Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 66


__ADS_3

Abella dan Adriano kembali ke


penginapan. Abella segera ganti baju tidur, namun saat keluar dari toilet dia


terlihat bahagia sambil cekikan.


“Come here, sekarang saatnya kita


happy-happy.” Kata Adriano.


“Aku sedang datang bulan.” Kata


Abella.


“Apa? Pasti kamu bohong kan, mana


buktinya kalau kamu sedang datang bulan.” Kata Adriano.


“Apa aku harus menunjukkan


darahku kepadamu?” Tanya Abella.


“Coba perlihatkan, pasti kamu


tidak akan berani kan.” Kata Adriano.


Lalu Abella tiba-tiba meraba baju


tidurnya dan membuka ****** ******** dengan perlahan.


“Stop stop stop, kamu tuh ya


bener-bener deh, kenapa sih harus keluar sekarang.” Kata Adriano.


“Aduh mas perutku mulai sakit,


sepertinya pms deh. Aduh padahal biasanya tidak seperti ini.” Kata Abella.


“Kenapa memangnya? Sakit banget


ya.” Tanya Adriano.


“Sudah tau sedang sakit malah


tanya.” Kata Abella.


“Memang benar ya kata orang-orang


kalau cewek sedang pms pasti suka marah-marah tidak jelas.” Kata Adriano.


“Lebih baik kamu diam ya mas,


kamu tidak tau kan bagaimana rasanya sakit saat datang bulan?” Gerutu Abella.


“Hmmm iya.” Kata Adriano pasrah.


“Aduh sakit banget perutku, mas

__ADS_1


ambilkan aku air hangat dong.” Kata Abella.


“Buat apa memangnya?” Tanya Adriano.


“Ya buat minum lah pakek tanya


lagi.” Kata Abella.


Kemudian Adriano mengambilkan air


hangat untuk istrinya.


“Ini, cepat minumlah. Berapa hari


kalau datang bulan?” Tanya Adriano.


“Kalau aku paling cepat 8 hari


dan paling lama 15 hari.” Kata Abella.


“Apa? Kenapa lama sekali? Lalu aku


harus menahannya selama itu, oh my God.” Kata Adriano.


“Aduh panas banget sih mas


airnya, pasti kamu sengaja kan supaya aku kepanasan.” Gerutu Abella.


“Itu air hangat dan tidak terlalu


panas kok.” Kata Adriano.


banget. Aku ingin makan coklat mas, belikan dong.” Kata Abella.


“Sebenarnya kamu ini datang bulan


atau sedang ngidam sih? Kenapa banyak banget maunya.” Kata Adriano.


“Kamu tidak tau kan rasanya sakit


saat datang bulan?” Tanya Abella.


“Kamu juga tidak tau kan sakitnya


saat di sunat?” Tanya Adriano.


“Halah paling seperti di gigit


semut, memangnya kamu sudah sunat mas?” Tanya Abella.


“Enak saja kamu menghinaku, mau


bukti? Akan aku perlihatkan padamu.” Kata Adriano tiba-tiba membuka resleting


celananya.


“Stop stop, kamu sudah gila ya

__ADS_1


menunjukkan itu kepadaku?” Tanya Abella.


“Wajar lah kalau aku


menunjukkannya kepada istri, nanti juga pasti kamu bakal ketagihan untuk


memainkannya hahaha.” Kata Adriano tertawa sangat puas.


“Dasar otak isinya mesum, mas


belikan aku coklat dong.” Kata Abella merengek.


“Sudah malam, aku malas keluar. Aku


ada coklat bubuk, aku seduh saja ya.” Kata Adriano.


“Tapi aku mau nya pakai es.” Kata


Abella.


“Dasar anak kecil banyak maunya,


sebentar aku telfon staff hotel dulu untuk mengantarkan es batu.” Kata Adriano.


“Memangnya di kulkas tidak ada?”


Tanya Abella.


“Sudah habis, tadi aku pakai


soalnya.” Kata Adriano.


Beberapa menit kemudian.


“Ini minumannya, habiskan


sekalian.” Kata Adriano.


“Wah enak sekali, mas tolong


pijitin dong, perutku sakit biasanya kalau aku sedang pms nenekku akan memijat


kakiku dan mengompres perutku dengan air hangat.” Kata Abella merengek


kesakitan.


“Kasian juga melihatnya kesakitan


seperti itu.” Kata Adriano dalam hati.


“Cepat berbaringlah, aku akan


memijit kakimu.” Kata Adriano, kemudian dia segera memijit kaki istrinya.


 


Info :

__ADS_1


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya, terima kasih banyak.


__ADS_2