Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
The Secret Episode 9


__ADS_3

Tiga bulan berlalu, hubungan Tiara dan Daniel masih tetap sama dan tidak ada perubahan bahkan mereka masih tidur terpisah. Tanpa mereka sadari, Anggita pun mengetahuinya sehingga dia sangat marah terutama sangat marah kepada Tiara.


Hari itu Anggita menghampiri rumah Daniel dan Tiara. Tentu saja mereka berdua sangat kaget dengan kedatangan Anggita. Tiara kemudian segera membukakan pintu rumahnya.


“Ibu.” Kata Tiara. Anggita langsung menampar pipi Tiara.


Plak


“Ahhhh.” Rintih Tiara.


“Ibu, apa yang ibu lakukan? Kenapa ibu menampar Tiara? Memangnya apa salah Tiara?” Tanya Daniel.


“Maafkan ibuku, kamu tidak apa-apa kan?” Tanya Daniel kepada Tiara.


“Tidak apa-apa kok mas.” Kata Tiara.


“Jadi kalian berdua menipuku ya? Pasti kamu memanfaatkan kekayaan anakku kan? Kamu berani sekali memperlakukan anakku dengan buruk? Apa sebenarnya yang kamu inginkan dari anakku? Dasar gadis miskin, tidak punya malu, tidak tau diri.” Kata Anggita sambil menjambak rambut Tiara.


“Lepaskan dia bu, tolong lepaskan. Cukup bu.” Bentak Daniel sambil melindungi istrinya dari ibunya.


“Kalian berdua membohongi ibu, sebenarnya kalian tidak saling mencintai kan? Kenapa kamu menikahinya? Kenapa kamu harus memilih wanita ini kenapa? Pantas saja dia tidak hamil-hamil, ternyata kalian berdua tidur terpisah.” Bentak Anggita.


“Aku menikahinya karena aku mencintainya bu, aku memang sengaja tidur dikamar terpisah karena aku memang tidak ingin dia hamil, dia masih sekolah bu, dan aku sengaja menunggunya sampai dia lulus sekolah. Aku mohon jangan ikut campur dengan kehidupan rumah tanggaku bu, jika urusan kantor aku tidak masalah jika ibu ikut campur tapi jika urusan rumah tangga tolong jangan ikut campur bu.” Kata Daniel sambil menggenggam tangan istrinya.


“Selagi aku masih hidup, urusan anakku adalah urusanku juga, mengerti itu.” Kata Anggita lalu dia pergi.


“Ayo kita masuk.” Kata Daniel kepada Tiara.

__ADS_1


“Maafkan aku mas, ini semua salahku mas. Seharusnya kamu tidak menikahiku.” Kata Tiara.


“Aku menikahimu karena aku memang menyukaimu sejak awal aku bertemu denganmu.” Kata Daniel.


“Apa? Aku tidak salah dengar? Memangnya apa yang kamu sukai dariku? Aku tidak punya apa-apa, tidak punya siapa-siapa dan aku juga kehilangan beberapa ingatanku.” Kata Tiara.


“Aku menyukai semuanya tentangmu, aku tidak perlu orang lain untuk menjelaskan siapa dirimu. Tapi aku tidak akan memaksamu jadi aku akan menunggumu sampai kamu benar-benar menerimaku.” Kata Daniel.


“Apa? Bagaimana mungkin seseorang sepertimu bisa menyukaiku?” Tanya Tiara yang terharu dengan ucapan suaminya.


“Aku tidak akan membuatmu menderita, aku tulus mencintaimu.” Kata Daniel lalu memeluk Tiara.


“Jadi dia menyukaiku? Tapi entah kenapa hatiku belum bisa menerima dia dengan sepenuh hati.” Kata Tiara dalam hati.


 


 


Hari kelulusan Tiara.


Daniel datang ke acara kelulusan Tiara. Namun Tiara merasa malu dengan kedatangan suaminya, karena selama ini tidak ada yang tau jika dirinya sudah menikah. Akhirnya Tiara kabur dari sekolah dan tanpa sadar dia menabrak seseorang di tengah jalan.


“Ah maaf saya tidak sengaja.” Kata gadis yang menabrak Tiara.


“Kamu baik-baik saja kan? Maafkan aku.” Kata Tiara.


“Aku baik-baik saja kok, maaf aku harus segera pergi.” Kata gadis tersebut.

__ADS_1


“Tunggu, biar aku antarkan saja.” Kata Tiara.


“Tidak perlu, terima kasih.” Kata gadis tersebut.


“Namaku Tiara, biarkan aku mengantarmu.” Kata Tiara.


“Baiklah, namaku Nadia.” Kata Nadia.


Akhirnya Tiara pergi mengantar Nadia naik taksi menuju ke bandara.


“Kamu mau pergi kemana memangnya?” Tanya Tiara.


“Aku mau pergi ke Korea.” Kata Nadia.


“Ke Korea? Mau sekolah disana ya?” Tanya Tiara.


“Tidak, aku mau bekerja disana, disana ada ibuku juga.” Kata Nadia.


“Oh jadi kamu bekerja disana?” Tanya Tiara.


“Iya, gadis miskin sepertiku mana mungkin sekolah di luar negeri.” Kata Nadia.


“Semoga hidupmu disana jauh lebih baik ya, aku juga ingin sekali pergi kesana.” Kata Tiara.


Lalu Nadia memberikan alamatnya di Korea.


“Aku harap kita bisa bertemu kembali, ini tempatku tinggal. Terima kasih banyak.” Kata Nadia lalu turun dari mobil.

__ADS_1


“Baiklah, semoga kita bisa bertemu kembali. Hati-hati ya.” Kata Tiara.


__ADS_2