Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Bagian 63


__ADS_3

Akhirnya Abela berhasil melompat ke balkon kamar Nando. Abela hanya diam saja tanpa bicara apapun.


“Kenapa diam saja? Ayo masuk kedalam.” Kata Nando.


“Aku tunggu disini saja pak, cepat telfon resepsionis.” Kata Abela.


“Ayo masuk kedalam, anginnya sangat kencang karena hotel ini dekat dengan laut.” Kata Nando. Akhirnya Abela masuk kedalam kamar Nando.


“Duduklah dulu, aku mau ganti baju dulu.” Kata Nando.


“Jangan terlalu lama pak.” Kata Abela.


Tidak lama kemudian Nando keluar dari toilet dan tiba-tiba mendekati Abela.


“Abela.” Kata Nando.


“Iya pak, ada apa?” Tanya Abela.


“Bolehkah aku jujur kepadamu?” Tanya Nando.


“Boleh, ada apa memangnya?” Tanya Abela.


“Sebenarnya aku menyukaimu dan aku mencintaimu.” Kata Nando.


“Apa? Tapi aku seorang single mom pak, mana mungkin bapak menyukai saya.” Kata Abela tersipu malu.


“Maukah kamu menerimaku sebagai kekasihmu?” Tanya Nando.


“Sejujurnya aku memang sangat nyaman bersama bapak, dan aku suka jika bapak berada di dekatku.” Kata Abela.


“Jadi kamu mau menerima cintaku kan?” Tanya Nando.


“Tentu saja pak.” Kata Abela tersipu malu.

__ADS_1


Kemudian Nando pun memeluk Abela.


“Sekarang pergilah ke resepsionis pak, pintuku harus segera dibenahi.” Kata Abela.


“Sekarang ya?” Tanya Nando.


“Terserah bapak.” Kata Abela.


“Nanti saja.” Kata Nando.


“Lalu aku bagaimana? Apa yang harus kita lakukan?” Tanya Abela.


“Aku tidak ingin membuang waktuku dengan percuma.” Kata Nando.


Kemudian Nando menggendong Abela dan mencium bibir mungilnya sampai terdengar suara kecupan. Mereka berdua benar-benar menikmati ciuman maut mereka. Nando mencium bibir Abela sambil menggendongnya, sedangkan tangan Abela pun mulai bergerilya, dia menyentuh tengkuk Nando dan menggelantungkan kedua tangannya agar dia tidak terjatuh. Suasana pun semakin mendukung karena turun hujan. Nando benar-benar terobsesi dengan Abela, kini dia menurunkan Abela di atas kasur, namun mereka tetap berciuman tanpa berhenti.


“Aku mencintaimu.” Bisik Nando sambil mencium leher Abela.


“Aku juga mencintaimu pak.” Kata Abela.


Seperti bintang


Tolong selalu di sisiku


Seperti bintang yang menerangi malam yang gelap


Selalu bersinar terang di sisiku


seperti bintang


Tolong tersenyum cerah saat melihatku


Kamu sangat berharga bagiku

__ADS_1


Tetaplah selalu di sisiku


Kemudian Nando menyentuh pundak Abela dan melepas pakaian Abela, Abela pun kini tidak malu-malu lagi, dia melepaskan baju yang dipakai Nando. Akhirnya mereka pun menikmati malam romantis mereka. Nando membelai rambut lembut Abela sambil terus menciumnya.


Tiba-tiba.


Abela terjatuh dari sofa.


“Aaaaaaaaaaa.” Teriak Abela, dia terjatuh dari sofa.


“Kamu kenapa? Kamu tertidur?” Tanya Nando.


“Jadi tadi hanya mimpi ya? Huh untung saja hanya mimpi.” Kata Abela dalam hati.


“Kamu pasti lelah ya, kalau begitu tidurlah di ranjangku, aku tidur di sofa saja.” Kata Nando.


“Tidak.” Bentak Abela yang membuat Nando kaget.


“Astaga kaget sekali aku, ini sudah tengah malam. Lebih baik besok pagi saja diperbaiki pintumu yang rusak. Sekarang tidurlah dikamarku.” Kata Nando.


“Bapak tidak macam-macam denganku kan?” Tanya Abela sambil menutupi dadanya dengan tangannya.


“Astaga kenapa kamu berpikiran seperti itu sih, aku tidak mau melakukannya dengan orang yang tidak menyukaiku dan aku tidak suka memaksa.” Kata Nando.


“Tapi aku kan takut, apalagi satu ruangan dengan laki-laki.” Kata Abela.


“Cepat tidurlah, aku mau membuat kopi dulu dan pergi ke balkon.” Kata Nando.


“Awas saja kalau bapak macam-macam saat aku tertidur.” Kata Abela.


#catatan kecil#


Judul lagu Like a Star - Doyoung NCT (ost. Yumi Cell)

__ADS_1


Lagunya enak banget, kalian bisa coba dengarkan deh.


Dijamin auto mleyot hihihihi


__ADS_2