Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 71


__ADS_3

Abella selesai mandi dan dia


kaget karena pintunya tidak bisa dibuka.


“Loh kenapa pintunya tidak bisa


dibuka, apa jangan-jangan terkunci dari luar ya. Aku akan menelfon mas Adriano


saja kalau begitu.” Kata Abella. Dia mencari ponsel miliknya namun tidak


menemukannya.


“Aduh kenapa aku ceroboh sekali,


ponselku tertinggal disamping wastafel, aduh bagaimana ini hari sudah sore dan


pasti kamar mandi ini akan gelap karena saklarnya berada diluar. Tolong aku,


siapapun yang ada diluar tolong aku, aku terkunci didalam kamar mandi.” Teriak Abella


namun tidak ada yang mendengarnya. Abella juga mencoba mendobrak pintunya namun


tidak bisa karena pintunya sangat kuat. Hari semakin gelap dan kamar mandi


Abella juga gelap sehingga dia ketakutan.


“Tolong aku, aku terkunci


didalam.” Teriak Abella sambil menggedor pintu.


**


“Cepat pergilah dan jangan


menemuiku.” Kata Adriano.


“Kamu kenapa sih sangat


membenciku? Apakah semua itu salahku? Apakah kamu akan menyalahkanku?” Tanya


Marisa.


“Aku tidak membencimu tapi tolong


mengertilah. Aku sudah menikah dan jangan berharap bisa kembali lagi padaku. Harus


berapa kali aku mengatakan hal ini padamu?” Kata Adriano kesal.


“Aku menyukaimu, apakah salahku


jika aku menyukaimu?” Tanya Marisa.


“Tentu saja ini salahmu, aku


tidak akan pernah menemuimu kembali dan tolong jangan menggangguku.” Kata Adriano.


Kemudian dia pergi menemui istrinya.

__ADS_1


“Kamu mau pergi kemana?” Tanya Marisa.


“Mencari istriku karena dia belum


balik juga.” Kata Adriano.


“Aku melihat istrimu sedang pergi


ke suatu tempat bersama seorang laki-laki.” Kata Marisa.


“Tidak mungkin, jangan bicara


sembarangan. Aku tidak percaya denganmu.” Kata Adriano.


“Bagaimana setelah kamu melihat


foto ini?” Tanya Marisa menunjukkan foto Abella bersama seorang laki-laki.


“Aku lebih mengenal istriku dan


dia bukanlah wanita yang seperti itu.” Kata Adriano.


“Coba saja kamu menelfonnya, aku


yakin dia tidak akan menerima telfon darimu.” Kata Marisa.


Kemudian Adriano menelfon


istrinya namun tidak ada jawaban.


“Kamu kemana sih.” Gerutu Adriano.


sedang bersama seorang laki-laki. Dia masih sangat muda tentu saja dia masih


labil dan ingin berkencan dengan laki-laki yang seumuran dengannya. Sudahlah lebih


baik kamu disini dan menghabiskan waktu kita berdua.” Kata Marisa, namun


Adriano cemas dengan istrinya. Bahkan dia masih tidak kepikiran dengan


istrinya.


“Aku harus mengeceknya di kamar


mandi untuk memastikannya.” Kata Adriano.


“Tidak usah, biarkan saja.” Cegah


Marisa.


“Lepaskan tanganku.” Kata Adriano.


“Aku tidak ingin kamu terluka,


percayalah padaku.” Kata Marisa.


“Aku akan melihatnya sendiri.” Kata

__ADS_1


Adriano.


Lalu dia segera menuju ke kamar


mandi untuk memastikan istrinya. Setibanya dikamar mandi, dia tidak melihat


satu orangpun, lalu dia keluar. Tiba-tiba dia mendengar suara rintihan,


kemudian dia mendekati sumber suara tersebut.


“Suara apa itu? Seperti suara


orang menangis. Apakah suara hantu ya kan sekarang sudah malam juga.” Kata Adriano


dalam hati. Kemudian dia melihat tas milik istrinya disamping wastafel.


“Loh bukannya ini tas milik


Abella, ini ponsel miliknya. Lalu dia dimana?” Tanya Adriano dalam hati,


kemudian dia memanggil istrinya.


“Abella, apakah kamu disini? Kamu


dimana?” Tanya Adriano.


“Mas Adriano apakah itu kamu? Mas


tolong aku, aku terkunci didalam kamar mandi.” Teriak Abella sambil merintih


ketakutan. Lalu Adriano segera membuka pintunya dan Abella segera berlari dan


memeluk suaminya hingga Adriano terjatuh dan mereka pun saling berpelukan.


“Huhuhu mas aku sangat takut


didalam kamar mandi yang sangat gelap, aku kira aku tidak akan bisa keluar.” Kata


Abella menangis.


“Tenang, kamu aman kok. Kita


kembali yuk ke penginapan.” Kata Adriano sambil menggendong istrinya.


“Jadi tadi aku.” Kata Abella.


“Nanti saja ceritanya, lihatlah


bajumu basah seperti ini. Pakailah jaketku agar tidak masuk angin.” Kata Adriano.


 


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.

__ADS_1


Baca juga cerita novelku yang lain ya : Manua Bersamamu dan Lavera Club : War of Life (terinspirasi dari drama korea the penthouse)


Terima kasih banyak.


__ADS_2