Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 68


__ADS_3

Setibanya di tempat.


“Mas kita makan disini atau


dibawa pulang?” Tanya Abella.


“Memangnya kamu tidak malu jika


makan disini dalam keadaan seperti itu? Jangan memalukanku ya apalagi


menyusahkanku.” Gerutu Adriano.


“Baiklah kalau begitu bawa pulang


saja makanannya.” Kata Abella.


“Tunggu didalam mobil, aku akan


memesankan makanan dulu.” Kata Adriano.


“Mas, tunggu sebentar.” Kata Abella.


“Ada apa?” Tanya Adriano.


“Kita cari makan ditempat lain


saja, cepat pergi dari sini mas.” Kata Abella.


“Ada apa memangnya?” Tanya


Adriano.


“Jangan banyak tanya, ayo cepat


pergi.” Kata Abella membentak suaminya dan ketakutan. Akhirnya Adriano segera


mengemudikan mobilnya dengan cepat sedangkan Abella diam saja seperti


memikirkan sesuatu.


“Kita mau beli makan dimana?”


Tanya Adriano.


“Aku ingin makan es krim mas.” Kata


Abella.


“Aku beli di supermarket depan


saja ya.” Kata Adriano, namun istrinya tidak menjawab. Lalu Adriano segera


turun dan membelikan istrinya es krim.


Saat Adriano masuk kedalam mobil,


dia sangat kaget karena istrinya tidak ada didalam mobil. Dia mencari di


sekitar juga tidak ada, bahkan dia menelfon istrinya juga tidak ada jawaban.


“Dia dimana ya? Aduh kamu pergi

__ADS_1


kemana sih, padahal kamu sedang sakit.” Kata Adriano. Kemudian dia bertanya


kepada orang sekitar.


“Maaf pak, apakah bapak melihat


seseorang keluar dari mobil saya yang di pojok itu?” Tanya Adriano.


“Saya tadi melihat seorang wanita


turun dari mobil sambil menangis dan berlari ke arah sana pak, mungkin pergi ke


taman depan itu pak, coba saja ke arah sana pak.”


“Baik pak, terima kasih banyak.” Kata


Adriano.


Kemudian Adriano melacak posisi


ponsel milik istrinya, dan dia menemukannya.


“Bukankah lokasi ini di tempat


tadi ya? Dia sedang menemui siapa ya? Lebih baik aku menyusulnya kesana.” Kata Adriano.


Kemudian Adriano segera mengemudi menuju ke tempat sebelumnya.


**


Abella melihat ibu kandungnya di


tempat sebelumnya, dia menghampiri ibunya untuk melepas rasa rindunya kepada


“Mama.” Kata Abella.


“Abella.” Kata ibu Abella sangat


syok melihat anaknya.


“Jadi mama kembali ke Indonesia? Abella


sangat merindukan mama.” Kata Abella.


“Sedang apa kamu disini? Apakah kamu


bersama kakek dan nenek? Jangan menemui mama, cepat pergilah dari sini.” Kata ibu


Abella.


“Dia siapa ma? Dia suami baru


mama? Apakah mama tidak merindukanku?” Tanya Abella.


“Benar, dia kekasih mama. Cepat pergilah.”


Kata ibu Abella. Lalu Abella memeluk ibunya.


“Aku sangat merindukan mama,


kenapa mama tidak pernah menghubungiku selama ini? Apakah mama sudah melupakan

__ADS_1


aku?” Tanya Abella.


“Lepaskan aku, mulai saat ini aku


bukan lagi mama kamu. Jangan pernah menemui mama, mama sudah punya kehidupan


sendiri dengan kekasih mama.” Kata ibu Abella mendorong anaknya hingga


terjatuh. Kemudian ibu Abella segera pergi bersama kekasihnya.


“Ma, jangan tinggalkan aku ma. Aku


sangat merindukan mama.” Kata Abella sambil mengejar ibunya.


“Pergi kamu dari sini.” Bentak ibu


Abella sambil mendorongnya kembali, beruntung Adriano segera datang dan


menolong istrinya.


“Mama jangan pergi ma.” Teriak Abella,


namun ibu Abella tetap pergi bersama kekasihnya. Abella menangis histeris di


pelukan suaminya.


“Menangislah.” Kata Adriano.


“Kenapa mama tega kepadaku, apa


salahku pada mama. Tidak ada yang peduli dan sayang padaku.” Kata Abella


menangis.


“Banyak yang menyayangimu, ada


aku suamimu, lalu kakek dan nenek, mama dan papaku dan juga sahabatmu. Jangan pernah


berkata seperti itu, kita semua sayang padamu. Kita kembali di hotel ya, udara


semakin dingin.” Kata Adriano.


Akhirnya mereka pun kembali ke


hotel.


 


 


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Baca juga cerita ku yang lain ya.


1. Menua Bersamamu season 2


2. Lavera club : war of life (Inspired by korean drama the penthouse)

__ADS_1


Salam sehat semuanya, terima kasih.


__ADS_2