
Abella membuatkan minuman untuk
suaminya, namun dia menambahkan obat tidur kedalam minuman suaminya.
“Maafkan aku mas, aku hanya ingin
tau apa yang sebenarnya kamu sembunyikan dariku. Tidurlah dengan tenang,
setelah itu aku akan pergi ke alamat itu untuk mencari tau kebenarannya.” Kata
Abella dalam hati.
“Minumannya sudah siap sayang.”
Teriak Abella.
“Wah, kamu bikin apa sayang?”
Tanya Adriano palsu.
“Aku membuatkanmu jus sehat.
Diminum ya, harus habis pokoknya.” Kata Abella.
“Siap.” Kata Adriano palsu, dia
langsung meminum jus buatan Abella sampai habis.
“Gimana enak kan mas jus
buatanku?” Tanya Abella.
“Enak sekali sayang, tapi aku
jadi kenyang sekali.” Kata Adriano palsu sambil menguap.
“Bagus, sepertinya dia mulai
mengantuk. Cepat tidurlah mas aku mohon.” Kata Abella dalam hati.
Satu jam kemudian, Adriano palsu
tertidur. Abella segera pergi ssambil membawa anaknya. Abella menitipkan
anaknya ke Jesica teman dekatnya. Setelah menitipkan anaknya, Abella segera
pergi ke alamat yang tertera di kertas milik Adriano palsu. Setibanya di lokasi
tersebut.
“Hah, ini kan rumah kosong? Dan
lokasinya juga dekat dengan rumah. Lalu kenapa mas Adriano menyuruh Santi
datang kesini ya?” Tanya Abella. Dia berada didalam mobil sambil diam-diam
mengamati di sekitar. Tidak lama kemudian, Abella melihat seseorang yang
mencurigakan.
“Siapa itu? Kenapa ada satu
wanita dan dua orang laki-laki. Sepertinya mereka sedang menyekap seseorang.
Aku harus turun dan melihatnya sendiri.” Kata Abella. Kemudian Abella turun
dari mobil dan diam-diam mengikuti sekelompok orang yang mencurigakan tersebut.
__ADS_1
**
Santi dan anak buah Adriano palsu
sedang menyekap Ayu, mantan pembantu rumah tangga Abella. Ayu mengetahui
semuanya sehingga Adriano palsu berusaha untuk menyingkirkan Ayu. Jadi saat
Adriano pergi bersama Marcelo, kebetulan Ayu pergi mengunjungi kerabatnya.
Kemudian dia tidak sengaja melihat Adriano bersama Marcelo, akhirnya Ayu
mengikutinya hingga ke vila tempat penyekapan Adriano asli. Namun sayang saat
Ayu pergi dari vila tersebut, Adriano palsu mengetahuinya sehingga Adriano
palsu mengancam Ayu agar tutup mulut. Karena Adriano palsu tidak nyaman dan
khawatir sehingga dia menyuruh Santi dan anak buahnya untuk menyingkirkan Ayu.
Santi dan anak buahnya Adriano
palsu menyekap Ayu di rumah kosong tersebut. Adriano palsu bahkan memerintahkan
untuk menghilangkan jejak Ayu karena saat Ayu memperingatkan Abella saat itu,
Adriano palsu mendnegarkan percakapan antara Ayu dan Abella. Sehingga Adriano
palsu ingin menyingkirkan Ayu. Santi dan anak buahnya Adriano palsu menyiksa
Ayu, mereka menampar Ayu dan menendang perut Ayu hingga merintih kesakitan. Sedangkan
Abella yang mengintip dari jendela pun merintih dan menangis serta syok dengan
apa yang dia lihat saat itu. Abella diam-diam merekam video melalui ponselnya
“Astaga Ayu, apa jangan-jangan
mas Adriano adalah Marcelo, lalu mas Adriano yang sebenarnya saat ini sedang
disekap oleh Marcelo. Tuhan tolong bantu aku, apa yang harus aku lakukan. Aku harus
menyelamatkan Ayu, pasti dia mengetahui semuanya.” Kata Abella dalam hati
sambil terus merekam kejadian tersebut.
Ayu merintih kesakitan akibat
siksaan yang dilakukan oleh Santi dan anak buahnya Adriano palsu.
“Lepaskan saya, saya mohon.” Kata
Ayu.
“Diam, atau aku akan membunuhmu.”
Kata Santi sambil menampar pipi Ayu.
“Apa salahku pada kalian? Apakah kalian
anak buah Adriano palsu oh maksudku Marcelo? Aku bahkan sudah berjanji padanya
untuk tutup mulut tapi kenapa kalian melakukan hal ini padaku. Tolong selamatkan
aku, aku mohon.” Kata Ayu.
“Sayang sekali, hari ini adalah
__ADS_1
hari kematianmu.” Kata Santi.
“Tidak, jangan bunuh aku. Aku
akan pergi dari sini dan akan tutup mulut. Tolong jangan sakiti aku.” Kata Ayu.
“Cepat tembak dia sekarang juga.”
Kata Santi kepada anak buah Adriano palsu.
Saat anak buah Adriano akan
menembak Ayu, tiba-tiba Abella melempar sebuah batu ke kaca di rumah tersebut. Seketika
Santi dan anak buah Adriano palsu pun panic dan langsung pergi keluar untuk
mengecek apa yang terjadi. Saat Santi dan anak buah Adriano pergi mengecek
suara lemparan batu tersebut, Abella segera masuk untuk menyelamatkan Ayu.
Abella segera membawa Ayu pergi
dari rumah kosong tersebut, Abella memakai topi, kacamata hitam sekaligus
masker agar tidak ada yang mengetahuinya.
“Kamu siapa?” Tanya Ayu.
“Kamu mau pergi atau berakhir
disini?” Tanya Abella.
“Tolong selamatkan saya.” Kata Ayu.
Akhirnya mereka berdua berhasil
kabur dan langsung berlari kedalam mobil Abella.
“Cepat masuk.” Kata Abella.
“Mbak Abella.” Kata Ayu sambil
menangis.
“Diam, jangan berisik. Kita harus
segera pergi dari sini.” Kata Abella.
“Baik mbak, tunggu sebentar. Lebih
baik kita ganti plat nomor mobil mbak Abella terlebih dahulu, aku takut mereka
mengetahuinya.” Kata Ayu.
“Kamu pikir aku bodoh? Aku menyewa
mobil ini di persewaan mobil, jadi mereka tidak akan tau.” Kata Abella.
“Syukurlah kalau begitu mbak, ayo
cepat kita pergi dari sini mbak.” Kata Ayu.
Saat Abella akan mengemudi,
tiba-tiba Santi dan anak buah Adriano palsu menghadang mereka. Abella dan Ayu
pun sangat ketakutan.
__ADS_1