Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 17


__ADS_3

Keesokan


paginya, Adriano bangun terlebih dahulu sedangkan Abella masih tertidur pulas.


Adriano langsung keluar kamar menuju dapur untuk membantu nenek memasak.


“Pagi nek.” Kata


Adriano.


“Pagi, Abella


belum bangun ya? Dasar anak itu tetap saja kelakuannya, maafkan cucu nenek ya


pasti sangat menyusahkan ya.” Kata nenek.


“Hehe sudah


biasa kok nek saya menghadapi anak kecil hehehehe. Oh iya kakek kemana? Kok


saya tidak melihatnya.” Kata Adriano.


“Kakekmu sedang


keluar untuk jalan-jalan di sekitar kompleks, usia sudah tua jadi dia rajin


untuk berolahraga.” Kata nenek.


“Saya bantu ya


nek.” Kata Adriano.


“Hei tidak


perlu, nenek sudah biasa memasak sendiri kok. Oh ya selama ini yang memasak


siapa?” Tanya nenek.


“Tentu saja


Abella nek.” Kata Adriano.


“Hei tidak usah


berbohong pada nenek, pasti dia tidak pernah memasak untukmu ya?” Tanya nenek.


“Dia pernah


memasak untukku, biasanya memasak sandwich, roti bakar, nasi goreng ya yang


sederhana dan mudah nek.” Kata Adriano jujur.


“Apa? Lalu selama


ini kamu makan apa nak?” Tanya nenek.


“Saya yang


memasak nek tapi kalau sedang malas ya saya makan diluar.” Kata Adriano. Nenek


pun memeluk Adriano.


“Nenek merasa


bersalah padamu, maafkan kakek yak arena menjodohkan kalian berdua dan maafkan


nenek karena belum bisa mendidik cucu nenek dengan baik. Hari ini nenek akan

__ADS_1


memasak banyak ya agar bisa dimakan untuk beberapa hari kedepan.” Kata nenek.


“Terima kasih


banyak ya nek, sekarang kembalilah ke kamar dan bangunkan istrimu.” Kata nenek.


“Hehe iya


baiklah nek, terima kasih banyak ya nek. Nenek sangat perhatian dan sayang pada


saya.” Kata Adriano.


“Sudah


seharusnya karena sekarang kamu adalah cucu nenek.” Kata nenek.


**


Adriano pergi


kekamarnya untuk membangunkan Abella.


“Hei bangun


cepat.” Kata Adriano.


“Hmmmm aku masih


mengantuk.” Kata Abella.


“Kamu tidak malu


dengan kakek dan nenek?” Tanya Adriano. Lalu Abella langsung bangun.


“Pasti kamu


“Makanya pasang


alarm untuk bangun lebih pagi dong.” Kata Adriano.


“Dasar


menyebalkan, aku mau turun dulu.” Kata Abella.


Kakek dan


neneknya sedang berada di meja makan.


“Pagi nek kek.”


Kata Abella.


“Jam segini kamu


baru bangun, kamu itu sekarang sudah jadi seorang istri.” Kata kakek.


“Kakek yang


memaksaku menikah muda, makanya aku masih belum terbiasa.” Kata Abella.


“Sudah jangan


ribut. Ayo kita makan, nenek sudah memasak dan makanan sudah siap. Cepat


panggil suamimu.” Kata nenek.


“Nanti juga dia

__ADS_1


turun kalau lapar nek.” Kata Abella.


“Kamu itu harus


bisa menghargai dan menghormati suamimu, kamu juga harus bisa melayani suamimu.


Cepat panggil dia lalu kita makan bersama.” Kata nenek.


“Hmmmm baiklah,


aku akan memanggilnya.” Kata Abella. Lalu dia kekamar untuk memanggil suaminya.


Tiba-tiba Abella berteriak karena Adriano sedang membuka bajunya untuk berganti


pakaian.


“Aaaaaaaaaaaaaaa.”


Kata Abella. Adriano seketika langsung membungkam mulut Abella.


“Lepaskan aku.”


Kata Abella sambil mengalihkan pandangannya.


“Kamu apa-apaan


sih pakai teriak segala, nanti kalau kakek dan nenek mendengarnya bagaimana?”


Tanya Adriano.


“Kamu yang


apa-apaan ganti baju sembarangan.” Kata Abella.


“Makanya ketuk


pintu dulu sebelum masuk, lagipula hal seperti ini harusnya sudah biasa karena


kita suami istri dan tinggal bersama. Kenapa berteriak? Pasti kamu nafsu ya


hahaha.” Goda Adriano.


“Enak saja,


dasar mesum om-om mesum. Cepat turun, kakek dan nenek menyuruh kita makan pagi


bersama.” Kata Abella.


“Iya, turunlah


dulu aku mau ganti celana dalam, atau kamu ingin melihatnya haha.” Goda


Adriano.


“No, dasar om-om


mesum dan menyebalkan.” Kata Abella sambil menjulurkan lidahnya lalu segera ke


meja makan.


 


 


Info :


Jangan lupa ya ditunggu like nya, terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2