
“Hallo, temui
aku di belakang ruang olahraga.” Kata Abella.
“Tunggu
sebentar, aku mau cari alasan dulu. Jangan pergi kemana-mana ya.” Kata Melisa.
“Cepatlah
kesini.” Kata Abella sambil menangis.
Beberapa menit
kemudian Melisa menghampiri Abella. Melisa pun langsung memeluk Abella.
“Aku syok
mendengar kabarmu, kenapa kamu tidak pernah bercerita padaku bahwa kamu telah
menikah?” Tanya Melisa.
“Aku dijodohkan
oleh kakek dan nenekku Mel. Bagaimana ini? Aku bukan pelakor seperti yang
mereka anggap, aku sama sekali bukanlah seperti itu Mel. Kamu percaya kan sama
aku?” Tanya Abella.
“Aku percaya
padamu, sekarang lebih baik kamu pulang saja. Kamu ahlinya memanjat pagar
sekolah kan, cepat naik punggungku lalu lompatlah. Nanti sepulang sekolah aku
akan ke rumahmu.” Kata Melisa.
“Jangan, nanti
punggungmu sakit Mel.” Kata Abella.
“Tidak apa-apa,
cepatlah naik punggungku, tidak ada waktu lagi.” Kata Melisa. Lalu Abella naik
punggung Melisa dan melompati pagar.
“Bawa kunci
mobilku, aku naik ojek online saja. Terima kasih banyak Mel.” Kata Abella.
“Ok, cepat
pergilah.” Kata Melisa.
**
Abella tiba
dirumah.
“Kenapa kamu
kembali pulang? Kamu bolos sekolah ya? Aku kerja keras juga untuk membiayai
biaya sekolahmu yang mahal itu.” Kata Adriano, Abella pun semakin menangis.
“Aku mau pindah
sekolah yang sangat jauh huhuhu.” Kata Abella, lalu dia masuk kedalam kamarnya.
“Hei ada apa
__ADS_1
sih? Dimana mobilku? Kamu meninggalkannya dimana mobilnya?” Teriak Adriano.
Karena dia
penasaran, dia pun pergi menuju ke sekolah Abella, disana dia menemui gurunya.
Namun ada salah satu siswa yang bertanya pada Adriano.
“Anda mencari
siapa?” Tanya siswa tersebut.
“Saya wali dari
Abella siswi kelas 3. Ruang guru di sebelah mana ya?” Tanya Adriano.
“Apakah anda
suami dari Abella? Wah padahal bapak sangat ganteng dan tajir tapi kenapa anda
justru tergoda dengan pelakor seperti Abella.” Kata siswa tersebut.
“Pelakor apa
maksudmu?” Tanya Adriano.
“Abella jadi
trending topic di sekolah kami, dia mencoreng nama baik sekolah kami. Dia itu
seorang pelakor dan diam-diam menikah. Dia harus keluar dari sekolah ini.” Kata
siswa tersebut.
"Itu sama sekali tidak benar, saya menikahinya karena saya menyukainya dan dia bukanlah seorang pelakor." Kata Adriano.
Adriano pun segera kembali pulang ke rumahnya untuk menemui Abella.
Setibanya dirumah, dia melihat teman Abella turun dari mobil Adriano.
Tanya Adriano.
“Wah mas captain
ganteng. Akhirnya kita ketemu lagi ya mas tapi sayang sekali mas captain sudah menikah dengan sahabat saya, saya kan jadi patah hati tapi tidak apa-apa lah, kalau tidak keberatan tolong jodohkan saya dengan teman mas captain yang juga seorang pilot ya hehe.” Kata Melisa.
“Astaga masih sempat minta dijodohkan disaat seperti ini. Apa yang terjadi? Siapa yang menyebarkan berita itu?” Tanya Adriano.
“Saya juga tidak
tau mas, tiba-tiba ada berita bahwa Abella menikah dan dia disebut pelakor.
Saya boleh menemui Abella tidak?” Tanya Melisa.
“Boleh, masuklah. Saya mau pergi sebentar. Saya titip Abella sebentar ya.” Kata
Adriano.
“Baik mas, saya
masuk dulu ya.” Kata Melisa.
Melisa menemui
Abella, Abella sedang menangis didalam kamarnya.
“Abel sayang.”
Kata Melisa lalu memeluk Abella.
“Mel aku tidak
sanggup lagi untuk masuk sekolah itu, aku membaca semua komentar anak-anak,
__ADS_1
mereka tega sekali padaku. Memang salah jika menikah di usia muda? Lagipula aku
bukanlah seorang pelakor, kakek dan nenekku menjodohkanku dengannya. Aku harus mencari tau siapa yang menyebarkannya, aku
akan membalasnya.” Kata Abella.
“Jangan membaca
komentar-komentar itu.” Kata Melisa lalu mengambil ponsel milik Abella.
“Aku mau pindah
sekolah saja Mel, aku tidak sanggup lagi. Itu benar-benar membuatku sakit hati.”
Kata Abella sambil menangis terus.
“Kamu harus
bangkit sayang, kamu pasti bisa. Tunjukkan bahwa kamu tidak salah, aku dan
Jesica pasti akan membantumu. Minggu depan kita ujian nasional mana bisa kamu
pindah sekolah, kamu harus masuk dan jangan dengarkan apa kata mereka.” Kata
Melisa menyemangati Abella.
“Baiklah, bantu
aku ya Mel. Maaf ya Mel aku menikah dengan mas captain yang kamu kagumi.” Kata
Abella.
“Sebenarnya aku kesal dan cemburu tapi lupakanlah, bilang sama suamimu untuk mengenalkanku dengan temannya yang juga seorang pilot ya. Sepertinya kamu termakan oleh omonganmu sendiri ya, dulu kamu
bilang tidak menyukainya eh ternyata sekarang kamu jadi istrinya, pilihan kakek
dan nenekmu tidak pernah salah. Aku mau lihat foto pernikahanmu dong.” Kata
Melisa.
“Tapi aku dan
dia tidak saling menyukai apalagi mencintai, setiap hari selalu saja bertengkar
bahkan aku dan dia sempat berencana berpisah.” Kata Abella.
“Kamu tidak
boleh berpisah, dia itu kurang apa sih? Dia sempurna untukmu.” Kata Melisa.
“Tapi aku tidak
menyukainya.” Kata Abella.
“Kalian hanya
belum saling menyukai dan mencintai, lama-lama juga pasti akan saling mencintai
karena kalian tinggal bersama.” Kata Melisa.
Special quotes :
“Kamu bilang kamu tidak menyukaiku. Baik aku mengerti. Tapi aku akan membuatmu menyukaiku. Jadi jangan datangi dia.” – (The Tale of Nokdu Korean Drama)
Info :
Jangan lupa like nya ya teman-teman.
Salam sehat semuanya.
__ADS_1
Terima kasih.