Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 65


__ADS_3

Abella dan


Adriano menuju ke hotel.


“Kita menginap


di hotel apa?” Tanya Abella.


“Haruskah aku


menginap hotel itu? Hotel itu terlalu banyak kenangan indah bersama Marisa.”


Kata Adriano dalam hati.


“Biar aku yang menentukan


mau menginap di hotel apa.” Kata Abella.


“Baiklah.” Kata


Adriano.


Setibanya di


hotel.


“Wah ternyata


hotelnya lumayan bagus juga.” Kata Abella.


“Kita mau pesan


berapa kamar?” Tanya Adriano.


“Satu kamar saja


deh.” Kata Abella.


Adriano hanya


diam saja dan menuruti semua ucapan istrinya.


Setelah itu


mereka berdua segera masuk ke kamar mereka. Adriano segera membersihkan diri,


dia bahkan membuka bajunya didepan Abella tanpa sengaja, Abella pun berteriak


histeris.


Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa


“Ada apa sih


tiba-tiba berteriak seperti itu? Membuatku kaget saja.” Kata Adriano.


“Apa maksud kamu


membuka baju sembarangan. Kamu kan bisa melepas bajumu didalam toilet.” Kata


Abella sambil menutupi matanya.


“Astaga,


harusnya kamu sudah biasa melihat suamimu membuka baju. Baru buka baju saja


langsung berteriak histeris bagaimana jika aku membuka yang lain coba.” Kata


Adriano.


“Tapi aku tidak


biasa melihat penampakan seperti itu, cepat pakai lagi bajumu.” Kata Abella.


“Buka matamu,


aku sudah memakai bajuku kembali.” Kata Adriano.


Kemudian Adriano


segera membersihkan dirinya, setelah itu dia segera keluar. Namun Adriano


sangat kaget melihat istrinya hanya memakai handuk yang melilit tubuhnya.


“Astaga


penampakan apa itu, benar-benar sangat menggairahkanku di sore hari seperti


ini.” Kata Adriano dalam hati sambil memperhatikan lekuk tubuh istrinya.


“Aku sangat


penasaran dengan apa yang ada dibalik handuk itu, jika aku tiba-tiba menarik


handuk itu kira-kira bagaimana reaksi Abella ya, aku sangat penasaran haha.” Kata


Adriano dalam hati dengan pikiran kotornya.


“Kamu kenapa


melihatku seperti itu? Oh pasti kamu penasaran kan dengan apa yang ada dibalik


handukku, dasar mesum.” Kata Abella.


“Buka sedikit


dong handukmu, aku penasaran dengan isinya.” Goda Adriano.


“Tidak akan


pernah.” Kata Abella.


Lalu Adriano


menarik istrinya kedalam pelukannya, Abella pun berteriak.


Aaaaaaaaaaaaa


“Diamlah atau


aku akan membuka handukmu.” Kata Adriano sambil memeluk erat istrinya.


“Lepaskan aku


mas, tolong jangan lakukan itu padaku.” Kata Abella.


“Memangnya


kenapa? Apa yang kamu takutkan? Kamu juga sudah lulus SMA kan saat ini?” Tanya


Adriano.


“Aku takut pasti


rasanya sangat sakit, aku tidak bisa membayangkannya.” Kata Abella dengan


polosnya.


“Aku akan


melakukannya dengan perlahan, ayolah kita lakukan.” Paksa Adriano.


Adriano


membimbing istrinya dengan sabar dan perlahan tapi pasti. Abella benar-benar


sangat ketakutan bahkan dia sama sekali tidak memandang suaminya.

__ADS_1


“Lihat mataku.”


Kata Adriano.


“Aku takut mas.”


Kata Abella.


“Percayalah


padaku, aku jamin tidak akan sakit kok, sakitnya hanya sedikit saja sisanya


pasti sangat enak.” Rayu Adriano.


“Kok kamu tau


seperti apa rasanya, jangan-jangan kamu pernah melakukannya dengan Marisa.”


Kata Abella kesal.


“Tentu saja aku


belum pernah melakukannya, memangnya kamu anggap aku lelaki apa coba.” Kata


Adriano lalu dia melepaskan istrinya.


“Cepat gantilah


pakaianmu, aku tidak jadi melakukannya. Aku kesal denganmu.” Kata Adriano.


“Dasar pemarah.” Gerutu Abella.


“Dasar perusak suasana.” Kata Adriano.


“Aku lapar mas.”


Kata Abella.


“Kita bahkan


belum melakukan apapun tapi kamu sudah bilang lapar.” Gerutu Adriano.


“Kita makan


diluar yuk, aku ingin pergi ke restoran B, katanya disana sangatlah romantis.”


Kata Abella.


“Kalau kamu mau


melayaniku dan tidur denganku, aku akan menuruti semua keinginanmu.” Kata Adriano.


“Baiklah, aku


akan melakukannya denganmu malam ini.” Kata Abella.


“Ok, ayo kita


berangkat sekarang.” Kata Adriano semangat.


“Aku mau ganti


baju sebentar.” Kata Abella.


 


**


Abella dan


Adriano pergi untuk menikmati makan malam romantis bersama.


“Kamu yakin


memakai baju itu?” Tanya Adriano heran dengan pakaian sexy istrinya.


dia mulai tergoda dengan pakaian milikku hahahaha.” Kata Abella dalam hati.


“Tentu saja,


kenapa? Aku terlihat sangat sexy kan?” Kata Abella penuh percaya diri.


“Sexy apanya,


pantatmu saja sangat datar apalagi dadamu.” Kata Adriano.


“Lalu kenapa


kamu sangat tertarik untuk bercinta denganku jika aku tidak sexy di mata kamu


mas?” Tanya Abella.


“Kamu pikir aku


laki-laki apa coba? Kamu memiliki daya tarik tertentu tapi sepertinya kamu sendiri tidak memahaminya.”


Kata Adriano.


“Memangnya apa


yang membuatmu tertarik denganku?” Tanya Abella.


“Pikirkan saja


sendiri, kamu ini bodoh atau pura-pura bodoh sih.” Gerutu Adriano.


**


Setibanya di


restoran.


“Wah keren


sekali tempatnya, sangat romantis.” Kata Abella sambil berlari-lari dan juga


asyik mengambil foto.


“Jangan seperti


anak kecil dong, eh minggir ada orang mau lewat.” Kata Adriano.


“Kita mau duduk


disebelah mana mas?” Tanya Abella.


“Terserah kamu.”


Kata Adriano.


“Ok, kita duduk


disebelah sana saja mas.” Kata Abella.


“Cepat pesan


makanan.” Kata Adriano.


“Mau pesan


makanan western atau Indonesia?” Tanya Abella.


“Western saja.”


Kata Adriano.


“Karena aku

__ADS_1


sudah lulus SMA, jadi aku mau mencoba minum wine hehe.” Kata Abella.


“Jangan terlalu


banyak dan jangan sampai mabuk, aku akan meninggalkanmu disini jika mabuk atau


aku akan menyeburkanmu di laut mumpung depan resto ada pantai.” Kata Adriano.


“Memangnya kamu


berani? Aku memesan steak sama wine.” Kata Abella.


“Hanya itu saja?


Sama pesan yang lain, kalau hanya makan itu saja sepertinya masih lapar.” Kata


Adriano.


“Iya iya.” Kata


Abella.


“Mas tolong


ambil fotoku dong yang bagus.” Kata Abella.


“Berani bayar


berapa kamu menyuruhku?” Tanya Adriano.


“Astaga, dasar


suami peritungan deh.” Kata Abella.


“Berikan


ponselmu.” Kata Adriano.


Kemudian Abella


langsung berpose layaknya seorang model, tentu saja pose Abella sangat menggoda


suaminya.


“Astaga kenapa


dia harus berpose seperti itu sih bikin aku nafsu saja deh.” Kata Adriano dalam


hati.


“Sudah belum


mas?” Tanya Abella, lalu dia lengsung mengambil ponselnya.


“Kamu bagaimana


sih mas mengambil fotonya? Kenapa kamu mengambil foto mulutku saja, cepat ambil


fotoku kembali. Foto setengah badan saja mas mumpung backgroundnya cantik


banget.” Kata Abella.


“Backgroundnya


yang cantik bukan orangnya.” Kata Adriano.


“Berisik deh,


cepat ambil fotoku mas.” Kata Abella sambil berpose menggigit jarinya kemudian menggigit bibirnya dan


menghadap ke atas. Tentu saja pose Abella membuat suaminya tidak bisa menahan


nafsu.


Setelah


mengambil foto istrinya, tiba-tiba Abella menarik suaminya hingga mereka saling


berdekatan.


“Cepat ambil


foto kita berdua mas.” Kata Abella. Lalu mereka pun asyik mengambil foto mereka


bersama. Adriano pun mencium kening istrinya.


“Astaga kenapa


kamu menciumku di tempat umum sih mas?” Tanya Abella.


“Kenapa kamu harus


foto dengan pose seperti itu apalagi sambil memakai baju yang kurang bahan?


Salah kamu sendiri membuatku nafsu saja.” Kata Adriano keceplosan.


“Kamu membuatku


malu mas.” Kata Abella lirih.


Tidak lama


kemudian pesanan mereka pun datang.


“Selamat menikmati.”


Kata pelayan tersebut.


“Terima kasih.”


Jawab Adriano.



“Cheers” Kata


Abella.


“Cukup segelas


saja jangan terlalu banyak.” Kata Adriano.


“Wah enak


sekali, sepertinya ini sangat mahal. Selamat makan mas.” Kata Abella.


“Pelan-pelan


kalau makan.” Kata Adriano.


“Astaga iya iya,


memangnya aku anak kecil.” Kata Abella.


 


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih.


Yang sering komentar ingin segera update cerita yang banyak dan cepet, yuk di like ya.


Like, like and like.

__ADS_1


__ADS_2