
Setelah selesai berkuda, Adriano mengajak Darel makan bersama di restoran dekat tempat berkuda.
“Bagaimana perasaan Darel hari ini?” Tanya Adriano.
“Aku sangat senang pa, lain kali kita kesini lagi ya pa tapi jangan ajak mama, cukup kita berdua saja.” Kata Darel.
“Loh memangnya kenapa kalau mengajak mama?” Tanya Adriano.
“Mama kan takut dengan kuda pasti dia akan menyuruhku turun dari kuda padahal kalau berkuda itu terlihat sangat keren.” Kata Darel.
“Hahahaha kamu bisa saja, mama bukan takut tapi memang dia tidak menyukainya.” Kata Adriano.
“Mama lebih suka pergi ke mall lalu berbelanja.” Kata Darel.
“Hahahaha mama berbelanja juga tidak semuanya untuk mama sendiri tapi kan juga untuk kebutuhan papa dan juga Darel. Mama lebih menyukai olahraga golf sedangkan papa lebih suka berkuda, mama pernah mengajak papa untuk bermain golf bersama tapi papa tidak mau karena papa tidak menyukainya, sama halnya dengan berkuda.” Kata Adriano.
“Lalu olahraga apa yang bisa kita lakukan bersama mama pa?” Tanya Darel.
“Bagaimana jika berenang? Atau naik kapal pesiar bersama?” Tanya Adriano.
“Kalau naik kapal pesiar berarti kita pergi berlibur pa. Aku ingin berolahraga bersama mama dan papa, mama bilang kita harus sering berolahraga agar lebih awet muda.” Kata Darel.
“Baiklah, nanti papa akan mengajak mama untuk berenang. Bagaimana? Menurutmu mama mau tidak ya?” Tanya Adriano.
__ADS_1
“Aku akan memaksanya pa. Serahkan padaku.” Kata Darel.
“Hahahaha baiklah, harus berhasil ya. Ayo kita makan dulu, setelah ini kita kembali pulang. Mama sudah merindukan kita berdua.” Kata Adriano.
“Sebelum pulang, aku ingin membeli es krim untuk mama pa.” Kata Darel.
“Baiklah, lalu papa akan membeli buket bunga untuk mama. Bagaimana? Apakah papa adalah suami yang sempurna untuk mama?” Tanya Adriano.
“Papa benar-benar seperti anak muda ya, papa tau selera mama seperti apa. Papa sangat sempurna untuk mama.” Kata Darel.
“Hahahaha kamu benar-benar membuat papa tertawa dari tadi ya. Meskipun usia papa dan mama cukup jauh, tapi papa tidak ingin dibilang tua, papa harus banyak melakukan perawatan agar terlihat lebih muda.” Kata Adriano.
“Bukankah mama selalu merawat papa dengan baik.” Kata Darel.
“Mama kamu benar-benar luar biasa dalam merawat kita berdua sayang, Darel harus selalu sayang dan menjaga mama dan papa ya sampai kapanpun.” Kata Adriano.
**
Setibanya dirumah.
“Taraaaaa.” Kata Darel dan Adriano.
“Astaga, kalian berdua romantis sekali. Ini untuk mama?” Tanya Abela.
__ADS_1
“Bunga ini yang memilih Darel loh, kalau es krim nya aku yang memilihnya untukmu. Kamu menyukainya kan?” Tanya Adriano.
“Terima kasih ya.” Kata Abela sambil memeluk Darel.
“Peluk aku juga dong sayang.” Kata Adriano.
“Apa-apaan sih kamu, kan ada Darel.” Bisik Abela.
“Ciye mama dan papa tersipu malu hahaha.” Goda Darel.
“Cepat ganti baju dulu, nanti kita makan es krim nya bersama-sama ya, mama siapkan dulu.” Kata Abela.
Selagi Abela menyiapkan es krim, dia juga sambil menata bunga kedalam vas lalu meletakkannya di dalam kamar.
“Kenapa ditaruh didalam kamar? Kenapa tidak ditaruh di ruang tamu?” Tanya Adriano.
“Lebih bagus ditaruh didalam kamar, agar aku bisa mencium aromanya.” Kata Abela.
“Lebih wangi aromaku loh.” Goda Adriano.
“Astaga, jangan memelukku. Kamu kan belum mandi, cepat bersihkan badanmu.” Kata Abela.
“Iya iya.” Kata Adriano.
__ADS_1
“Aku tunggu di meja makan ya.” Kata Abela.
“Iya sayang.” Kata Adriano.