Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 149


__ADS_3

Adriano asli membawa Abella ke


rumah Jesica. Setibanya dirumah Jesica.


“Lebih baik kamu tinggal dulu di


guest house milikku, cepat pergilah kesana karena sebentar lagi Marcelo akan


datang kesini menjemput Abella. Bisa gawat kalau dia mengetahuimu.” Kata


Jesica.


“Baiklah, tolong jaga Abella ya.”


Kata Adriano asli.


“Baik, jangan khawatir.” Kata


Jesica.


Tidak lama kemudian datanglah


Adriano palsu. Untung saja Abella sudah sadar.


“Dimana istriku?” Tanya Adriano


palsu kepada Jesica dengan nada kesal.


“Dia didalam, dia sedang menyusui


Darel. Abella benar-benar membantuku dalam menyiapkan acara ini.” Kata Jesica.


“Benarkah? Mana buktinya kalau


tadi ada acara ulang tahun? Apakah tadi istriku dirumahmu terus atau dia sempat


pergi ke suatu tempat?” Tanya Adriano palsu penuh curiga.


“Ini foto kita tadi, aku memang


hanya mengundang saudaraku saja. Abella mana sempat pergi karena dia sangat


sibuk membantuku. Kamu kenapa kok sepertinya sedang mencurigai Abella? Hubungan


kalian sedang ada masalah ya?” Tanya Jesica.


“Coba lihat mobilmu.” Kata


Adriano palsu.


“Untuk apa?” Tanya Jesica.


“Aku mau melihat perjalanan


terakhir di gps mobilmu.” Kata Adriano palsu.


“Aduh gawat, bagaimana ini.” Kata


Jesica dalam hati.


“Kamu kenapa sih kok jadi curiga


padaku?” Tanya Jesica kesal.


Tiba-tiba Abella muncul.


“Mas, ayo kita kembali pulang.”


Kata Abella.


“Kamu tidak membohongiku kan?


Apakah kamu seharian ini disini atau kamu justru keluar menggunakan mobil


Jesica? Berikan kunci mobilmu, aku mau mengeceknya sendiri.” Kata Adriano

__ADS_1


palsu.


“Kamu kenapa sih mas? Jangan


membuatku malu didepan temanku. Ayo kita pulang, aku menunggu sangat lama.” Kata


Abella sambil menggendong Darel.


“Tapi aku mau.” Kata Adriano


palsu.


“Sudahlah mas, ayo kita pulang. Kamu


kenapa sih? Kamu curiga denganku ya?” Tanya Abella.


“Eh tidak, baiklah ayo kita


pulang.” Kata Adriano palsu.


**


Di perjalanan menuju rumah.


“Kamu membuatku malu didepan


temanku. Bagaimana jika temanku berpikir ada hal buruk yang terjadi dengan


kita? Kamu kenapa sih mas? Aku semakin tidak mengerti denganmu.” Kata Abella.


“Maafkan aku, aku sedang ada


banyak masalah.” Kata Adriano palsu.


“Memangnya ada masalah apa?


Masalah di kantor atau masalah pribadi atau kamu ada masalah lagi dengan si


dokter genit itu?” Tanya Abella.


“Siapa lagi wanita itu? Apa


“Kenapa diam saja? Berarti benar


dong dugaanku kalau kamu kemarin sedang menemui Marisa. Kamu jahat mas, kamu


tega sekali denganku. Aku benci denganmu, turunkan aku sekarang. Aku tidak mau


pulang ke rumah.” Bentak Abella. Abella memang sengaja memancing emosi Adriano


palsu agar dia tidak curiga dengannya.


“Cepat luapkan amarahmu, tidak


perlu ditahan.” Kata Abella dalam hati.


Lalu Adriano palsu menghentikan


mobilnya.


“Kamu semakin membuatku emosi ya,


aku sama sekali tidak menemui dia.” Bentak Adriano palsu.


“Kenapa kamu jadi membentakku


mas, kamu jahat mas aku benci denganmu.” Kata Abella lalu dia turun dari mobil


dan Adriano palsu menahan Abella.


“Mau kemana kamu?” Tanya Adriano


palsu.


“Aku tidak ingin tinggal

__ADS_1


denganmu, kamu jahat padaku.” Kata Abella.


Tiba-tiba Ayu menelfon Abella. Adriano


palsu mengambil ponsel Abella, Abella sangat ketakutan.


“Siapa ini? Ayu? Kamu masih


berhubungan dengannya?” Tanya Adriano palsu.


“Itu Ayu temanku, kembalikan


ponselku. Kamu tidak ada hak untuk mengambil ponselku.” Kata Abella.


“Mari kita dengarkan ya.” Kata


Adriano palsu, lalu dia menerima panggilan dari Ayu. Abella sangat ketakutan


akhirnya dia mengambil ponselnya, namun sayang Adriano palsu berhasil


mengambilnya kembali.


“Kembalikan ponselku.” Teriak Abella.


“Apa yang kamu sembunyikan


dariku?” Tanya Adriano palsu dengan tatapan tajam.


Kemudian Adriano palsu menerima


panggilan dari Ayu.


“Hallo mbak, apakah mbak Abella


baik-baik saja?” Tanya Ayu tanpa curiga.


“Cepat jawab.” Bisik Adriano


palsu.


“Iya, aku baik-baik saja.” Kata


Abella.


“Baiklah kalau begitu mbak, aku


lega mendengarnya.” Kata Ayu.


“Iya.” Kata Abella, kemudian Ayu


mematikan panggilan tersebut.


“Cepat masuk mobil.” Paksa Adriano


palsu.


“Lepaskan aku.” Kata Abella.


“Cepat masuk.” Teriak Adriano


palsu sambil menampar pipi Abella.


Kemudian Adriano menuju ke rumah


ibunya untuk menitipkan Darel, setelah itu dia membawa Abella pulang ke


rumahnya.


“Kenapa Darel di titipkan ke


mama? Apa yang mau kamu lakukan?” Tanya Abella.


“Istriku harus dihukum karena


telah membohongi suaminya.” Kata Adriano palsu sambil tersenyum sinis.

__ADS_1


Info :


Hai hai semuanya, yuk-yuk bagi pecinta drama korea viral the penthouse jangan lupa mampir ke novel terbaruku ya judulnya "Sky Tower Palace". Dijamin seru dan greget dan pastinya tidak akan membosankan. Setiap hari update kok. Terima kasih, jangan lupa like nya ya teman-teman.


__ADS_2