Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
The Secret Episode 28


__ADS_3

Tiara memberanikan diri untuk bilang kepada suaminya bahwa dirinya sedang hamil, dan ternyata suaminya sangat bahagia mendengar kabar bahagia tersebut namun suaminya belum bisa menghampiri istrinya karena alasan pekerjaan.


Setelah beberapa hari, Anggita datang ke Korea untuk menemui cucunya. Tiara mejemput Anggita di bandara. Setibanya di bandara.


“Selamat datang bu, bagaimana perjalanan ibu hari ini? Pasti sangat melelahkan ya bu.” Kata Tiara.


“Daripada kamu banyak bicara cepat bawakan koper ibu dan antarkan ibu ke hotel.” Kata Anggita.


“Ah iya bu, loh ibu mau menginap di hotel ya bu? Tiara pikir ibu akan menginap dirumah bu.” Kata Tiara.


“Jadi kamu belum memesankan hotel untukku? Dasar menantu tidak tau diri.” Kata Anggita.


“Saya akan pesankan hotel bu, saya bawakan dulu kopernya bu.” Kata Tiara.


Setibanya di hotel.


“Silahkan istirahat bu, saya kembali pulang dulu ya bu.” Kata Tiara.


“Kamu disini saja, pesan kamar satu lagi untukmu.” Kata Anggita.


“Baik bu.” Kata Tiara.


“Duduklah, ibu mau bicara denganmu.” Kata Anggita.


“Ada apa bu memangnya?” Tanya Tiara.

__ADS_1


“Anak yang kamu kandung itu apa benar anak Daniel? Kalian kan lama tidak bertemu tiba-tiba kamu hamil, wajar kalau aku bertanya seperti ini kepadamu kan.” Kata Anggita.


“Jadi ibu menuduhku kalau anak ini bukanlah anaknya mas Daniel. Kenapa ibu tega bicara seperti itu kepadaku.” Kata Tiara.


“Buktikan kepadaku kalau memang benar itu anak Daniel.” Kata Anggita.


“Aku akan buktikan saat anak ini sudah lahir, pantas saja mas Daniel tidak betah dengan omelan ibu karena memang ibu sangat menyebalkan.” Kata Tiara lalu dia pergi begitu saja.


“Dasar menantu kurang ajar dan tidak tau diri.” Teriak Anggita.


**


Keesokan harinya, Anggita pergi ke sekolahnya Kevia.


“Nenek.” Kata Kevia lalu memeluk Anggita.


“Kevia gimana kabarnya?” Tanya Anggita.


“Kabarku baik nek, Kevia merindukan nenek.” Kata Kevia.


“Makan dulu yuk sama nenek.” Ajak Anggita.


“Tapi Kevia harus bilang dulu ke ibu asrama.” Kata Kevia.


“Nenek sudah meminta ijin kok.” Kata Anggita.

__ADS_1


Akhirnya Anggita membawa Kevia pergi makan siang bersama.


“Bagaimana sekolah disini? Enak kan? Kevia senang kan sekolah disini?” Tanya Anggita.


“Senang sekali nek, aku punya banyak teman dari berbagai tempat dan berbagai negara.” Kata Kevia.


“Benarkah? Tuh kan berarti keputusan nenek untuk menyekolahkan kamu disini itu memang sangat tepat. Mama kamu sering menghampiri kamu tidak? Kamu mau punya adik? Kamu senang tidak punya adik?” Tanya Anggita.


“Akhir-akhir ini mama jarang kesini nek katanya perutnya mama sakit.” Kata Kevia.


“Benarkah?” Tanya Anggita.


“Hmmmm jangan-jangan dia punya selingkuhan disini, awas saja kalau kamu terbukti berselingkuh.” Kata Anggita dalam hati.


Setelah itu Anggita mengantar Kevia kembali ke sekolahnya. Kemudian Anggita menghampiri rumah Tiara dan ternyata Tiara tidak ada dirumah. Akhirnya Anggita menelfon Tiara.


“Kamu dimana?” Tanya Anggita.


“Saya ke sekolahnya Kevia bu, ada apa bu?” Tanya Tiara.


“Ok baiklah kalau begitu.” Kata Anggita langsung menutup telfonnya.


“Berarti benar, ada yang dia sembunyikan. Aku harus mencari tau apa yang sebenarnya terjadi.” Kata Anggita.


Kemudian Anggita kembali ke penginapan, namun dia menyuruh seseorang untuk mengikuti gerak gerik menantunya tersebut. Orang tersebut tidak lain adalah Arya alias suami dari Sarah. Anggita mengirim Arya ke Korea untuk mengawasi Tiara selama satu minggu.

__ADS_1


__ADS_2