
Saat Abella
sedang menunggu penerbangannya, Adriano melihatnya dari kejauhan lalu menghampirinya.
“Sedang apa kamu
disini? Duduk sendiri sambil memakai kacamata hitam seperti itu. Dimana
teman-temanmu?” Tanya Adriano.
Lalu Abella
menunjukkan foto kekasihnya yang sedang bersama wanita lain. Adriano pun
membuka kacamata istrinya dan terkejut ketika melihat mata istrinya yang sembab
dan berwarna merah karena terlalu lama menangis. Lalu Adriano memakaikan
kacamata istrinya kembali.
“Oh jadi
kekasihmu sudah bertunangan dengan wanita lain? Untuk apa kamu menangisinya?
Bukankah kamu juga melakukan hal yang sama padanya? Apakah kekasihmu tau bahwa
kamu telah menikah dengan orang lain?” Tanya Adriano.
“Itu berbeda
cerita, kita dijodohkan oleh kedua orang tua kita.” Kata Abella.
“Sama saja dong,
siapa tau kekasihmu juga dijodohkan oleh orang tuanya dengan wanita yang di
foto itu.” Kata Adriano.
“Aku akan
bertanya padanya dan meminta penjelasan darinya.” Kata Abella.
“Jika memang
terbukti kekasihmu telah bertunangan dengan wanita itu apa yang akan kamu
lakukan?” Tanya Abella.
“Kenapa kamu
bertanya seperti itu? Tidak usah ikut campur dengan urusanku. Lagipula kita
akan segera berpisah.” Kata Abella.
“Pikirkan
baik-baik dari sekarang, apa yang akan kamu lakukan setelah ini. Apa yang akan
kamu lakukan setelah kamu berpisah dariku dan juga setelah mengetahui kebenaran
__ADS_1
tentang kekasihmu itu.” Bisik Adriano. Lalu dia pergi meninggalkan istrinya.
Tiba-tiba Abella memanggil suaminya.
“Bantu aku mas.”
Kata Abella.
“Maaf, aku tidak
bisa membantu dan aku tidak ingin ikut campur dengan masalahmu. Jadi urus
sendiri semua masalahmu.” Kata Adriano.
“Aku tidak akan
berpisah darimu.” Kata Abella.
“Tapi
keputusanku sudah bulat yaitu berpisah denganmu dan menjalani hidup
masing-masing.” Kata Adriano.
Kemudian Adriano
meninggalkan Abella.
Jadi saat Abella
sedang perjalanan menuju bandara, Dava mengirimkan pesan untuk meminta putus
menjodohkannya dengan wanita itu bahkan Dava juga mengatakan bahwa dia telah
bertunangan dengan wanita itu. Sehingga Abella memohon kepada Adriano untuk
tidak berpisah. Akhirnya dia memutuskan untuk tidak kembali ke Jakarta karena
dia berpikir bahwa kekasihnya telah meminta putus demi wanita itu sehingga dia
akan melupakannya perlahan.
Setelah itu dia
pergi ke sebuah bar untuk menenangkan pikirannya, diam-diam Adriano
mengikutinya. Saat Abella hendak masuk kedalam bar, Adriano menarik tangan
Abella dan mengajaknya pergi.
“Lepaskan
tanganku.” Kata Abella.
“Memangnya kamu
cukup umur untuk pergi ke bar? Jika ada masalah itu diselesaikan bukannya malah
datang ke bar seperti gadis nakal saja.” Kata Adriano. Abella pun menangis.
__ADS_1
Adriano pun membiarkan istrinya menangis lalu dia mengajaknya ke pantai yang
sangat indah di Bali.
“Turunlah.” Kata
Adriano.
“Kenapa malah
mengajakku ke pantai.” Kata Abella.
“Aku akan
membuatmu bahagia dan melupakan mantanmu itu, ayo cepat turun.” Kata Adriano.
Lalu mereka segera turun dari mobil dan menuju ke pantai. Adriano mengajaknya
untuk berselancar, namun Abella menolaknya dengan alasan dia takut tenggelam.
“Ayo kita
berselancar.” Kata Adriano.
“Aku tidak mau,
aku akan duduk saja dipinggir pantai.” Kata Abella dengan wajah murung.
“Ayo cepat, aku
akan mengajarimu.” Kata Adriano sambil menarik tangan istrinya.
“Aku tidak mau,
lepaskan tanganku. Aku hanya ingin bersantai disini.” Kata Abella.
“Kalau sedang
dipantai itu harus wajib berselancar, ayo cepat.” Kata Adriano.
“Tapi aku tidak
bisa, aku takut tenggelam.” Kata Abella.
“Percayalah
padaku, kamu tidak akan tenggelam, aku akan menjagamu.” Kata Adriano.
Info :
Jangan lupa like nya ya teman-teman pembaca, terima kasih.
__ADS_1