Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Bagian 51


__ADS_3

Abela lagi-lagi menangis. Dia menelfon ibunya.


“Mama.” Kata Abela.


“Ada apa sayang? Kamu dimana?” Tanya Antika.


“Adriano ma, dia benar-benar membuatku kecewa dan kesal. Dia tidak ingin berpisah denganku, dia juga tidak bisa berpisah dengan wanita itu.” Kata Abela.


“Apa? Kenapa bisa begitu?” Tanya Antika.


“Dia menuduhku aku dan Nando akan menikah dan hidup bahagia bersama, jadi dia tidak rela jika aku bahagia dengan Nando padahal aku dan Nando tidak ada hubungan apapun.” Kata Abela sambil menangis didalam mobil.


“Kamu dimana sekarang?” Tanya Antika.


“Aku dipinggir jalan ma, aku memarkir mobilku dipinggir jalan.” Kata Abela.


“Kirim alamatmu sekarang.” Kata Antika.


“Baik, tunggu sebentar. Oh iya Darel sudah di sekolah kan ma?” Tanya Abela.


“Sudah, jangan khawatir.” Kata Antika.


Kemudian Antika menyuruh Nando untuk menghampiri Abela.


Tidak lama kemudian Nando tiba.


Nando mengetuk jendela mobil Abela.


“Pak Nando? Sedang apa bapak disini? Bagaimana bapak tau kalau aku sedang disini?” Tanya Abela.


“Ibumu menelfonku untuk menghampirimu.” Kata Nando.


“Mama menelfonmu?” Tanya Abela.

__ADS_1


“Apa rencanamu setelah ini? Aku akan membantumu.” Kata Nando.


“Aku juga tidak tau apa yang akan aku lakukan setelah ini. Adriano mencabut gugatan itu tapi dia juga tidak mau meninggalkan wanita itu dengan alasan dia kasihan dengan wanita itu. Dia sama saja mempermainkan perasaanku.” Kata Abela.


“Kenapa dia melakukan itu?” Tanya Nando.


“Dia mengira bahwa setelah aku dan dia berpisah maka aku akan menikah denganmu llau hidup bahagia bersamamu. Dia bahkan menyuruhku untuk memberinya waktu dan bersabar, dia anggap aku apa coba.” Kata Abela.


“Coba ikuti kata hatimu, apa memang kamu tidak mencintainya lagi?” Tanya Nando.


“Dia membuatku sakit hati yang teramat dalam dan aku tidak bisa hidup lagi berdua bersamanya. Bahkan Darel mengetahui perselingkuhan ayahnya, aku tidak ingin dia kecewa lagi dengan ayahnya bahkan Darel tidak keberatan jika aku dan ayahnya berpisah karena dia tetap akan bersamaku dan memilih untuk tinggal denganku.” Kata Abela.


“Lebih baik buat dia menderita sekalian, kamu sudah terlalu banyak menderita dan mengalah untuknya.” Kata Nando.


“Bagaimana caranya aku membuat hidupnya menderita?” Tanya Abela.


“Buat dia kehilangan sesuatu yang paling berharga dalam hidupnya.” Kata Nando.


“Keluarga dan pekerjaannya adalah yang paling berharga baginya, terutama Darel. Dia sangat memprioritaskan Darel.” Kata Abela.


“Kenapa bapak banyak sekali membantuku? Aku tidak mau memiliki hutang budi kepada bapak.” Kata Abela.


“Di dunia ini tidak ada yang gratis.” Kata Nando.


“Apa yang bisa aku bantu untuk bapak?” Tanya Abela.


“Jadilah kekasihku untuk satu hari saja.” Kata Nando.


“Apa? Aku tidak salah dengar? Bapak suka dengan aku ya?” Tanya Abela.


“Aku ingin menunjukkan sesuatu kepada mantan kekasihku.” Kata Nando.


“Oh jadi bapak ingin membuat mantan kekasih bapak cemburu ya? Baiklah, tapi ada syaratnya.” Kata Abela.

__ADS_1


“Bukankah aku sudah banyak membantumu? Kenapa malah minta syarat segala.” Kata Nando kesal.


“Bapak tau take and give kan? Aku ingin tampil sempurna dalam acara itu, mulai dari atas hingga ujung kakiku. Bagaimana? Bisa tidak?” Tantang Abela.


“Hmmmm bagiku itu sangatlah mudah. Aku akan menjemputmu sabtu pagi tapi acaranya sabtu malam.” Kata Nando.


“Baiklah.” Kata Abela.


“Sekarang kamu mau pergi kemana?” Tanya Nando.


“Aku lapar.” Kata Abela.


“Baiklah, ayo kita makan dulu.” Kata Nando.


“Tapi aku yang menentukan mau makan apa dan dimana, bapak tinggal bayar saja nanti.” Kata Abela.


“Hmmmm dasar tidak ada basa-basinya.” Gerutu Nando.


“Aku bisa mendengarnya, memangnya kamu tidak malu jika yang membayari makanan adalah seorang wanita?” Gerutu Abela.


“Jangan berisik, cepat tentukan kita mau makan dimana?” Tanya Nando.


“Aku ingin makan steak di restoran A tapi cabang Bekasi.” Kata Abela.


“Apa? Jauh sekali. Di dekat sini kan ada juga.” Kata Nando.


“Aku yang menentukan mau makan apa dan dimana.” Kata Abela.


“Hmmm baiklah, benar-benar menyusahkan.” Kata Nando.


“Jadi tidak tulus membantuku ya?” Tanya Abela.


“Yang penting besok kamu harus bisa menemaniku ke pesta itu.” Kata Nando.

__ADS_1


“Jangan khawatir, aku akan pastikan mantan kamu akan cemburu. Aku paling jago membuat cemburu orang lain.” Kata Abela.


__ADS_2