
Akhirnya Adriano berhasil membuka
bra milik istrinya, Abella sangat malu dan merengek.
“Jangan mas huhuhu.” Kata Abella
merengek.
“Lalu sampai kapan kamu akan
siap? Aku ini suamimu jadi aku akan bertanggungjawab apa yang terjadi denganmu.
Ayolah, ijinkan aku menyentuhmu, atau kamu mau jika aku menyentuh wanita lain?”
Tanya Adriano.
“Tentu saja tidak mau.” Kata Abella.
“Kemarilah dan ijinkan aku
menyentuhmu ya.” Rayu Adriano. Lalu Adriano mendekati istrinya dan menciumnya
kemudian Adriano dengan berani menyentuh dada istrinya dan menciumnya, Abella
seketika menggelinjang sambil merem melek tidak karuan. Tangannya mencengkeram selimut
dan sprei, dia hanya bisa pasrah sambil menikmati perlakuan suaminya yang
sangat lembut itu. Adriano melakukannya dengan perlahan, dia semakin kebawah
dan mencium lembut perut istrinya.
“Stop mas, aku sedang datang
bulan, jangan lakukan itu.” Kata Abella.
“Tentu saja aku tidak akan memasukkan
milikku, lagipula aku jijik lah jika ada noda darah di bagianmu.” Gerutu Adriano
yang membuat istrinya tertawa.
“Lanjutkan mas.” Kata Abella
semakin berani. Akhirnya Adriano kini melepas bajunya, Abella langsung membelai
tubuh suaminya dan mencium suaminya tanpa merasa malu lagi.
“Lepaskanlah celanaku.” Bisik Adriano.
“Tidak mau, aku malu.” Kata Abella.
“Cepat turuti permintaanku.” Kata
Adriano. Akhirnya perlahan Abella melepas celana suaminya, dan kini Adriano
hanya memakai ****** ***** saja.
“Kenapa berhenti? Lepaskan juga
dong.” Kata Adriano.
“Tidak mas, cukup itu saja yang
dilepas.” Kata Abella.
__ADS_1
“Baiklah, aku yang akan
melepasnya.” Kata Adriano. Adriano pun melepas ****** ***** miliknya, dan
Abella menjerit melihat milik suaminya.
“Aaaaa ma situ apa? Aku tidak mau
melihatnya.” Kata Abella sambil menutup matanya.
“Tidak apa-apa, lihat saja. Ini
milikmu, cepat peganglah dan puaskan aku.” Kata Adriano.
“Tidak mau.” Kata Abella merengek
seperti anak kecil yang minta pulang.
“Ayolah, kamu harus belajar
memberanikan diri, aku yakin pasti kamu akan ketagihan. Cepat lakukan apa yang
aku inginkan lalu rasakan bagaimana sensasinya haha.” Goda Adriano, Abella
justru semakin merengek.
Kemudian Adriano membimbing istrinya
untuk melakukan apa yang dia inginkan, lama kelamaan Abella pun menjadi
terbiasa.
“Ah mantap, kamu semakin pintar
sayang, lanjutkan lagi.” Kata Adriano.
“Aku ingin keluar.” Kata Adriano.
Akhirnya Adriano pun mengeluarkannya tepat diatas perut istrinya, bahkan
mengenai rambut dan wajah istrinya.
“Aaaaaaa mas kok kena wajahku sih,
kamu menyebalkan.” Gerutu Abella.
“Coba cicipi bagaimana rasanya
haha.” Goda Adriano.
Mereka pun melanjutkan dengan
saling berpelukan dan berciuman mesra hingga puas satu sama lain. Setelah itu
Abella kelelahan dan terbaring lemas di atas tubuh suaminya.
“Terima kasih sayang, kamu sudah
puas belum?” Tanya Adriano.
“Tentu saja, aku puas sekali
dengan caramu memperlakukanku mas.” Kata Abella.
“Apa yang paling kamu sukai?”
__ADS_1
Tanya Adriano.
“Saat kamu mencium dadaku dan
ketika aku memainkan milikmu hehe.” Kata Abella tersipu malu.
“Hahahaha tuh kana pa aku bilang
pasti enak dan tidak sakit sama sekali.” Kata Adriano.
“Tapi katanya kalau milikmu masuk
kedalam milikku rasanya sangat sakit sekali mas, makanya aku sangat ketakutan.”
Kata Abella.
“Makanya cepatlah selesai datang
bulanmu agar kamu bisa merasakannya.” Kata Adriano.
“Tapi jangan dikeluarkan didalam
ya, aku belum siap untuk hamil mas.” Kata Abella.
“Hmmm akan aku pikirkan lagi, aku
tidak yakin kamu bakal memintaku untuk mengeluarkannya diluar. Kalau dilihat
dari permainanmu tadi sepertinya kamu akan memintaku untuk didalam hahahaha.” Kata
Adriano.
“Apakah aku harus meminum obat
kontrasepsi mas?” Tanya Abella.
“Jangan, karena kamu belum pernah
hamil, aku takut terjadi hal buruk padamu.” Kata Adriano.
“Tapi lakukanlah dengan benar
dong.” Gerutu Abella.
“Iya iya, aku jadi lapar setelah
bertempur.” Kata Adriano.
“Aku juga sangat lapar mas,
keluar yuk beli makan.” Kata Abella.
Info :
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Jangan lupa baca juga cerita :
1. Akibat Dijodohkan Papaku (ending)
2. Menua Bersamamu (ongoing season2)
__ADS_1
3. Lavera Club : War of Life (ongoing)
Salam sehat semuanya, terima kasih banyak.