Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
The Secret Episode 15


__ADS_3

Tiara pergi ke taman untuk menyendiri sekaligus menenangkan perasaannya, dia pun terbawa suasana sehingga dia menangis. Tiba-tiba datanglah seorang laki-laki, dia memberikan tisu kepada Tiara.


“Ah terima kasih.” Kata Tiara menerima tisu pemberian laki-laki tersebut.


“Tiara?” Kata laki-laki tersebut.


“Kamu siapa? Kak Raka?” Kata Tiara.


“Tiara kamu kemana saja selama ini? Kakak mencarimu selama ini, kakak merindukanmu. Bagaimana kabarmu? Kenapa kamu menangis disini? Apa yang terjadi padamu?” Tanya Raka.


“Maafkan aku kak, banyak hal yang terjadi denganku kak.” Kata Tiara.


“Ceritakan semuanya kepadaku, hanya aku satu-satunya keluargamu.” Kata Raka.


Akhirnya Tiara menceritakan semuanya kepada Raka, Raka pun sempat kesal dengan keluarga Daniel karena memperlakukan adiknya dengan buruk.


“Lebih baik ambil Kevia dan berpisahlah dengan laki-laki itu.” Kata Raka sangat kesal.


“Tidak bisa semudah itu kak, mereka tidak akan membiarkanku membawa apapun dari rumah itu termasuk anakku sendiri, tapi mas Daniel sangat menyayangiku kok kak.” Kata Tiara.


“Seharusnya suamimu tidak membiarkan Kevia sekolah diluar negeri. Kamu harus kesana, kalau perlu tinggal saja disana untuk menemani Kevia, dia membutuhkanmu.” Kata Raka.


“Aku tau kak, tapi suamiku dan ibu mertuaku pasti tidak akan mengijinkanku kak. Mereka menganggap bahwa aku tidak bisa mendidik anakku dengan baik karena aku hanyalah lulusan SMA saja, bahkan mereka sangat kecewa denganku karena aku melahirkan cucu perempuan.” Kata Tiara.


“Astaga mereka benar-benar sangat kejam, jangan khawatir aku pasti akan melindungimu.” Kata Raka.


“Kakak sekarang tinggal dimana dan apakah kakak sekarang bekerja atau?” Tanya Tiara.


“Aku tinggal di kos yang dulu pernah kita tempati, aku tidak punya banyak uang untuk pindah ke tempat yang lebih besar, aku bekerja kok.” Kata Raka.

__ADS_1


“Kerja dimana kak?” Tanya Tiara.


“Di RSA Alana, aku di bagian cleaning service.” Kata Raka.


“RSA Alana adalah milik ibu mertuaku kak, dan suamiku adalah direktur disana.” Kata Tiara.


“Apa kamu bilang? Astaga kenapa bisa begini.” Kata Raka.


“Kakak jangan khawatir, aku akan bicara dengan suamiku agar kakak bisa ditempatkan di bagian yang lebih baik, dan tinggallah di tempat yang lebih bagus. Aku akan membelikan kakak rumah, jangan khawatir.” Kata Tiara.


“Tidak perlu, aku tidak ingin merepotkanmu lagi. Aku bahkan sangat malu jika harus meminta-minta padamu.” Kata Raka.


“Kak aku adalah adikmu dan kamu satu-satunya keluargaku. Jangan khawatir dan tolong andalkan aku ya kak.” Kata Tiara.


“Terima kasih banyak, maaf ya kakak justru menyusahkanmu.” Kata Raka.


“Wah adikku benar-benar sangat kaya ya.” Kata Raka.


“Banyak hal yang terjadi denganku kak, ayo kak kita makan dulu. Tapi aku tadi naik taksi kak, kita cari makan di tempat yang dekat saja ya.” Kata Tiara.


“Dimana saja boleh.” Kata Raka.


Setibanya di tempat makan.


“Duduk kak, aku akan memesan makanan yang banyak untuk kita berdua.” Kata Tiara.


“Baiklah.” Kata Raka.


Tidak lama kemudian makanan pesanan mereka datang.

__ADS_1


“Wah apakah ini tidak terlalu banyak untuk porsi dua orang?” Tanya Raka.


“Tentu saja tidak, pokoknya semua makanan ini harus habis ya kak.” Kata Tiara.


“Baiklah, kamu juga harus makan yang banyak ya.” Kata Raka.


“Hehehe tentu saja.” Kata Tiara.


Tiba-tiba Daniel menelfon Tiara.


“Siapa yang menelfon? Suamimu ya?” Tanya Raka.


“Iya kak, sebentar ya.” Kata Tiara.


“Ok baiklah.” Kata Raka.


“Hallo mas, ada apa?” Tanya Tiara.


“Kamu dimana? Aku sangat mencemaskanmu.” Kata Daniel.


“Aku bersama kakak ku mas, aku senang sekali karena akhirnya aku bertemu dengan kakak ku. Aku sedang makan bersamanya, nanti aku akan mempertemukanmu dengannya ya mas.” Kata Tiara.


“Benarkah? Akhirnya kamu bisa bertemu dengannya ya setelah sekian lama.” Kata Daniel.


“Iya mas, aku senang sekali.” Kata Tiara.


“Nanti ajak dia kerumah ya, aku ingin bertemu dengan kakakmu.” Kata Daniel.


“Baiklah mas, terima kasih banyak ya mas.” Kata Tiara.

__ADS_1


__ADS_2