Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 45


__ADS_3

“Hallo, temui


aku di belakang ruang olahraga.” Kata Abella.


“Tunggu


sebentar, aku mau cari alasan dulu. Jangan pergi kemana-mana ya.” Kata Melisa.


“Cepatlah


kesini.” Kata Abella sambil menangis.


Beberapa menit


kemudian Melisa menghampiri Abella. Melisa pun langsung memeluk Abella.


“Aku syok


mendengar kabarmu, kenapa kamu tidak pernah bercerita padaku bahwa kamu telah


menikah?” Tanya Melisa.


“Aku dijodohkan


oleh kakek dan nenekku Mel. Bagaimana ini? Aku bukan pelakor seperti yang


mereka anggap, aku sama sekali bukanlah seperti itu Mel. Kamu percaya kan sama


aku?” Tanya Abella.


“Aku percaya


padamu, sekarang lebih baik kamu pulang saja. Kamu ahlinya memanjat pagar


sekolah kan, cepat naik punggungku lalu lompatlah. Nanti sepulang sekolah aku


akan ke rumahmu.” Kata Melisa.


“Jangan, nanti


punggungmu sakit Mel.” Kata Abella.


“Tidak apa-apa,


cepatlah naik punggungku, tidak ada waktu lagi.” Kata Melisa. Lalu Abella naik


punggung Melisa dan melompati pagar.


“Bawa kunci


mobilku, aku naik ojek online saja. Terima kasih banyak Mel.” Kata Abella.


“Ok, cepat


pergilah.” Kata Melisa.


**


Abella tiba


dirumah.


“Kenapa kamu


kembali pulang? Kamu bolos sekolah ya? Aku kerja keras juga untuk membiayai


biaya sekolahmu yang mahal itu.” Kata Adriano, Abella pun semakin menangis.


“Aku mau pindah


sekolah yang sangat jauh huhuhu.” Kata Abella, lalu dia masuk kedalam kamarnya.


“Hei ada apa

__ADS_1


sih? Dimana mobilku? Kamu meninggalkannya dimana mobilnya?” Teriak Adriano.


Karena dia


penasaran, dia pun pergi menuju ke sekolah Abella, disana dia menemui gurunya.


Namun ada salah satu siswa yang bertanya pada Adriano.


“Anda mencari


siapa?” Tanya siswa tersebut.


“Saya wali dari


Abella siswi kelas 3. Ruang guru di sebelah mana ya?” Tanya Adriano.


“Apakah anda


suami dari Abella? Wah padahal bapak sangat ganteng dan tajir tapi kenapa anda


justru tergoda dengan pelakor seperti Abella.” Kata siswa tersebut.


“Pelakor apa


maksudmu?” Tanya Adriano.


“Abella jadi


trending topic di sekolah kami, dia mencoreng nama baik sekolah kami. Dia itu


seorang pelakor dan diam-diam menikah. Dia harus keluar dari sekolah ini.” Kata


siswa tersebut.


"Itu sama sekali tidak benar, saya menikahinya karena saya menyukainya dan dia bukanlah seorang pelakor." Kata Adriano.


Adriano pun segera kembali pulang ke rumahnya untuk menemui Abella.


Setibanya dirumah, dia melihat teman Abella turun dari mobil Adriano.


Tanya Adriano.


“Wah mas captain


ganteng. Akhirnya kita ketemu lagi ya mas tapi sayang sekali mas captain sudah menikah dengan sahabat saya, saya kan jadi patah hati tapi tidak apa-apa lah, kalau tidak keberatan tolong jodohkan saya dengan teman mas captain yang juga seorang pilot ya hehe.” Kata Melisa.


“Astaga masih sempat minta dijodohkan disaat seperti ini. Apa yang terjadi? Siapa yang menyebarkan berita itu?” Tanya Adriano.


“Saya juga tidak


tau mas, tiba-tiba ada berita bahwa Abella menikah dan dia disebut pelakor.


Saya boleh menemui Abella tidak?” Tanya Melisa.


“Boleh, masuklah. Saya mau pergi sebentar. Saya titip Abella sebentar ya.” Kata


Adriano.


“Baik mas, saya


masuk dulu ya.” Kata Melisa.


Melisa menemui


Abella, Abella sedang menangis didalam kamarnya.


“Abel sayang.”


Kata Melisa lalu memeluk Abella.


“Mel aku tidak


sanggup lagi untuk masuk sekolah itu, aku membaca semua komentar anak-anak,

__ADS_1


mereka tega sekali padaku. Memang salah jika menikah di usia muda? Lagipula aku


bukanlah seorang pelakor, kakek dan nenekku menjodohkanku dengannya. Aku harus mencari tau siapa yang menyebarkannya, aku


akan membalasnya.” Kata Abella.


“Jangan membaca


komentar-komentar itu.” Kata Melisa lalu mengambil ponsel milik Abella.


“Aku mau pindah


sekolah saja Mel, aku tidak sanggup lagi. Itu benar-benar membuatku sakit hati.”


Kata Abella sambil menangis terus.


“Kamu harus


bangkit sayang, kamu pasti bisa. Tunjukkan bahwa kamu tidak salah, aku dan


Jesica pasti akan membantumu. Minggu depan kita ujian nasional mana bisa kamu


pindah sekolah, kamu harus masuk dan jangan dengarkan apa kata mereka.” Kata


Melisa menyemangati Abella.


“Baiklah, bantu


aku ya Mel. Maaf ya Mel aku menikah dengan mas captain yang kamu kagumi.” Kata


Abella.


“Sebenarnya aku kesal dan cemburu tapi lupakanlah, bilang sama suamimu untuk mengenalkanku dengan temannya yang juga seorang pilot ya. Sepertinya kamu termakan oleh omonganmu sendiri ya, dulu kamu


bilang tidak menyukainya eh ternyata sekarang kamu jadi istrinya, pilihan kakek


dan nenekmu tidak pernah salah. Aku mau lihat foto pernikahanmu dong.” Kata


Melisa.


“Tapi aku dan


dia tidak saling menyukai apalagi mencintai, setiap hari selalu saja bertengkar


bahkan aku dan dia sempat berencana berpisah.” Kata Abella.


“Kamu tidak


boleh berpisah, dia itu kurang apa sih? Dia sempurna untukmu.” Kata Melisa.


“Tapi aku tidak


menyukainya.” Kata Abella.


“Kalian hanya


belum saling menyukai dan mencintai, lama-lama juga pasti akan saling mencintai


karena kalian tinggal bersama.” Kata Melisa.


 


 


Special quotes :


“Kamu bilang kamu tidak menyukaiku. Baik aku mengerti. Tapi aku akan membuatmu menyukaiku. Jadi jangan datangi dia.” – (The Tale of Nokdu Korean Drama)


Info :


Jangan lupa like nya ya teman-teman.


Salam sehat semuanya.

__ADS_1


Terima kasih.


__ADS_2