
Hari sidang perceraian Abela dan Adriano.
Abela mendapat panggilan dari pengacaranya.
“Hallo, ada apa? Aku sebentar lagi akan menuju kesana.” Kata Abela.
“Adriano telah mencabut gugatan tersebut.” Kata pengacara Abela.
“Apa? Kenapa bisa terjadi sih?” Kata Abela sangat marah.
“Ada apa sayang?” Tanya Antika.
“Adriano ma, dia mencabut gugatan itu. Apa sih mau dia sebenarnya, aku benar-benar kesal dengannya. Dia sama saja mempermainkan aku ma.” Kata Abela.
“Lebih baik temui dia sekarang dan tanyakan kenapa dia melakukan ini kepadamu.” Kata Antika.
“Baiklah, aku titip Darel ya ma.” Kata Abela.
“Iya, jangan khawatir.” Kata Antika.
Akhirnya Abela menemui Adriano di rumahnya.
“Mas cepat buka pintunya, aku tau pasti kamu ada didalam rumah kan?” Teriak Abela.
Tiba-tiba Adriano membuka pintu rumahnya.
“Kenapa kamu mencabut gugatan itu?” Tanya Abela.
“Aku tidak bisa melakukan ini, aku tidak kita berpisah lalu kamu menikah dengan Nando.” Kata Adriano.
__ADS_1
“Apa kamu bilang? Menikah dengan Nando? Jangan bicara sembarangan mas.” Kata Abela.
“Darel sepertinya sangat menyukai Nando, aku tidak akan ikut campur dengan urusanmu dan kamu juga tidak perlu ikut campur dengan urusanku. Aku tidak bisa melihatmu bahagia bersama Nando.” Kata Adriano.
“Apa? Lagipula siapa yang akan menikah dengan Nando? Aku dan dia tidak ada hubungan apapun, tidak seperti kamu yang memiliki hubungan dengan wanita lain di belakangku.” Kata Abela.
“Wanita itu sangat menginginkanmu dan kamu juga sering menemuinya kan. Aku ingin kita berpisah, aku tidak bisa hidup bersama lagi denganmu.” Kata Abela.
“Kita tetap berstatus sebagai pasangan suami istri secara sah, tapi kita akan menjalani hidup kita masing-masing. Kamu juga tidak bisa melarangku menemui Ariana dan kamu juga bisa menemui Nando sesukamu tapi karena kita berstatus suami istri jadi dia tidak akan bisa menikahimu.” Kata Adriano.
“Apa sih mau kamu mas? Kenapa kamu mempersulit hidupku?” Tanya Abela.
“Aku melakukan ini demi Darel, dia membutuhkan orang tuanya dan kita sebagai orang tua harus memberikan contoh yang baik untuknya.” Kata Adriano.
“Apa? Contoh yang baik? Justru kamu memberi contoh yang buruk bagi Darel. Untuk apa kita mempertahankan hubungan ini, aku bahkan sudah tidak bisa lagi menerimamu dan hidup bersamamu seperti dulu lagi.” Kata Abela.
“Pasti karena Nando kan?” Tanya Adriano.
Tiba-tiba Adriano memberikan beberapa foto Abela bersama Nando.
“Lalu apa ini semua? Kamu dan dia saling berpelukan dan selalu bersama. Memang dia jauh lebih kaya, lebih muda dan jauh di atasku.” Kata Adriano.
“Aku menangis karena hatiku sangat sakit dan kebetulan aku sedang bersamanya, aku selama ini banyak meminta bantuan darinya.” Kata Abela.
“Kenapa kamu tidak meminta bantuan dariku? Aku suamimu.” Kata Adriano.
“Karena karena karena ketika aku ingin meminta bantuanmu, kamu sedang tidak bersamaku dan kamu menemui wanita itu. Apa kurangnya aku sehingga kamu lebih tertarik dengan janda itu?” Tanya Abela.
“Karena aku kasihan dengannya, hidupnya menderita. Dia kehilangan kedua orang tuanya, suami dan juga anaknya.” Kata Adriano.
__ADS_1
“Kasihan? Memangnya kamu tidak kasihan juga denganku?” Tanya Abela.
“Hidupmu jauh lebih beruntung dari pada dia. Kamu punya segalanya.” Kata Adriano.
“Kamu memang tidak tau apa-apa tentangku mas, akhir-akhir ini bahkan kamu tidak pernah bertanya padaku, apa yang terjadi denganku, apakah aku baik-baik saja, kamu tidak pernah bertanya padaku. Aku butuh seseorang untuk sekedar teman curhat, tapi kamu sangat sibuk dan setiap kali aku ingin bercerita kamu seperti kelelahan dan tidak ada waktu untukku. Aku sering menangis saat di kantor dan kebetulan Nando mengetahuinya sehingga aku banyak bercerita dengannya. Tapi setidaknya aku masih tau batasan mas, aku tidak melebihi batas, aku masih menjaga diriku sebagai istrimu.” Kata Abela tiba-tiba menangis, lalu dia segera mengusap air matanya.
“Seharusnya kamu bercerita kepadaku.” Kata Adriano.
“Saat aku akan bercerita kepadamu, aku mengetahui bahwa kamu memiliki hubungan dengan wanita itu, hatiku sangat sakit mas, oleh karena itu aku tidak bisa hidup menderita lagi mas, aku hanya ingin fokus dengan hidupku dan anakku. Aku mohon lebih baik kita berpisah saja demi kebaikan kita berdua.” Kata Abela.
“Tidak bisa, aku tidak akan melepaskanmu dan bahagia dengan Nando. Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi.” Kata Adriano.
“Lalu apa rencanamu? Kamu akan tetap bersama dengan wanita itu?” Tanya Abela.
“Aku ingin mengakhirinya tapi aku tidak bisa.” Kata Adriano.
“Kamu mencintainya?” Tanya Abela.
“Maafkan aku.” Kata Adriano.
“Aku akan melepaskanmu dan merelakanmu jadi tolong ceraikan aku.” Kata Abela.
“Aku juga tidak bisa kehilangan ibu dari anakku.” Kata Adriano.
“Apa? Kamu sangat jahat mas.” Kata Abela.
“Tolong beri aku waktu dan tolong mengertilah posisiku.” Kata Adriano.
“Aku sangat muak denganmu, kenapa harus aku? Kenapa harus aku yang sakit hati?” Kata Abela.
__ADS_1
“Aku juga sakit hati, aku butuh waktu untuk memutuskan masalah ini.” Kata Adriano.
“Kesabaranku juga ada batasnya.” Kata Abela, lalu dia pergi dengan menangis.