tidak mau pasti rasanya sakit. No way." Kata Abella.


"Sakit tapi enak, ayolah." Rayu Adriano. Lalu Abella justru memukul tangan Adriano yang mulai jail dan menggelitik dirinya.


"Aku tidak mau dipaksa. Cepat ikuti mereka saja." Kata Abella tegas.


"Hmmm baiklah, sampai kapan kamu membuatku bersabar dan hanya bisa menahan?" Tanya Adriano.


"Sampai aku benar-benar menyukaimu." Kata Abella.


"Lihat saja nanti pasti kamu akan tergila-gila padaku." Kata Adriano kesal.


Hampir 30 menit


mereka mengikuti Melisa dan pak Riko.


“Mas berhenti,


wah mereka pergi ke hotel? Wah Melisa semakin berani ya, mas cepat kita masuk


juga ke hotel. Benar-benar ya Melisa, aku harus mencegahnya.” Kata Abella.


“Jangan ikut


campur masalah mereka. Biarkan saja lah, kita pulang saja.” Kata Adriano.


“Tidak, kalau


begitu aku turun disini saja. Kamu tunggu sebentar mas.” Kata Abella.


Kemudian Abella


turun dari mobil lalu berlari mengikuti Melisa.


“Melisa.”


Panggil Abella.


“A A Abella.”


Kata Melisa dan pak Riko kaget bersamaan.


“Kalian sedang


apa ke hotel?” Tanya Abella.


“Kamu sendiri


sedang apa disini? Kamu mengikutiku ya?” Tanya Melisa.


“Aku tidak


sengaja melihatmu di bioskop lalu aku mengikutimu sampai sini. Jadi kalian


berdua sedang berkencan? Pak Riko menyukai Melisa ya?” Tanya Abella.


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.

__ADS_1


Salam sehat semuanya, terima kasih.


__ADS_2