Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
The Secret Episode 17


__ADS_3

Tiara tiba di Korea.


Kemudian dia segera menuju ke tempat sekolah putrinya. Dia dijemput oleh supir suruhan suaminya. Setibanya di sekolah putrinya, Tiara segera turun lalu segera menghampiri putrinya.


“Kevia.” Panggil Tiara.


“Mama.” Teriak Kevia lalu dia segera berlari ke pulukan ibunya dan dia memeluknya.


“Bagaimana kabar kamu sayang? Mama sangat merindukanmu nak.” Kata Tiara.


“Aku juga rindu sama mama.” Kata Kevia.


“Sekarang mama dan papa akan tinggal disini sayang jadi kita setiap hari akan bertemu.” Kata Tiara.


“Yeeeee akhirnya, lalu bagaimana dengan asramaku ma?” Tanya Kevia.


“Kita tinggal satu rumah lah sayang, kan mama sama papa akan tinggal disini.” Kata Tiara.


“Tapi kan nenek menyuruhku untuk tinggal di asrama ma.” Kata Kevia.


“Jangan khawatir, nanti mama akan bicara dengan sekolahmu ya.” Kata Tiara.


“Iya ma, ma aku lapar.” Kata Kevia.


“Kita makan bersama yuk.” Kata Tiara.


“Tapi papa kemana ma?” Tanya Kevia.

__ADS_1


“Papa akan menyusul, papa sengaja menyuruh mama untuk kesini dulu karena papa masih ada urusan kerja di Indonesia.” Kata Tiara.


“Iya ma, kita mau makan apa ma?” Tanya Kevia.


Tiba-tiba kepala bagian asrama datang menghampiri Tiara dan Kevia, sebut saja dia Cha Yuri.


“Maaf, anda dengan siapa ya?” Tanya Yuri.


“Saya Tiara, ibunya Kevia.” Kata Tiara.


“Oh iya, saya Yuri selaku kepala asrama yayasan Chung An.” Kata Yuri.


“Oh iya bu, saya ingin mengajak anak saya tinggal dengan saya karena saya dan suami saya akan tinggal disini jadi anak saya tidak perlu tinggal di asrama.” Kata Tiara.


“Maaf tidak bisa, wali Kevia adalah ibu Anggita jadi hanya dia yang bisa memutuskannya.” Kata Yuri.


“Baiklah, saya mengerti. Saya akan bicara dengan bu Anggita, tapi saya minta ijin untuk makan bersama Kevia.” Kata Tiara.


“Baik, tapi nanti jam 4 dia harus sudah tiba di sekolah.” Kata Yuri.


“Iya, terima kasih sebelumnya.” Kata Tiara, lalu dia segera mengajak putrinya ke restoran terdekat untuk makan bersama.


 


 


**

__ADS_1


Setibanya di restoran.


Tiara memesan banyak makanan untuk putrinya.


“Makanannya banyak sekali ma.” Kata Kevia.


“Iya, kamu makan yang banyak ya sayang.” Kata Tiara.


“Aku akan makan secukupnya ma, karena nenek melarangku makan terlalu banyak karena bisa membuatku gendut, dan nenek sangat membencinya. Nenek bilang kita harus menjaga badan kita ma.” Kata Kevia.


“Kamu makanlah dulu ya, mama mau menelfon nenek sebentar ya.” Kata Tiara.


“Iya ma.” Jawab Kevia.


Selagi Kevia menikmati makanannya, Tiara menelfon ibu mertuanya.


“Hallo bu, saya sudah tiba di Korea bu dan sekarang sedang makan bersama Kevia.” Kata Tiara.


“Jangan terlalu lama dengannya, dia harus belajar dan mengikuti les bahasa Inggris dan bahasa Korea, jangan mengganggunya karena jadwal dia padat.” Kata Anggita.


“Aku hanya makan bersamanya bu, setelah itu aku harus mengantarnya ke asrama. Bu bisakah Kevia tinggal bersama saya saja? Lagipula saya dan mas Daniel kan sekarang akan tinggal disini bu.” Kata Anggita.


“Siapa bilang Daniel akan tinggal disana? Dia akan pergi ke Singapore untuk urusan kerjaan, kamu tinggal saja disana, ibu akan mengijinkan Kevia tinggal bersamamu asalkan kamu bisa mengurus Kevia dengan baik. Tapi jangan pernah ganggu Daniel selama dia ada di Singapore.” Kata Anggita.


“Tapi kenapa mas Daniel tidak bilang apa-apa kepada saya bu? Dia bilang akan menyusul saya kesini bu.” Kata Tiara.


“Nanti juga pasti Daniel akan memberitahumu, jaga Kevia dengan baik. Jika kamu gagal menjaga dia dengan baik, aku akan pastikan kamu tidak akan pernah bisa bertemu dengannya lagi.” Kata Anggita lalu menutup telfon.

__ADS_1


“Astaga kejam sekali nenek sihir ini, bisa-bisanya dia mengatur kehidupanku bahkan mas Daniel tidak memberitahuku apapun.” Kata Tiara dalam hati.


__ADS_2