Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 47


__ADS_3

Adriano merasa bersalah karena menarik tali bra istrinya,


akhirnya dia meminta maaf pada istrinya.


“Haruskah aku meminta maaf padanya, tapi aku sangat gengsi jika meminta


maaf. Lagipula hal seperti itu sangatlah wajar karena aku adalah suaminya.


Lebih baik aku ke kamarnya saja, kasian juga dia, pasti dia sangat tertekan


dengan apa yang terjadi di sekolahnya hari ini. Aku akan memberinya semangat.”


Kata Adriano.


Kemudian dia mengetuk pintu kamar istrinya.


“Apa kamu sudah tidur? Cepat buka pintumu.” Kata Adriano sambil mengetuk


pintu kamarnya.


“Aku kesal denganmu dan aku tidak ingin melihatmu. Jangan ganggu aku.” Kata


Abella.


“Kamu yakin tidak mau membuka pintumu? Kamu sudah makan belum? Aku memesan


pizza dan sandwich kesukaanmu. Aku juga membeli es krim cukup banyak.” Kata


Adriano. Lalu Abella segera membuka pintu.


“Mana makanannya dan es krimnya?” Tanya Abella.


“Tapi bohong hahahaha.” Kata Adriano sambil tertawa sangat puas.


Abella pun semakin kesal dengan suaminya.


“Kamu jahat, suka sekali menggodaku huhuhu.” Kata Abella sambil memukul


suaminya.

__ADS_1


“Hei tenang dong, aku mengerti apa yang sedang kamu alami hari ini.” Kata


Adriano sambil menenangkan istrinya yang mewek.


“Pasti mantanmu kan yang menyebarkan berita hoax itu? Dia menyebutku


sebagai pelakor padahal dia yang pelakor. Aku harus membalasnya.” Kata Abella.


“Tidak usah, biar aku yang akan membereskan semuanya. Kamu cukup masuk


sekolah dan kerjakan ujianmu dengan baik. Jangan memikirkan masalah itu.” Kata


Adriano sambil mengusap air mata istrinya. Mereka pun saling bertatapan dalam


jarak yang sangatlah dekat. Hati Abella deg-degan begitu juga dengan Adriano.


“Kenapa hatiku jadi begini, kenapa dia terlihat sangat romantis akhir-akhir


ini dan kenapa dia jauh lebih ganteng daripada si Dava. Oh Tuhan apa yang


terjadi pada diriku.” Kata Abella dalam hati.


“Aku tidak bisa menahannya lagi, aku akan menciumnya sekarang juga.” Kata


Tiba-tiba Abella memejamkan matanya dan Adriano dengan cepat mencium bibir


mungil istrinya.


“Oh Tuhan dia menciumku, apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku


membalasnya atau haruskah aku menolaknya dan mendorongnya. Bagaimana ini?”


Tanya Abella dalam hati.


“Haruskah aku berhenti sampai disini atau haruskah aku mengunboxing dia


sekarang juga?” Tanya Adriano dalam hati.


Karena mereka berdua terlalu lama berpikir, mereka pun masih tetap dalam

__ADS_1


posisi yang sama. Tiba-tiba Abella mendorong suaminya, lalu dia berlari menuju


kamarnya dan mengunci pintu kamarnya.


Didalam kamar dia tak hentinya tertawa dan juga malu dengan dirinya


sendiri, dia juga menatap cermin cukup lama untuk memastikan bibirnya masih


utuh.


“Kenapa aku senang sekali ya tapi aku kan tidak mencintainya. Ciuman itu


benar-benar membuatku lupa sesaat, apakah bibirku masih utuh? Oh ternyata


masih, rasanya aku sangat malu karena aku memejamkan mataku. Ah dasar bodohnya


diriku, pasti besok dia akan membahasnya dan mengejekku terlebih dahulu.” Kata Abella.


Disisi lain Adriano tampak kegirangan karena berhasil mencium istrinya.


“Akhirnya aku berhasil menciumnya hahaha, bukan aku yang memulainya, tapi


dia yang mulai memejamkan matanya terlebih dahulu haha. Apa jangan-jangan dia


mulai jatuh cinta padaku ya haha, aku akan mengejeknya besok pagi. Aku bisa


tidur dengan tenang malam ini setelah berhasil menciumnya haha.” Kata Adriano.


Kemudian mereka berdua pun tidur dikamarnya masing-masing.


 


Special quote :


“ Jangan takut. Aku akan bersamamu setiap hari sampai akhir.” – (While You Were Sleeping Korean Drama)


 


Info :

__ADS_1


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih.


__ADS_2