Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 32


__ADS_3

Dihotel.


Abella kepikiran


dengan perkataan suaminya dan juga rencananya untuk berpisah. Dia bingung apa


yang harus dia katakan kepada kakek dan neneknya.


Tiba-tiba ada


yang mengetuk pintu kamar Abella.


“Ada apa Mel?”


Tanya Abella.


“Kamu kenapa kok


murung sekali? Ada masalah ya?” Tanya Melisa.


“Tidak ada


apa-apa kok. Kamu mau mengajakku keluar ya?” Tanya Abella.


“Ada yang ingin


aku bicarakan padamu.” Kata Melisa.


“Jangan-jangan


dia mengetahui hubunganku dengan mas Adriano.” Kata Abella dalam hati.


“Didalam kamar


atau diluar?” Tanya Abella.


“Diluar saja.”


Kata Melisa.


“Berdua saja?


Atau sama Jesica juga?” Tanya Abella.


“Berdua saja,


ayo ikut aku.” Kata Melisa.


**


Di sebuah kafe.


“Kamu mau bicara


apa sih denganku kok sepertinya sangat rahasia.” Kata Abella.


“Lihat foto ini,


apakah kamu mengetahuinya?” Tanya Melisa sambil menunjukkan foto Dava sedang

__ADS_1


bersama seorang wanita berhijab.


“Siapa wanita


ini? Kenapa mereka berfoto berdua? Ini keluarga besar Dava lalu apakah ini


keluarga besar wanita itu? Dia siapa Mel?” Tanya Abella. Dia sangat syok


melihat foto tersebut.


“Wanita ini


berteman dengan sepupuku di social media, aku tidak sengaja melihat postingan


foto ini di social media sepupuku. Mungkinkah wanita ini dan Dava dijodohkan?


Apakah kamu sama sekali tidak mengetahuinya?” Tanya Melisa.


“Aku sama sekali


tidak mengetahuinya Mel, tidak mungkin Dava melakukan ini padaku padahal baru


saja dia mengirim pesan padaku untuk menanyakan keadaanku disini. Aku tidak mau


berpisah darinya Mel. Mel tolong aku.” Kata Abella.


“Tenang dulu,


siapa tau dia hanyalah teman biasa saja.” Kata Melisa sambil menghibur Abella.


“Jika mereka


bertatapan. Aku harus bertanya pada Dava tentang masalah ini.” Kata Abella.


“Kamu harus


tenang dulu, selesaikan masalahmu setibanya di Jakarta. Sekarang lebih baik


kamu tenang sambil liburan disini agar pikiranmu kembali fresh.” Kata Melisa.


“Bagaimana aku


bisa tenang melihat mereka asyik berdua, aku harus kembali ke Jakarta secepatnya.


Aku mau memesan tiket pesawat hari ini juga.” Kata Abella.


“Jangan,


lagipula mana ada penerbangan tengah hari begini. Aku akan pesankan tiket besok


pagi. Sekarang kamu tenang dulu, lebih baik kita kembali ke hotel lalu kamu


istirahat.” Kata Melisa.


“Dia benar-benar


tega melakukan ini padaku, aku sama sekali tidak rela melihat Dava bersama


wanita itu.” Kata Abella.

__ADS_1


“Aku tau


bagaimana perasaanmu tapi tolong tenanglah, masalah tidak akan selesai jika


kamu dalam keadaan marah seperti ini.” Kata Melisa.


“Tapi dia


menyembunyikannya dariku.” Kata Abella.


“Sekarang kita


kembali ke hotel saja ya, besok pagi aku akan mengantarkanmu ke hotel.” Kata


Melisa.


Kemudian mereka


berdua kembali ke penginapan, Melisa tidur dikamar Abella karena dia khawatir


dengan keadaannya.


**


Keesokan


paginya, Abella sudah di bandara.


“Kamu yakin akan


kembali sekarang?” Tanya Melisa.


“Yakin, aku


harus menanyakannya pada Dava dan meminta penjelasan, kalau perlu dia harus


berpisah dari wanita pelakor itu.” Kata Abella.


“Kabari aku ya


begitu kamu tiba di Jakarta.” Kata Melisa.


“Baiklah, maaf


ya aku tidak bisa ikut berlibur denganmu. Tolong sampaikan maafku kepada Jesica


juga ya Mel.” Kata Abella.


“Iya tenang


saja, aku yakin Jesica juga pasti akan mengertimu kok. Hati-hati ya, jangan


lupa kabari aku saat tiba di Jakarta.” Kata Melisa.


“Baiklah, aku


pergi dulu ya Mel. Terima kasih kamu telah memberitahuku.” Kata Abella sambil


memeluk Melisa.

__ADS_1


__ADS_2