
Adriano merasa bersalah karena menarik tali bra istrinya,
akhirnya dia meminta maaf pada istrinya.
“Haruskah aku meminta maaf padanya, tapi aku sangat gengsi jika meminta
maaf. Lagipula hal seperti itu sangatlah wajar karena aku adalah suaminya.
Lebih baik aku ke kamarnya saja, kasian juga dia, pasti dia sangat tertekan
dengan apa yang terjadi di sekolahnya hari ini. Aku akan memberinya semangat.”
Kata Adriano.
Kemudian dia mengetuk pintu kamar istrinya.
“Apa kamu sudah tidur? Cepat buka pintumu.” Kata Adriano sambil mengetuk
pintu kamarnya.
“Aku kesal denganmu dan aku tidak ingin melihatmu. Jangan ganggu aku.” Kata
Abella.
“Kamu yakin tidak mau membuka pintumu? Kamu sudah makan belum? Aku memesan
pizza dan sandwich kesukaanmu. Aku juga membeli es krim cukup banyak.” Kata
Adriano. Lalu Abella segera membuka pintu.
“Mana makanannya dan es krimnya?” Tanya Abella.
“Tapi bohong hahahaha.” Kata Adriano sambil tertawa sangat puas.
Abella pun semakin kesal dengan suaminya.
“Kamu jahat, suka sekali menggodaku huhuhu.” Kata Abella sambil memukul
suaminya.
__ADS_1
“Hei tenang dong, aku mengerti apa yang sedang kamu alami hari ini.” Kata
Adriano sambil menenangkan istrinya yang mewek.
“Pasti mantanmu kan yang menyebarkan berita hoax itu? Dia menyebutku
sebagai pelakor padahal dia yang pelakor. Aku harus membalasnya.” Kata Abella.
“Tidak usah, biar aku yang akan membereskan semuanya. Kamu cukup masuk
sekolah dan kerjakan ujianmu dengan baik. Jangan memikirkan masalah itu.” Kata
Adriano sambil mengusap air mata istrinya. Mereka pun saling bertatapan dalam
jarak yang sangatlah dekat. Hati Abella deg-degan begitu juga dengan Adriano.
“Kenapa hatiku jadi begini, kenapa dia terlihat sangat romantis akhir-akhir
ini dan kenapa dia jauh lebih ganteng daripada si Dava. Oh Tuhan apa yang
terjadi pada diriku.” Kata Abella dalam hati.
“Aku tidak bisa menahannya lagi, aku akan menciumnya sekarang juga.” Kata
Tiba-tiba Abella memejamkan matanya dan Adriano dengan cepat mencium bibir
mungil istrinya.
“Oh Tuhan dia menciumku, apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku
membalasnya atau haruskah aku menolaknya dan mendorongnya. Bagaimana ini?”
Tanya Abella dalam hati.
“Haruskah aku berhenti sampai disini atau haruskah aku mengunboxing dia
sekarang juga?” Tanya Adriano dalam hati.
Karena mereka berdua terlalu lama berpikir, mereka pun masih tetap dalam
__ADS_1
posisi yang sama. Tiba-tiba Abella mendorong suaminya, lalu dia berlari menuju
kamarnya dan mengunci pintu kamarnya.
Didalam kamar dia tak hentinya tertawa dan juga malu dengan dirinya
sendiri, dia juga menatap cermin cukup lama untuk memastikan bibirnya masih
utuh.
“Kenapa aku senang sekali ya tapi aku kan tidak mencintainya. Ciuman itu
benar-benar membuatku lupa sesaat, apakah bibirku masih utuh? Oh ternyata
masih, rasanya aku sangat malu karena aku memejamkan mataku. Ah dasar bodohnya
diriku, pasti besok dia akan membahasnya dan mengejekku terlebih dahulu.” Kata Abella.
Disisi lain Adriano tampak kegirangan karena berhasil mencium istrinya.
“Akhirnya aku berhasil menciumnya hahaha, bukan aku yang memulainya, tapi
dia yang mulai memejamkan matanya terlebih dahulu haha. Apa jangan-jangan dia
mulai jatuh cinta padaku ya haha, aku akan mengejeknya besok pagi. Aku bisa
tidur dengan tenang malam ini setelah berhasil menciumnya haha.” Kata Adriano.
Kemudian mereka berdua pun tidur dikamarnya masing-masing.
Special quote :
“ Jangan takut. Aku akan bersamamu setiap hari sampai akhir.” – (While You Were Sleeping Korean Drama)
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.