
Darel kini
berusia 8 tahun, dia duduk dibangku SD kelas 3. Setiap harinya Darel pergi ke
sekolah diantar ibunya ataupun ayahnya. Abela kini sibuk bekerja sebagai DJ
radio atau biasa disebut juga dengan penyiar di salah satu stasiun radio yang
cukup terkenal. Awalnya suaminya melarang Abela bekerja namun karena Abela
memaksa akhirnya Adriano mengijinkannya, Adriano mengijinkan istrinya bekerja
sebagai penyiar radio karena temannya bekerja sebagai produser di stasiun radio
tersebut.
“Hari ini aku
pulang malam, nanti jemput Darel di sekolahnya ya.” Kata Abela.
“Jangan sering
pulang malam, jangan terlalu terforsir waktumu, ingat Darel butuh kamu sayang.
Ya akhir-akhir ini untungnya jadwal penerbanganku tidak sebanyak dulu jadi aku
sering dirumah, bagaimana jika aku dan kamu sama-sama sibuk bekerja lalu Darel
tidak terurus dengan baik? Dia masih kecil dan dia butuh orang tuanya.” Kata
Adriano.
“Darel sudah
besar, aku mengajarkan kepadanya untuk lebih mandiri, lagipula dia selalu
meminta ijin kemanapun dia akan pergi. Jika aku atau kamu tidak bisa
menjemputnya, dia tau apa yang harus dia lakukan. Dia akan menelfon nenekku
untuk menjemputnya atau memesankan ojek online sehingga dia akan terpantau.”
Kata Abela.
“Kamu selalu
punya berbagai alasan ya.” Kata Adriano.
“Hehe, aku
berangkat sekarang ya. Oh iya nanti produserku atau temanmu itu mau mengajakku
dan teman-teman lain untuk makan malam.” Kata Abela sambil mengganti pakaian
didepan suaminya. Namun Adriano hanya diam saja melongo melihat istrinya.
“Kenapa diam
__ADS_1
saja? Fokus dong sayang.” Kata Abela.
“Biar aku
antar jemput kamu saja hari ini.” Kata Adriano.
“Loh kenapa
memangnya? Tumben sekali kamu bisa mengantarku?” Tanya Abela.
“Aku khawatir
nanti kamu bukannya malah pulang kerumah tapi malah ke tempat lain.” Kata
Adriano.
“Astaga tentu
saja tidak, baiklah sepertinya lebih enak jika suamiku yang mengantarku
bekerja.” Kata Abela.
“Kamu masak
apa hari ini?” Tanya Adriano.
“Hari ini aku
masak steak, karena aku buru-buru jadi aku hanya memasak steak saja.” Kata Abela.
nanti sepertinya akan pergi berenang setelah itu mau pergi ke club golf.” Kata
Adriano.
“Jadi kamu
mulai menekuni hobi mahalmu itu?” Tanya Abela.
“Tidak apa-apa
kan?” Tanya Adriano.
“Tentu saja,
tapi kenapa kamu tidak pernah mengajakku kesana? Aku kan juga ingin bisa
bermain golf disana mas.” Kata Abela.
“Kita kesana
saat hari libur saja agar Darel juga bisa ikut.” Kata Adriano.
“Baiklah kalau
begitu mas.” Kata Abela.
**
__ADS_1
Adriano
mengantar istrinya bekerja dan anaknya ke sekolah.
“Darel, nanti
mama dan papa tidak bisa menjemputmu pulang sekolah. Kamu tau kan apa yang
harus kamu lakukan?” Tanya Abela.
“Tentu saja,
aku akan menelfon eyang untuk menjemputku.” Kata Darel.
“Pintar
sekali.” Kata Abela.
“Kasihan nenek
jika harus menjemput Darel, apalagi nenek juga sudah tua.” Kata Adriano.
“Nenekku tidak
keberatan, lagipula kamu juga tidak percaya jika ada orang lain yang mengurus
Darel kan?” Tanya Abela.
“Baiklah, kamu
istriku yang sangat pandai. Kamu pandai mengurus rumah, suami dan anakmu lalu pandai
mencari uang juga.” Puji Adriano.
“Tentu saja,
kamu bersyukur memiliki istri sepertiku.” Kata Abela.
“Tentu saja,
kamu juga bersyukur memiliki suami sepertiku, meskipun kita terpaut usia yang
cukup jauh tapi lihatlah penampilanku bahkan seperti anak muda.” Kata Adriano.
“Karena aku
pandai mengurusmu dan memperlakukanmu dengan baik.” Kata Abela.
Setibanya ditempat kerja, Abela segera turun.
"Aku berangkat dulu ya." Kata Abela sambil tersenyum lebar melihat suami dan anaknya.
~~
Novel Terpaut Usia 15 Tahun Season 2 akan update satu minggu 3 kali (hari bisa berubah tergantung mood author). Sekali update sebanyak 2 episode. Terima kasih dan selamat membaca.
__ADS_1