
Abella dan
Adriano menuju ke hotel.
“Kita menginap
di hotel apa?” Tanya Abella.
“Haruskah aku
menginap hotel itu? Hotel itu terlalu banyak kenangan indah bersama Marisa.”
Kata Adriano dalam hati.
“Biar aku yang menentukan
mau menginap di hotel apa.” Kata Abella.
“Baiklah.” Kata
Adriano.
Setibanya di
hotel.
“Wah ternyata
hotelnya lumayan bagus juga.” Kata Abella.
“Kita mau pesan
berapa kamar?” Tanya Adriano.
“Satu kamar saja
deh.” Kata Abella.
Adriano hanya
diam saja dan menuruti semua ucapan istrinya.
Setelah itu
mereka berdua segera masuk ke kamar mereka. Adriano segera membersihkan diri,
dia bahkan membuka bajunya didepan Abella tanpa sengaja, Abella pun berteriak
histeris.
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
“Ada apa sih
tiba-tiba berteriak seperti itu? Membuatku kaget saja.” Kata Adriano.
“Apa maksud kamu
membuka baju sembarangan. Kamu kan bisa melepas bajumu didalam toilet.” Kata
Abella sambil menutupi matanya.
“Astaga,
harusnya kamu sudah biasa melihat suamimu membuka baju. Baru buka baju saja
langsung berteriak histeris bagaimana jika aku membuka yang lain coba.” Kata
Adriano.
“Tapi aku tidak
biasa melihat penampakan seperti itu, cepat pakai lagi bajumu.” Kata Abella.
“Buka matamu,
aku sudah memakai bajuku kembali.” Kata Adriano.
Kemudian Adriano
segera membersihkan dirinya, setelah itu dia segera keluar. Namun Adriano
sangat kaget melihat istrinya hanya memakai handuk yang melilit tubuhnya.
“Astaga
penampakan apa itu, benar-benar sangat menggairahkanku di sore hari seperti
ini.” Kata Adriano dalam hati sambil memperhatikan lekuk tubuh istrinya.
“Aku sangat
penasaran dengan apa yang ada dibalik handuk itu, jika aku tiba-tiba menarik
handuk itu kira-kira bagaimana reaksi Abella ya, aku sangat penasaran haha.” Kata
Adriano dalam hati dengan pikiran kotornya.
“Kamu kenapa
melihatku seperti itu? Oh pasti kamu penasaran kan dengan apa yang ada dibalik
handukku, dasar mesum.” Kata Abella.
“Buka sedikit
dong handukmu, aku penasaran dengan isinya.” Goda Adriano.
“Tidak akan
pernah.” Kata Abella.
Lalu Adriano
menarik istrinya kedalam pelukannya, Abella pun berteriak.
Aaaaaaaaaaaaa
“Diamlah atau
aku akan membuka handukmu.” Kata Adriano sambil memeluk erat istrinya.
“Lepaskan aku
mas, tolong jangan lakukan itu padaku.” Kata Abella.
“Memangnya
kenapa? Apa yang kamu takutkan? Kamu juga sudah lulus SMA kan saat ini?” Tanya
Adriano.
“Aku takut pasti
rasanya sangat sakit, aku tidak bisa membayangkannya.” Kata Abella dengan
polosnya.
“Aku akan
melakukannya dengan perlahan, ayolah kita lakukan.” Paksa Adriano.
Adriano
membimbing istrinya dengan sabar dan perlahan tapi pasti. Abella benar-benar
sangat ketakutan bahkan dia sama sekali tidak memandang suaminya.
__ADS_1
“Lihat mataku.”
Kata Adriano.
“Aku takut mas.”
Kata Abella.
“Percayalah
padaku, aku jamin tidak akan sakit kok, sakitnya hanya sedikit saja sisanya
pasti sangat enak.” Rayu Adriano.
“Kok kamu tau
seperti apa rasanya, jangan-jangan kamu pernah melakukannya dengan Marisa.”
Kata Abella kesal.
“Tentu saja aku
belum pernah melakukannya, memangnya kamu anggap aku lelaki apa coba.” Kata
Adriano lalu dia melepaskan istrinya.
“Cepat gantilah
pakaianmu, aku tidak jadi melakukannya. Aku kesal denganmu.” Kata Adriano.
“Dasar pemarah.” Gerutu Abella.
“Dasar perusak suasana.” Kata Adriano.
“Aku lapar mas.”
Kata Abella.
“Kita bahkan
belum melakukan apapun tapi kamu sudah bilang lapar.” Gerutu Adriano.
“Kita makan
diluar yuk, aku ingin pergi ke restoran B, katanya disana sangatlah romantis.”
Kata Abella.
“Kalau kamu mau
melayaniku dan tidur denganku, aku akan menuruti semua keinginanmu.” Kata Adriano.
“Baiklah, aku
akan melakukannya denganmu malam ini.” Kata Abella.
“Ok, ayo kita
berangkat sekarang.” Kata Adriano semangat.
“Aku mau ganti
baju sebentar.” Kata Abella.
**
Abella dan
Adriano pergi untuk menikmati makan malam romantis bersama.
“Kamu yakin
memakai baju itu?” Tanya Adriano heran dengan pakaian sexy istrinya.
dia mulai tergoda dengan pakaian milikku hahahaha.” Kata Abella dalam hati.
“Tentu saja,
kenapa? Aku terlihat sangat sexy kan?” Kata Abella penuh percaya diri.
“Sexy apanya,
pantatmu saja sangat datar apalagi dadamu.” Kata Adriano.
“Lalu kenapa
kamu sangat tertarik untuk bercinta denganku jika aku tidak sexy di mata kamu
mas?” Tanya Abella.
“Kamu pikir aku
laki-laki apa coba? Kamu memiliki daya tarik tertentu tapi sepertinya kamu sendiri tidak memahaminya.”
Kata Adriano.
“Memangnya apa
yang membuatmu tertarik denganku?” Tanya Abella.
“Pikirkan saja
sendiri, kamu ini bodoh atau pura-pura bodoh sih.” Gerutu Adriano.
**
Setibanya di
restoran.
“Wah keren
sekali tempatnya, sangat romantis.” Kata Abella sambil berlari-lari dan juga
asyik mengambil foto.
“Jangan seperti
anak kecil dong, eh minggir ada orang mau lewat.” Kata Adriano.
“Kita mau duduk
disebelah mana mas?” Tanya Abella.
“Terserah kamu.”
Kata Adriano.
“Ok, kita duduk
disebelah sana saja mas.” Kata Abella.
“Cepat pesan
makanan.” Kata Adriano.
“Mau pesan
makanan western atau Indonesia?” Tanya Abella.
“Western saja.”
Kata Adriano.
“Karena aku
__ADS_1
sudah lulus SMA, jadi aku mau mencoba minum wine hehe.” Kata Abella.
“Jangan terlalu
banyak dan jangan sampai mabuk, aku akan meninggalkanmu disini jika mabuk atau
aku akan menyeburkanmu di laut mumpung depan resto ada pantai.” Kata Adriano.
“Memangnya kamu
berani? Aku memesan steak sama wine.” Kata Abella.
“Hanya itu saja?
Sama pesan yang lain, kalau hanya makan itu saja sepertinya masih lapar.” Kata
Adriano.
“Iya iya.” Kata
Abella.
“Mas tolong
ambil fotoku dong yang bagus.” Kata Abella.
“Berani bayar
berapa kamu menyuruhku?” Tanya Adriano.
“Astaga, dasar
suami peritungan deh.” Kata Abella.
“Berikan
ponselmu.” Kata Adriano.
Kemudian Abella
langsung berpose layaknya seorang model, tentu saja pose Abella sangat menggoda
suaminya.
“Astaga kenapa
dia harus berpose seperti itu sih bikin aku nafsu saja deh.” Kata Adriano dalam
hati.
“Sudah belum
mas?” Tanya Abella, lalu dia lengsung mengambil ponselnya.
“Kamu bagaimana
sih mas mengambil fotonya? Kenapa kamu mengambil foto mulutku saja, cepat ambil
fotoku kembali. Foto setengah badan saja mas mumpung backgroundnya cantik
banget.” Kata Abella.
“Backgroundnya
yang cantik bukan orangnya.” Kata Adriano.
“Berisik deh,
cepat ambil fotoku mas.” Kata Abella sambil berpose menggigit jarinya kemudian menggigit bibirnya dan
menghadap ke atas. Tentu saja pose Abella membuat suaminya tidak bisa menahan
nafsu.
Setelah
mengambil foto istrinya, tiba-tiba Abella menarik suaminya hingga mereka saling
berdekatan.
“Cepat ambil
foto kita berdua mas.” Kata Abella. Lalu mereka pun asyik mengambil foto mereka
bersama. Adriano pun mencium kening istrinya.
“Astaga kenapa
kamu menciumku di tempat umum sih mas?” Tanya Abella.
“Kenapa kamu harus
foto dengan pose seperti itu apalagi sambil memakai baju yang kurang bahan?
Salah kamu sendiri membuatku nafsu saja.” Kata Adriano keceplosan.
“Kamu membuatku
malu mas.” Kata Abella lirih.
Tidak lama
kemudian pesanan mereka pun datang.
“Selamat menikmati.”
Kata pelayan tersebut.
“Terima kasih.”
Jawab Adriano.
“Cheers” Kata
Abella.
“Cukup segelas
saja jangan terlalu banyak.” Kata Adriano.
“Wah enak
sekali, sepertinya ini sangat mahal. Selamat makan mas.” Kata Abella.
“Pelan-pelan
kalau makan.” Kata Adriano.
“Astaga iya iya,
memangnya aku anak kecil.” Kata Abella.
Info :
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih.
Yang sering komentar ingin segera update cerita yang banyak dan cepet, yuk di like ya.
Like, like and like.
__ADS_1