
Abela mengalami kelelahan, selain itu akibat banyaknya masalah yang dia pikirkan sehingga seringkali dia tidak makan dan tidak tidur sehingga dia jatuh sakit. Tidak lama kemudian datanglah Adriano bersama anaknya.
“Pergi dari sini, ini urusanku dan dia masih istriku.” Kata Adriano.
“Bagaimana aku bisa percaya, bisa saja saat aku pergi lalu kamu akan menyakitinya kembali. Aku akan pergi setelah dia sadar.” Kata Nando.
“Om Nando? Apa kabar? Terima kasih telah menjaga ibuku.” Kata Darel.
“Sama-sama Darel, tolong jaga ibumu dengan baik ya.” Kata Nando.
“Tentu saja.” Kata Darel.
Tidak lama kemudian, Abela sadar namun dia tidak bicara sepatah katapun. Tentu saja Nando, Adriano maupun Darel sangat khawatir dan cemas dengan keadaan Abela.
“Mama kenapa diam saja? Mama jangan seperti ini.” Kata Darel sambil memeluk ibunya sambil menangis. Abela menatap anaknya sambil menangis.
Nando memanggil dokter untuk mengecek keadaan Abela. Dokter bilang bahwa pasien mengalami syok berat sehingga mengalami gangguan terutama dalam berbicara.
“Apakah pasien bisa sembuh dan kembali seperti semula dok?” Tanya Nando.
“Tentu saja, tapi yang paling utama adalah dari diri pasien sendiri. Intinya dia tidak boleh stres dan tidak boleh berpikir yang berlebihan atau berpikir terlalu berat. Kami juga akan selalu memantau kondisi pasien dan melakukan terapi agar pasien bisa sembuh dan kembali seperti semula.” Kata dokter.
“Terima kasih banyak dokter, mohon bantuannya.” Kata Nando.
“Tentu saja, bapak dan keluarga juga telah memberikan banyak sumbangan kepada rumah sakit kami.” Kata dokter.
“Jangan sampai ada yang mengetahui bahwa aku pasien vvip disini.” Bisik Nando.
__ADS_1
Adriano sempat mendengar pembicaraan dokter tentang penyakit istrinya.
“Ini semua karenamu, sekarang cepat pergi dari sini.” Kata Adriano.
“Aku akan pergi setelah berpamitan kepada Abela sendiri.” Kata Nando.
Nando pun menghampiri dan mendekati Abela.
“Cepatlah sembuh dan semoga keputusanmu adalah keputusan yang terbaik untukmu dan anakmu. Cepatlah pulih karena anakmu membutuhkanmu.” Kata Nando, Abela hanya bisa menangis sambil menunduk untuk mengucapkan terima kasih.
“Terima kasih banyak om Nando atas bantuannya.” Kata Darel.
“Jaga ibumu ya.” Kata Nando.
Kemudian Nando keluar kamar sehingga Abela dijaga oleh suami dan anaknya.
“Mama cepat sembuh ya.” Kata Darel sambil menggenggam tangan ibunya.
“Aku tidak mau pulang pa, aku mau menjaga mama.” Kata Darel.
“Ma aku boleh kan menginap disini untuk menjaga mama?” Tanya Darel namun Abela hanya tersenyum kepada anaknya.
Tiba-tiba nenek Abela datang.
“Apa yang terjadi dengan Abela? Kenapa dia bisa masuk rumah sakit?” Tanya nenek Abela kepada Adriano.
“Dia pingsan nek, dan dia mengalami syok berat sehingga ada gangguan dalam bicara. Dari tadi dia tidak mengatakan apapun dan tidak bicara apapun.” Kata Adriano.
__ADS_1
“Apa? Abela sayang cepatlah sembuh nak.” Kata nenek Abela langsung memeluk Abela.
“Mana yang sakit? Siapa yang menyakitimu sayang? Cepat katakan kepada nenek.” Kata nenek Abela, namun Abela hanya terdiam sambil meneteskan air matanya.
“Nek aku minta tolong ya untuk sementara Darel tinggal dirumah nenek saja.” Kata Adriano.
“Jangan khawatir, Darel ikut nenek saja untuk sementara. Kenapa kamu memilih rumah sakit yang sama dengan Antika?” Tanya nenek Abela.
“Aku mencari rumah sakit terdekat nek.” Kata Adriano.
“Awasi dia dan jangan sampai Abela menemui ibunya. Nenek pulang dulu ya sambil membawa Darel dan jaga istrimu.” Kata nenek Abela.
“Baik nek.” Kata Adriano.
Setelah nenek dan anaknya pulang, Abela bangun dan berjalan menuju kamar ibunya.
“Kamu mau kemana? Biar aku bantu. Kamu mau menemui ibumu ya?” Tanya Adriano sambil membantu istrinya berjalan namun Abela menyingkirkan tangan suaminya.
“Jadi kamu masih marah denganku? Anggaplah aku tidak mengatakan hal tadi dan aku minta maaf kepadamu dengan tulus. Kita mulai semuanya dari awal ya sayang.” Kata Adriano. Namun Abela tidak memperdulikan ucapan suaminya. Dia pun berjalan menghampiri kamar ibunya. Ibunya tertidur dengan sangat nyenyak, Abela mendekati ibunya dengan perasaan bahagia dan bisa tersenyum kembali.
“Mama terima kasih banyak.” Kata Abela dalam hati.
Pengumuman :
Hai semuanya, hari minggu libur dulu ya.
__ADS_1
Ketemu lagi hari senin.
Happy weekend guys