Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 72


__ADS_3

Adriano sangat yakin bahwa ini


semua adalah ulah Marisa.


“Dia sangat berani dan tega,


bagaimana mungkin dia mengurung Abella di kamar mandi dan mematikan ponselnya. Aku


harus memberi peringatan kembali kepadanya.” Kata Adriano dalam hati.


“Mas, bagaimana bisa aku terkunci


didalam kamar mandi ya? Padahal saat aku masuk tidak ada tulisan sedang rusak


kok.” Kata Abella sangat heran.


“Sudahlah jangan dipikirkan, lain


kali kamu harus lebih berhati-hati dan selalu bawa ponselmu. Jangan ditaruh disamping


wastafel seperti tadi.” Kata Adriano.


“Iya mas, aku lupa. Jangan-jangan


ada orang yang sengaja mengunciku dari luar. Wah kurang ajar sekali ya.” Kata Abella.


“Sudahlah jangan dipikirkan, yang


penting kamu baik-baik saja.” Kata Adriano.


“Apa kamu bilang? Aku baik-baik


saja? Aku sangat ketakutan didalam mas karena lampunya mati, kamu enteng banget


ya kalau bicara.” Gerutu Abella.


“Masih untung aku bisa


menemukanmu dan menolongmu, bagaimana jika aku tidak bisa menemukanmu? Kamu pasti


akan bermalam didalam kamar mandi.” Kata Adriano.


“Oh jangan-jangan kamu yang


mengunciku dari luar mas karena kamu kesal denganku gara-gara tidak bisa


bercinta denganku. Ngaku saja deh mas.” Kata Abella.


“Hei kalau aku sengaja menguncimu


dari luar, untuk apa aku mencarimu dan menolongmu. Lebih baik aku tinggal saja


tadi.” Kata Adriano.


“Dasar pendendam.” Kata Abella.


“Dasar tidak tau terima kasih dan


tukang nuduh sembarangan.” Kata Adriano.


Setibanya di penginapan.


“Cepat turun, kita sudah sampai.”

__ADS_1


Kata Adriano.


“Mas, tolong bantu bawakan


barangku dong.” Kata Abella.


“Kamu masih punya tangan kan? Bawa


saja sendiri.” Gerutu Adriano.


“Hmmmm dasar menyebalkan.” Kata Abella


sangat kesal.


Setibanya dikamar, Abella segera


berganti pakaian tidur sedangkan Adriano asyik menonton tv dengan mengeraskan


volumenya.


“Aduh berisik sekali sih mas, kecilkan


dong volumenya.” Kata Abella.


“Hei suaramu jauh lebih berisik


daripada suara tv.” Kata Adriano.


“Percuma ya mas ngomong sama kamu


itu.” Gerutu Abella.


Abella berganti pakaian yang


nafsu.


“Hei kamu sengaja ya pakai baju


tipis seperti itu?” Tanya Adriano.


“Aduh serba salah ya, pakai ini


komentar pakai itu komentar. Dasar suami netizen.” Kata Abella.


“Percuma juga pakai baju seperti


itu, dasar wanita penggoda. Pasti sengaja kan pakai baju itu untuk menggodaku,


kalau suka bilang saja tidak usah gengsi.” Kata Adriano.


“Hei jangan terlalu percaya diri


deh kalau bicara, bukannya kamu yang jatuh cinta padaku. Pasti kamu nafsu kan


padaku gara-gara aku pakai baju ini? Ngaku saja deh tidak usah gengsi seperti


itu.” Kata Abella.


“Iya, memang benar aku nafsu. Sekarang


kamu harus bertanggungjawab.” Kata Adriano mendekati istrinya, Abella pun


berteriak.

__ADS_1


“Aaaaaaaa jangan macam-macam


kepadaku ya mas, aku akan menendangmu bahkan menamparmu jika mendekati aku.” Ancam


Abella.


“Kamu kira aku takut dengan


ancamanmu? Justru aku semakin mendekatimu.” Kata Adriano semakin mendekati


istrinya, bahkan dia mengarahkan wajahnya ke wajah istrinya sangat dekat hingga


hidung mereka saling menempel. Namun dasar Abella yang bar-bar, dia pun


menampar suaminya.


“Aduh sakit sekali pipiku.” Kata Adriano.


“Makanya jangan berani


macam-macam kepadaku.” Kata Abella. Adriano pun sangat kesal, sehingga dia


melampiaskannya kepada istrinya. Dia mendekati istrinya dan mengekang tangannya


agar tidak bisa bergerak.


“Lepaskan aku, mas jangan


macam-macam padaku.” Kata Abella ketakutan.


“Inilah akibatnya jika kamu tidak


menurutiku.” Kata Adriano.


Adriano mengarahkan istrinya ke


dinding dan memeluknya, dia bahkan berani mencium bibir istrinya padahal Abella


berusaha menolaknya.


“Ehm mmm mmm le lepas lepaskan


aku.” Kata Abella, namun Adriano tidak peduli lagi.


Adriano ******* habis bibir


mungil istrinya sehingga Abella hanya bisa pasrah.


“Enak kan? Mau lagi hahaha.” Goda


Adriano.


“Kamu jahat mas.” Rengek Abella.


 


 


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Jangan lupa baca juga kelanjutan cerita Menua Bersamamu dan Lavera Club.

__ADS_1


Salam sehat semuanya, terima kasih.


__ADS_2