Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 12


__ADS_3

Adriano dan


Abella pergi ke hotel didekat bandara.


“Aku mau kamar


terpisah.” Kata Abella.


“Kalau begitu


bayar saja sendiri. Aku akan membayar biaya kamarku sendiri.” Kata Adriano.


“Dasar pelit,


menyebalkan lagi.” Gerutu Abella.


Lalu Abella menelfon


neneknya.


“Hallo nek apa


kabar?” Tanya Abella.


“Ada apa? Mau


minta uang pasti ya.” Kata nenek.


“Hehehe iya nek,


boleh ya nek. Uangku habis nek.” Kata Abella.


“Memangnya


suamimu tidak memberimu uang ya? Kamu bertengkar dengan suamimu ya?” Tanya nenek.


“Iya nek, dia


tidak memberiku uang. Aku kesal dengannya, dia sangat pelit padaku nek huhuhu.”


Kata Abella. Lalu Adriano mengambil ponsel milik Abella.


“Dia berbohong


nek, dia hanya terlalu boros saja makanya aku sedikit memberinya peringatan


agar tidak bisa mengatur keuangannya.” Kata Adriano.


“Oh memang harus


begitu, dia dari dulu selalu boros. Tolong bombing dia ya kalau perlu kasih dia


pelajaran agar dia bisa lebih menghargai kamu ya, nenek tau dia sangat


menyebalkan dan kekanak-kanakan tapi nenek yakin kalian pasti bahagia. Coba


lebih romantis sama dia pasti dia akan lulus hahaha.” Kata nenek sambil


tertawa.


“Eh i i iya nek


akan saya coba.” Kata Adriano.


“Nah gitu, dia

__ADS_1


memang sangat manja dan kekanak-kanakan karena kakeknya sangat memanjakannya


apalagi dia cucu satu-satunya. Semoga kamu bisa memakluminya ya nak.” Kata


nenek.


“Iya nek, kalau


begitu saya tutup telfonnya dulu ya nek. Saya sekarang sedang di Surabaya dan


saya juga mengajak Abella karena saya khawatir jika dia sendiri dirumah.” Kata


Adriano.


“Wah kamu baik


sekali nak. Memang kami tidak salah memilihmu untuk Abella. Nenek titip dia ya


tolong jaga dia dan sayangi dia.” Kata nenek.


Setelah itu


Adriano memesankan kamar untuk Abella.


“Dasar tukang


ngadu, sekalian saja bilang ke nenek kalau kita memang tidak pernah akur dan


tidak saling mencintai.” Kata Abella.


“Ini kunci kamar


untukmu.” Kata Adriano, lalu dia segera masuk lift untuk menuju ke kamarnya


sedangkan Abella mengikutinya.


juga hotelnya, pasti mahal ya.” Kata Abella, namun Adriano hanya diam saja


tanpa berkata apapun.


“Kenapa diam


saja? Marah ya sama aku, dasar tua tua suka marah.” Kata Abella lirih.


Setibanya


dilantai kamar mereka. Adriano segera keluar lift begitu juga dengan Abella.


Karena Abella asyik bermain ponselnya dia tidak sengaja menabrak pintu kamar


Adriano ketika Adriano membuka pintunya. Abella pun mengeluh kesakitan di


bagian kepalanya.


“Aduh kepalaku


sakit sekali, pasti kamu sengaja ya dasar menyebalkan. Hei hei hei bantu aku,


argh.” Kata Abella. Adriano tidak membantunya dan memilih untuk masuk kedalam


kamarnya sambil menahan tawa karena Abella yang marah-marah seperti anak kecil.


“Hahahaha lucu


sekali melihatnya seperti itu haha.” Kata Adriano dalam hati.

__ADS_1


 


 


Kemudian Abella


juga masuk kedalam kamarnya dengan ekspresi kesal.


"Awas saja aku akan membalasmu." Gerutu Abella.


 


 


**


Hari sudah


malam, Abella merasa lapar karena belum makan, namun dia takut dan gengsi jika


meminta uang kepada suaminya. Akhirnya dia keluar kamar untuk membeli makanan.


“Oh ya katanya


makanan di daerah Surabaya itu murah, aku akan membeli makanan di pinggir jalan


saja deh. Perutku sangat lapar.” Kata Abella. Dia segera menuju lobby dan


membeli makanan di pinggir jalan. Dia membeli nasi goreng dan makanan khas


Surabaya yaitu tahu tek. Setelah membeli makanan dia membawanya kedalam kamar


untuk dimakan didalam kamarnya.


“Dari mana


kamu?” Tanya Adriano.


“Astaga kaget,


bukan urusanmu.” Kata Abella.


“Oh habis beli


makan, beli makan sendiri ternyata. Lalu makanku bagaimana?” Tanya Adriano.


“Makan saja


sendiri, lagipula aku beli makan dengan uangku sendiri kok wuekkkk.” Kata


Abella.


“Kamu beli makan


banyak, kalau begitu yang ini buat aku.” Kata Adriano sambil mengambil satu


bungkus makanan yang dibawa Abella.


“Enak saja, itu


punyaku. Kamu kan punya banyak uang memangnya tidak bisa membeli makanan?


Berikan punyaku, cepat berikan padaku.” Kata Abella sambil merebut kembali


makanannya namun Adriano tidak memperbolehkannya.

__ADS_1


“Enak saja ini


milikku.” Kata Adriano. Mereka pun saling berebut makanan.


__ADS_2