Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 88


__ADS_3

Abella berteriak kepada suaminya


karena telah membuka bajunya dengan paksa.


“Aaaaaaa apa yang kamu lakukan?”


Bentak Abella.


“Jadi kamu membentak suamimu?” Tanya


Adriano.


“Karena kamu keterlaluan padaku


mas.” Kata Abella.


“Keterlaluan katamu? Hei aku ini


suamimu, jadi tentu saja kamu harus menuruti semua perintahku.” Kata Adriano.


“Tetap saja aku tidak suka jika


kamu memaksaku mas.” Kata Abella.


“Memangnya apa yang kamu


takutkan? Apa yang kamu khawatirkan? Apapun yang terjadi denganmu adalah


tanggung jawabku.” Kata Adriano.


“Aku tidak suka mas jika kamu


memaksaku.” Kata Abella.


“Lihat aku, tatap aku, apakah


merasa malu didepanku? Aku adalah suamimu, kamu adalah milikku. Tubuhmu, hatimu


dan semuanya adalah milikku begitu juga denganku, tolong mengertilah.” Kata Adriano,


kemudian dia memakaikan kembali baju istrinya dan pergi meninggalkan kamar


istrinya. Karena Abella merasa bersalah telah membentak suaminya, dia pun


berlari ke arah suaminya dan memeluknya dari belakang.


“Maafkan aku mas, aku bersalah


padamu.” Kata Abella sambil terus memeluk suaminya dari belakang.


“Lepaskan aku, tidurlah

__ADS_1


dikamarmu.” Kata Adriano.


“Apakah kamu sangat marah padaku?


Tolong  maafkan aku mas, aku tidak akan


membentakmu kembali.” Kata Abella.


“Aku lelah dan ingin tidur,


lepaskan aku.” Kata Adriano sambil melepas tangan istrinya lalu dia pergi ke


kamarnya. Abella pun merasa sangat kecewa dengan dirinya sendiri dan merasa


bersalah pada suaminya.


**


Abella pergi ke kamar suaminya


untuk meminta maaf, dia mengetuk pintu kamar suaminya.


“Mas, buka pintunya. Aku minta


maaf padamu, aku mengakui kesalahanku. Mas tolong jangan marah padaku.” Kata Abella


didepan pintu kamar suaminya, namun Adriano tidak menjawabnya. Akhirnya Abella


membuka pintu kamar suaminya.


dimana mas?” Teriak Abella.


“Mas Adriano kemana ya? Apa jangan-jangan


dia didalam kamar mandi, lebih baik aku periksa kamar mandinya.” Kata Abella. Kemudian


Abella membuka kamar mandi yang berada didalam kamar suaminya, dan ternyata


suaminya sedang mandi. Abella sangat kaget dan dia segera memalingkan tubuhnya.


“Huh hah huh huh hah apa yang aku


lakukan.” Kata Abella lirih.


“Sedang apa kamu didepan pintu? Masuklah


jika ingin mandi bersama atau keluarlah jika kamu ingin meminta maaf, aku tidak


ingin mendengar permintaan maafmu.” Kata Adriano.


“Baik, aku akan menunggumu

__ADS_1


diluar. Cepat selesaikan mandimu mas.” Kata Abella, lalu dia segera menutup


pintu kamar mandinya dan segera keluar. Dia menunggu Adriano didalam kamar


suaminya.


“Apakah kamu didalam kamarku? Tolong


ambilkan pakaian dalamku di lemari paling bawah.” Teriak Adriano.


“Apa? Tidak mau, cepat ambil


sendiri.” Teriak Abella.


“Apakah kamu ingin melihatku


seperti ini?” Teriak Adriano dari dalam kamar mandi.


“Tidak, baiklah aku akan


mengambilkannya.” Kata Abella.


Kemudian Abella mengambilkan


pakaian dalam suaminya didalam lemari paling bawah.


“Astaga, apa ini? Aku tidak tega


mengambilnya, tapi kalau aku tidak mengambilkannya dia pasti akan keluar


seperti itu, aku tidak kuasa melihatnya.” Kata Abella dalam hati. Setelah itu


dia memberikan pakaian dalam milik suaminya.


“Mas, ini pakaian dalam milikmu.”


Kata Abella.


“Masuklah dan berikan padaku.” Kata


Adriano.


“Aku akan meletakkannya di gagang


pintu mas.” Kata Abella.


“Masuklah jika kamu ingin aku


memaafkanmu.” Kata Adriano.


“Apa? Kamu bercanda ya? Tutuplah dengan

__ADS_1


handuk kalau begitu, aku tidak mau melihatnya.” Kata Abella.


“Sudah, cepat masuklah.” Kata Adriano.


__ADS_2