
Abella tiba di
bandara, teman-temannya telah menunggunya di bandara.
“Maaf ya kalau
aku terlambat.” Kata Abella.
“Hmmm selalu
saja kamu seperti itu.” Kata Melisa.
“Ok lets go.”
Kata Jesica.
Tiba-tiba
Adriano berjalan di depan mereka dan sengaja agar mereka memanggilnya.
“Permisi.” Kata
Adriano. Abella pun kesal karena suaminya lewat didepannya dan teman-temannya.
“Aduh kenapa sih
dia harus lewat didepanku, pasti dia sengaja membuatku kesal.” Kata Abella
dalam hati.
“Tunggu
sebentar, anda pilot yang viral itu ya?” Tanya Melisa.
“Iya benar, wah
captain ganteng.” Kata Jesica.
“Kalian
apa-apaan sih, jangan bikin malu deh.” Kata Abella.
“Kalian mengenal
saya?” Tanya Adriano.
“Tentu saja pak
captain pilot ganteng dan baik hati.” Kata Melisa tersipu malu.
“Dasar
memalukan.” Gerutu Abella.
“Pak captain
boleh foto bareng tidak?” Tanya Jesica.
“Boleh ya pak
captain, please.” Kata Melisa.
“Tentu saja
boleh, kalian mau pergi kemana?” Tanya Adriano.
“Kita mau pergi
berlibur ke Bali pak captain.” Kata Melisa.
“Panggil saja
bapak atau mas juga boleh.” Kata Adriano.
“Hehe iya pak eh
iya mas.” Kata Melisa.
__ADS_1
“Bell cepat
ambil foto kami, yang bagus loh.” Kata Melisa.
“Enak saja, aku
tidak mau.” Kata Abella cemberut.
“Bagaimana kalau
kita foto selfie saja mas?” Tanya Jesica.
“Boleh, hanya
kita bertiga saja atau dengan temanmu itu?” Tanya Adriano.
“Kita bertiga
saja.” Kata Melisa.
Lalu mereka
bertiga mengambil foto bersama bahkan Adriano terlihat menggandeng pundak
Melisa dan Jesica.
“Apa-apaan dia,
kenapa pakai memeluk Melisa dan Jesica sih. Dasar om-om genit.” Kata Abella
dalam hati.
“Ayo kita pergi
sekarang.” Kata Abella.
“Tunggu
sebentar.” Jawab Melisa.
apa?” Tanya Adriano.
“Kita naik
pesawat A mas, ini tiket kita.” Kata Melisa sambil menunjukkan tiket miliknya.
“Wah kebetulan
saya pilot di penerbangan ini juga.” Kata Adriano.
“Wah senangnya.”
Kata Melisa.
“Asyik terbang
bersama mas captain ganteng.” Kata Jesica.
“Hehe, kalau
begitu saya pergi dulu ya.” Kata Adriano.
“Sampai jumpa di
pesawat yam as captain ganteng.” Teriak Melisa dan Jesica bersamaan.
“Kalian
benar-benar memalukan,” Kata Abella.
**
Didalam pesawat.
“Aku ingin
sekali pergi ke ruang pilotnya untuk bertemu dengan mas captain.” Kata Melisa.
__ADS_1
“Sepertinya
tidak boleh deh.” Kata Jesica.
“Sudahlah,
lagipula kalian kan tadi sudah berfoto bersama. Cepat pasang sabuk pengaman
kalian.” Kata Abella.
Lalu Melisa
bertanya kepada salah satu pramugari.
“Permisi, apakah
saya boleh masuk ke ruang pilot?” Tanya Melisa.
“Mohon maaf
tidak bisa, memangnya ada keperluan apa?” Tanya pramugari tersebut.
“Oh begitu ya,
baiklah kalau begitu.” Kata Melisa.
Setelah beberapa
menit kemudian, pesawat mereka pun take off menuju Bali.
Setibanya di
bandara Ngurai Rai, mereka segera menuju hotel.
“Tunggu
sebentar, aku mau ke toilet dulu.” Kata Abella.
“Aku tunggu di
ruang tunggu ya.” Kata Melisa.
“Jangan
lama-lama.” Kata Jesica.
Abella pergi ke
toilet namun dia ternyata pergi menemui suaminya. Suaminya sedang berbincang
dengan pramugari dan crew yang lainnya. Abella langsung menemui didepannya.
“Ada yang ingin
aku bicarakan denganmu.” Kata Abella.
“Dia siapa capt?
Apakah dia mengenalmu?” Tanya pramugari.
“Sebentar ya,
aku permisi dulu. Terima kasih untuk penerbangan hari ini ya.” Kata Adriano,
lalu dia pergi untuk berbicara berdua dengan istrinya. Kemudian Adriano pergi
untuk berbicara dengan istrinya.
Info :
Yang sering komen lanjut lanjut thor, yuk jangan lupa di like juga ya biar author makin semangat buat update cerita, terima kasih.
__ADS_1