
Abella dan Adriano kembali ke
penginapan. Abella segera ganti baju tidur, namun saat keluar dari toilet dia
terlihat bahagia sambil cekikan.
“Come here, sekarang saatnya kita
happy-happy.” Kata Adriano.
“Aku sedang datang bulan.” Kata
Abella.
“Apa? Pasti kamu bohong kan, mana
buktinya kalau kamu sedang datang bulan.” Kata Adriano.
“Apa aku harus menunjukkan
darahku kepadamu?” Tanya Abella.
“Coba perlihatkan, pasti kamu
tidak akan berani kan.” Kata Adriano.
Lalu Abella tiba-tiba meraba baju
tidurnya dan membuka ****** ******** dengan perlahan.
“Stop stop stop, kamu tuh ya
bener-bener deh, kenapa sih harus keluar sekarang.” Kata Adriano.
“Aduh mas perutku mulai sakit,
sepertinya pms deh. Aduh padahal biasanya tidak seperti ini.” Kata Abella.
“Kenapa memangnya? Sakit banget
ya.” Tanya Adriano.
“Sudah tau sedang sakit malah
tanya.” Kata Abella.
“Memang benar ya kata orang-orang
kalau cewek sedang pms pasti suka marah-marah tidak jelas.” Kata Adriano.
“Lebih baik kamu diam ya mas,
kamu tidak tau kan bagaimana rasanya sakit saat datang bulan?” Gerutu Abella.
“Hmmm iya.” Kata Adriano pasrah.
“Aduh sakit banget perutku, mas
__ADS_1
ambilkan aku air hangat dong.” Kata Abella.
“Buat apa memangnya?” Tanya Adriano.
“Ya buat minum lah pakek tanya
lagi.” Kata Abella.
Kemudian Adriano mengambilkan air
hangat untuk istrinya.
“Ini, cepat minumlah. Berapa hari
kalau datang bulan?” Tanya Adriano.
“Kalau aku paling cepat 8 hari
dan paling lama 15 hari.” Kata Abella.
“Apa? Kenapa lama sekali? Lalu aku
harus menahannya selama itu, oh my God.” Kata Adriano.
“Aduh panas banget sih mas
airnya, pasti kamu sengaja kan supaya aku kepanasan.” Gerutu Abella.
“Itu air hangat dan tidak terlalu
panas kok.” Kata Adriano.
banget. Aku ingin makan coklat mas, belikan dong.” Kata Abella.
“Sebenarnya kamu ini datang bulan
atau sedang ngidam sih? Kenapa banyak banget maunya.” Kata Adriano.
“Kamu tidak tau kan rasanya sakit
saat datang bulan?” Tanya Abella.
“Kamu juga tidak tau kan sakitnya
saat di sunat?” Tanya Adriano.
“Halah paling seperti di gigit
semut, memangnya kamu sudah sunat mas?” Tanya Abella.
“Enak saja kamu menghinaku, mau
bukti? Akan aku perlihatkan padamu.” Kata Adriano tiba-tiba membuka resleting
celananya.
“Stop stop, kamu sudah gila ya
__ADS_1
menunjukkan itu kepadaku?” Tanya Abella.
“Wajar lah kalau aku
menunjukkannya kepada istri, nanti juga pasti kamu bakal ketagihan untuk
memainkannya hahaha.” Kata Adriano tertawa sangat puas.
“Dasar otak isinya mesum, mas
belikan aku coklat dong.” Kata Abella merengek.
“Sudah malam, aku malas keluar. Aku
ada coklat bubuk, aku seduh saja ya.” Kata Adriano.
“Tapi aku mau nya pakai es.” Kata
Abella.
“Dasar anak kecil banyak maunya,
sebentar aku telfon staff hotel dulu untuk mengantarkan es batu.” Kata Adriano.
“Memangnya di kulkas tidak ada?”
Tanya Abella.
“Sudah habis, tadi aku pakai
soalnya.” Kata Adriano.
Beberapa menit kemudian.
“Ini minumannya, habiskan
sekalian.” Kata Adriano.
“Wah enak sekali, mas tolong
pijitin dong, perutku sakit biasanya kalau aku sedang pms nenekku akan memijat
kakiku dan mengompres perutku dengan air hangat.” Kata Abella merengek
kesakitan.
“Kasian juga melihatnya kesakitan
seperti itu.” Kata Adriano dalam hati.
“Cepat berbaringlah, aku akan
memijit kakimu.” Kata Adriano, kemudian dia segera memijit kaki istrinya.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya, terima kasih banyak.