Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
The Secret Episode 13


__ADS_3

Hari itu Tiara dilarikan ke rumah sakit karena harus menjalani operasi caesar. Daniel sangat cemas dan khawatir dengan kondisi istrinya. Dia menunggu di depan ruang operasi dengan ditemani Anggita dan Sarah sekaligus suaminya yaitu Arya yang juga asisten pribadi Anggita.


“Kamu tenang saja, dokter di rumah sakit ini kan hebat jadi pasti istri dan anakmu akan baik-baik saja.” Kata Anggita.


“Tapi kondisi Tiara tadi sangat kritis bu.” Kata Daniel.


“Yang penting kan anakmu selamat dan baik-baik saja.” Kata Anggita.


Tidak lama kemudian, dokter keluar dari ruang operasi.


“Bagaimana dokter keadaan istri dan anak saya? Anak saya sehat kan dok?” Tanya Daniel.


“Istri dan anak bapak baik-baik saja.” Kata dokter.


“Anaknya laki-laki atau perempuan?” Tanya Anggita.


“Perempuan.” Kata dokter.


“Aku kan waktu itu sudah bilang pada ibu kalau anakku perempuan, tolong sayangi dia ya bu bagaimanapun juga dia adalah cucu ibu kan.” Kata Daniel.


“Anaknya Sarah perempuan, anakmu perempuan juga, Ibu ingin cucu laki-laki.” Kata Anggita.


Kemudian Daniel segera menemui istrinya.


“Sayang, terima kasih telah memberiku anak yang sangat cantik. Aku bangga padamu sayang.” Kata Daniel.


“Sama-sama sayang tapi maaf aku belum bisa memberikanmu anak laki-laki mas.” Kata Tiara.


“Bagiku mau anak perempuan atau laki-laki itu sama saja sayang.” Kata Daniel lalu mencium kening istrinya.


“Ibu mana mas? Masih diluar ya?” Tanya Tiara.


“Ibu pulang, tapi tadi dia menemaniku di luar.” Kata Daniel.


“Memangnya ibu tidak ingin melihat cucunya ya mas?” Tanya Tiara.


“Oh iya sayang, aku sudah menyiapkan nama untuk anak kita.” Kata Daniel.

__ADS_1


“Benarkah? Siapa namanya mas?” Tanya Tiara.


“Alisya Zonara, panggilannya Alisya. Bagaimana menurutmu?” Tanya Daniel.


“Wah bagus sekali mas, aku menyukainya mas.” Kata Tiara.


Tidak lama kemudian, Anggita datang bersama Sarah dan juga Arya.


“Ibu, kak Sarah, kak Arya.” Sapa Tiara.


“Ibu sudah menyiapkan nama untuk anak kalian.” Kata Anggita.


“Tapi saya dan mas Daniel telah menyiapkan nama juga untuknya bu.” Kata Tiara.


“Anakmu itu akan menjadi anggota keluargaku, jadi aku yang berhak mengatur.” Kata Angita.


“Tapi kan aku dan Tiara orang tuanya bu jadi biarkan aku sendiri yang memberi nama untuk anakku.” Kata Daniel.


“Ibu sudah membiarkanmu menikahi istrimu? Kamu mau melawan ibu lagi?” Bentak Anggita.


“Sudahlah mas, tidak apa-apa. Aku yakin pasti ibu akan memberikan nama yang baik untuk anak kita.” Kata Tiara menenangkan suaminya.


“Kevia Kinandita, panggilannya Kevia. Nama yang cocok untuk anak kalian. Anaknya Sarah kan namanya Keira, jadi aku menamakan anak kalian Kevia. Aku kembali pulang karena urusanku sudah selesai. Ayo Sarah ikut pulang sekalian.” Kata Anggita.


“Baik bu, oh iya minggu depan aku akan menghampiri Keira. Sudah lama aku tidak bertemu dengannya bu, aku sangat merindukannya.” Kata Sarah.


Jadi selama ini anak kandung Sarah tinggal di luar negeri karena Anggita mengirimnya ke luar negeri untuk sekolah disana.


“Boleh tapi jangan bawa dia pulang ke Indonesia.” Kata Anggita.


“Iya bu.” Jawab Sarah.


**


Tiara sedang menggendong anaknya, tiba-tiba datanglah Nadia bersama kekasihnya yaitu Fardan.


“Tiara.” Sapa Nadia lalu langsung memeluk Tiara.

__ADS_1


“Nadia akhirnya kamu datang juga, aku merindukanmu.” Kata Tiara.


“Sama aku juga, oh iya perkenalkan ini kekasihku yang sering aku ceritakan padamu.” Kata Nadia.


“Salam kenal, aku Tiara.” Kata Tiara.


“Salam kenal juga, aku Fardan.” Kata Fardan.


“Aku keluar dulu.” Kata Fardan.


“Iya, nanti kalau sudah selesai aku akan menelfonmu.” Kata Nadia.


“Kenapa dia keluar? Pasti sangat canggung ya denganku.” Kata Tiara.


“Tidak kok, wah anakmu lucu sekali. Bolehkah aku menggendong anakmu?” Tanya Nadia.


“Tentu saja boleh.” Kata Tiara.


“Oh iya suamimu keluar ya?’ Tanya Nadia.


“Dia sedang bekerja, nanti setelah kerja dia akan menghampiriku lagi.” Kata Tiara.


“Kemarin aku melihat.” Kata Nadia.


“Melihat siapa?” Tanya Tiara.


“Tidak kok, anakmu cantik sekali sih, namanya siapa?” Tanya Nadia.


“Hehe aku masih tidak menyangka jika saat ini aku sudah menjadi seorang ibu. Namanya Kevia.” Kata Tiara.


“Nama yang sangat cantik. Banyak hal yang berubah memang, oh iya aku mau pergi ke Korea bulan depan. Aku akan mengikuti kelas seni, lalu Fardan katanya ingin menggelar karyanya untuk di ikut sertakan di pameran yang ada disana.” Kata Nadia.


“Oh iya? Wah aku turut bahagia mendengarnya tapi aku pasti akan kesepian karena jauh darimu.” Kata Tiara.


“Kita kan masih bisa menelfon atau video call.” Kata Nadia.


“Pokoknya jangan lupakan aku ya, aku juga akan mengunjungimu saat aku ada waktu luang.” Kata Tiara.

__ADS_1


“Jangan lupa bawa Kevia ya.” Kata Nadia.


“Tentu saja.” Kata Tiara.


__ADS_2