
Setibanya di tempat.
“Mas kita makan disini atau
dibawa pulang?” Tanya Abella.
“Memangnya kamu tidak malu jika
makan disini dalam keadaan seperti itu? Jangan memalukanku ya apalagi
menyusahkanku.” Gerutu Adriano.
“Baiklah kalau begitu bawa pulang
saja makanannya.” Kata Abella.
“Tunggu didalam mobil, aku akan
memesankan makanan dulu.” Kata Adriano.
“Mas, tunggu sebentar.” Kata Abella.
“Ada apa?” Tanya Adriano.
“Kita cari makan ditempat lain
saja, cepat pergi dari sini mas.” Kata Abella.
“Ada apa memangnya?” Tanya
Adriano.
“Jangan banyak tanya, ayo cepat
pergi.” Kata Abella membentak suaminya dan ketakutan. Akhirnya Adriano segera
mengemudikan mobilnya dengan cepat sedangkan Abella diam saja seperti
memikirkan sesuatu.
“Kita mau beli makan dimana?”
Tanya Adriano.
“Aku ingin makan es krim mas.” Kata
Abella.
“Aku beli di supermarket depan
saja ya.” Kata Adriano, namun istrinya tidak menjawab. Lalu Adriano segera
turun dan membelikan istrinya es krim.
Saat Adriano masuk kedalam mobil,
dia sangat kaget karena istrinya tidak ada didalam mobil. Dia mencari di
sekitar juga tidak ada, bahkan dia menelfon istrinya juga tidak ada jawaban.
“Dia dimana ya? Aduh kamu pergi
__ADS_1
kemana sih, padahal kamu sedang sakit.” Kata Adriano. Kemudian dia bertanya
kepada orang sekitar.
“Maaf pak, apakah bapak melihat
seseorang keluar dari mobil saya yang di pojok itu?” Tanya Adriano.
“Saya tadi melihat seorang wanita
turun dari mobil sambil menangis dan berlari ke arah sana pak, mungkin pergi ke
taman depan itu pak, coba saja ke arah sana pak.”
“Baik pak, terima kasih banyak.” Kata
Adriano.
Kemudian Adriano melacak posisi
ponsel milik istrinya, dan dia menemukannya.
“Bukankah lokasi ini di tempat
tadi ya? Dia sedang menemui siapa ya? Lebih baik aku menyusulnya kesana.” Kata Adriano.
Kemudian Adriano segera mengemudi menuju ke tempat sebelumnya.
**
Abella melihat ibu kandungnya di
tempat sebelumnya, dia menghampiri ibunya untuk melepas rasa rindunya kepada
“Mama.” Kata Abella.
“Abella.” Kata ibu Abella sangat
syok melihat anaknya.
“Jadi mama kembali ke Indonesia? Abella
sangat merindukan mama.” Kata Abella.
“Sedang apa kamu disini? Apakah kamu
bersama kakek dan nenek? Jangan menemui mama, cepat pergilah dari sini.” Kata ibu
Abella.
“Dia siapa ma? Dia suami baru
mama? Apakah mama tidak merindukanku?” Tanya Abella.
“Benar, dia kekasih mama. Cepat pergilah.”
Kata ibu Abella. Lalu Abella memeluk ibunya.
“Aku sangat merindukan mama,
kenapa mama tidak pernah menghubungiku selama ini? Apakah mama sudah melupakan
__ADS_1
aku?” Tanya Abella.
“Lepaskan aku, mulai saat ini aku
bukan lagi mama kamu. Jangan pernah menemui mama, mama sudah punya kehidupan
sendiri dengan kekasih mama.” Kata ibu Abella mendorong anaknya hingga
terjatuh. Kemudian ibu Abella segera pergi bersama kekasihnya.
“Ma, jangan tinggalkan aku ma. Aku
sangat merindukan mama.” Kata Abella sambil mengejar ibunya.
“Pergi kamu dari sini.” Bentak ibu
Abella sambil mendorongnya kembali, beruntung Adriano segera datang dan
menolong istrinya.
“Mama jangan pergi ma.” Teriak Abella,
namun ibu Abella tetap pergi bersama kekasihnya. Abella menangis histeris di
pelukan suaminya.
“Menangislah.” Kata Adriano.
“Kenapa mama tega kepadaku, apa
salahku pada mama. Tidak ada yang peduli dan sayang padaku.” Kata Abella
menangis.
“Banyak yang menyayangimu, ada
aku suamimu, lalu kakek dan nenek, mama dan papaku dan juga sahabatmu. Jangan pernah
berkata seperti itu, kita semua sayang padamu. Kita kembali di hotel ya, udara
semakin dingin.” Kata Adriano.
Akhirnya mereka pun kembali ke
hotel.
Info :
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Baca juga cerita ku yang lain ya.
1. Menua Bersamamu season 2
2. Lavera club : war of life (Inspired by korean drama the penthouse)
__ADS_1
Salam sehat semuanya, terima kasih.