Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 108


__ADS_3

Adriano ingin memberikan kejutan


kepada istrinya, jadi dia menyewa pesawat selama beberapa jam untuk makan mewah


ala resto didalam pesawat tersebut. Dia kemudian menelfon istrinya.


“Hallo kamu dimana?” Tanya


Adriano.


“Aku sedang bekerja mas, ada apa?”


Tanya Abella.


“Kamu cepat kesini? Kenapa jadwal


penerbanganku jadi maju hari ini? Cepat kemari.” Bentak Adriano.


“Tapi itu kan bukan bagian dari


tanggungjawabku, aku hanya anak magang disini.” Kata Abella membela.


“Cepat pergilah ke ruang atasan


Bell.” Kata Naila.


“Tapi apa harus pergi kesana kak?


Aku kan hanya magang disini.” Tanya Abella.


“Tetap saja kamu juga harus


bertanggungjawab dengan kesalahanmu. Cepat pergilah kesana sebelum kena marah


atasan.” Kata Naila.


“Tapi itu bukan salahku kak, aku


hanya mencatat jadwal penerbangan saja padahal kak. Baiklah aku pergi dulu ya


kak, aduh aku jadi takut meskipun dia suamiku.” Kata Abella. Kemudian dia pergi


ke ruang atasannya.


“Permisi pak.” Kata Abella.


“Masuklah dan jelaskan semuanya,


kenapa bisa jadwal captain Adriano dengan captain Marcel tertukar?” Tanya pak


Yovi selaku atasan.


“Saya tidak tau pak, saya kan


hanya mencatat jadwalnya saja.” Kata Abella.


“Tetap saja kamu juga harus


bertanggungjawab.” Kata pak Yovi.


“Saya sama sekali tidak tau


apa-apa pak, maafkan saya.” Kata Abella sambil menunduk.


“Jadi yang terbang hari ini

__ADS_1


siapa? Saya bisa mengeklaim biaya gaji pilot ke kamu loh ya jika kamu tidak


bisa membereskan masalah ini.” Ancam pak Yovi.


“Maaf pak. Jadi seharusnya yang


terbang hari ini adalah captain Marcel pak.” Kata Abella.


“Lalu kenapa bisa aku yang


tertulis disitu? Untung aku sedang berada di kantor. Bagaimana jika aku sedang


berada diluar kota, jangan sembarangan ya kamu.” Kata Adriano.


“Tapi kemarin saya masih ingat


dengan jelas bahwa jadwal hari ini adalah captain Marcel.” Kata Abella membela


diri.


“Lalu kamu menuduhku mengganti


jadwalku sembarangan? Kamu jangan kurang ajar ya, jangan mentang-mentang


suamimu bekerja disini lalu kamu seenaknya menyalahkan orang lain.” Kata


Marcel.


“Saya tidak menyalahkan siapapun


pak.” Kata Abella.


“Kalau begitu hari ini adalah


hari terakhirmu magang disini. Kamu magang disini cukup hanya tujuh hari saja,


sepertimu.” Kata Pak Yovi. Abella pun menangis.


“Jangan pak, lebih baik beri dia


hukuman saja.” Kata Marcel.


“Menurutmu apa hukuman yang


pantas untuknya?” Tanya pak Yovi.


“Suruh dia ikut terbang dan melayani


semua crew saja pak.” Kata Marcel.


“Kalau begitu hari ini aku saja


yang terbang.” Kata Adriano.


“Hari ini kamu harus melayani


semua crew pesawat yang hari ini terbang, bersyukurlah kamu karena tidak jadi


saya pecat.” Kata pak Yovi.


“Baik pak.” Jawab Abella sambil


mengusap air matanya. Kemudian dia segera ikut terbang.


“Kamu bisa tidak kerja yang professional,

__ADS_1


jangan hanya bisa menangis saja.” Kata Adriano.


“Diam kamu.” Kata Abella.


“Aku sangat malu karena kamu.” Kata


Adriano.


Setibanya dipesawat, Abella


langsung masuk dan tiba-tiba.


“Surprise.” Teriak para crew


pesawat dan beberapa staff. Abella pun semakin menangis karena terharu, bahkan


pak Yovi juga ikut tertawa terbahak-bahak.


“Jadi tadi hanya drama saja?


Kalian semua keterlaluan hu hu hu.” Kata Abella sambil menangis.


“Hahahaha maafkan saya ya,


suamimu memang sangat jail.” Kata pak Yovi.


“Hei suamimu sungguh keterlaluan


tapi dia yang menyiapkan semua ini loh.” Kata Marcel.


“Hahahaha maafkan aku ya.” Kata


Adriano sambil memeluk istrinya.


“Sekarang kita keluar yuk dan


buat kalian berdua selamat menikmati. Ingat ya kalian hanya makan mewah disini,


jangan terbangkan pesawat ini.” Kata pak Yovi.


“Hehehe baik pak, terima kasih


banyak semuanya. Saya sudah memesan makanan untuk kalian juga diruang meeting. Selamat


makan siang dan terima kasih atas kerja samanya.” Kata Adriano.


Abella pun kemudian mencium


suaminya.


“I love u my husband.” Kata Abella.



“Ayo cepat kita keluar, aku tidak


tahan melihat keromantisan mereka berdua.” Kata Naila.


“Kalian berdua bikin kita semua


jadi iri deh.” Kata Marcel.


“So sweet.”


Seperti drama korea saja deh.”

__ADS_1


“Langgeng selalu ya kalian


berdua.”


__ADS_2