
Abella menghampiri Aira.
“Bu Aira.” Kata Abella.
“A A Abella.” Kata Aira.
“Sedang apa ibu disini? Bukankah
bu Aira sedang di Singapore bersama Marcelo?” Tanya Abella.
“Oh iya, kebetulan aku sedang
berkunjung ke rumah temanku disini. Bagaimana kebarmu?” Tanya Aira.
“Baik, bu Aira ke Jakarta sama
Marcelo juga? Lalu dimana Marcelo sekarang?” Tanya Abella.
“Aku datang sendiri, bagaimana
kalau kita makan bersama.” Ajak Aira.
“Boleh.” Kata Abella.
Saat Abella berjalan menuruni
tangga, Aira mendorong Abella hingga dia pingsan. Kemudian Aira segera
membawanya ke rumah sakit dan menelfon anaknya untuk segera datang.
“Apa yang mama lakukan? Mama
benar-benar keterlaluan, bagaimana kalau terjadi hal buruk padanya?” Tanya
Adriano palsu.
“Mama melakukan ini demi
melindungimu, dia melihat mama dan pasti dia akan berpikir sesuatu atau curiga
denganmu. Nanti saat dia sadar, bilang saja kalau dia tidak pernah melihatku,
dan dia hanya halusinasi saja. Apakah kamu mengerti? Kalau begitu mama pergi
dulu.” Kata Aira.
“Baiklah, hati-hati ya ma.” Kata
Adriano palsu.
**
Abella terbangun, dia kaget
__ADS_1
karena berada di rumah sakit.
“Aku dimana?” Tanya Abella.
“Sayang, kamu sudah bangun.” Kata
Adriano palsu sambil memeluk Abella.
“Kenapa aku ada disini? Tadi aku
bertemu dengan.” Kata Abella kebingungan.
“Tadi kamu pingsan di mall
sayang, lalu satpam membawamu ke rumah sakit. Beruntung aku segera datang
kesini, kamu jangan berfikir yang macam-macam ya sayang dan jangan kelelahan.” Kata
Adriano palsu.
“Tadi aku bertemu dengan bu Aira
mas, ibunya Marcelo. Tadi aku mengajaknya makan bersama tapi tiba-tiba aku
pingsan.” Kata Abella.
“Mana mungkin bu Aira di Jakarta,
dia jelas-jelas ada di Singapore. Barusan dia mengirim foto bersama Marcelo
palsu.
“Aku yakin sekali mas, aku tadi
bertemu dengan bu Aira. Kamu percaya padaku kan mas? Aku sama sekali tidak
halusinasi, seharusnya tadi aku mengambil foto dia. Mas jangan-jangan dia mau
balas dendam lagi pada kita.” Kata Abella.
“Tidak sayang, aku telfon bu Aira
sekarang ya kalau begitu.” Kata Adriano palsu.
“Tidak perlu, lagipula kamu tidak
percaya padaku.” Gerutu Abella.
“Aku tentu saja percaya padamu
sayang, tapi bu Aira tidak di Jakarta, dia ada di Singapore. Aku akan meminta
share lokasi dia ya kalau begitu.” Kata Adriano palsu.
__ADS_1
Tidak lama kemudian Aira mengirim
lokasi dia ke Adriano palsu.
“Lihat ini sayang, lokasi bu Aira
saat ini ada di Singapore.” Kata Adriano palsu sambil menunjukkan pesan Aira
kepada Abella.
“Apa? Tidak mungkin. Aku melihatnya
dengan jelas tadi. Cepat telfon dia, aku ingin bicara dengannya mas.” Kata
Abella.
“Baiklah.” Kata Adriano palsu.
Kemudian Adriano palsu menelfon
Aira.
“Hallo bu, Abella ingin bicara
sama ibu.” Kata Adriano palsu.
“Hallo bu, ini aku Abella.” Kata
Abella.
“Iya, ada apa?” Tanya Aira,
“Bu, tadi ibu sedang ada di mall
X kan? Tadi kita bertemu kan bu? Bahkan tadi ibu mengajak makan bersama.” Kata Abella.
“Bertemu? Tidak mungkin, dari
tadi pagi ibu ada dirumah kok. Ibu saja saat ini lagi di Singapore mana mungkin
kita tadi bertemu. Pasti kamu salah lihat sayang.” Kata Aira.
“Aku tidak mungkin salah lihat,
ibu jangan berbohong padaku. Ibu ada di Jakarta kan saat ini.” Kata Abella.
“Tidak sayang, ibu saat ini
sedang ada di Singapore. Mungkin orang yang kamu lihat tadi sangat mirip dengan
ibu, tapi ibu saat ini tidak di Jakarta.” Kata Aira.
Abella pun semakin bingung dengan
__ADS_1
situasi tersebut, dia terus kepikiran.