Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 125


__ADS_3

“Tolong biarkan aku pergi, ampun.” Kata Abella memohon kepada Marcelo.


“Kamu tidak bisa kabur dariku.” Kata Marcelo sambil terus menjambak rambut


Abella.


“Lepaskan aku.” Kata Abella.


“Tidak semudah itu, kamu dan Adriano harus membayar semuanya.” Kata


Marcelo.


Tiba-tiba ada yang mendobrak pintu tersebut, dan datanglah ibunya Adriano.


“Mama.” Kata Abella.


“Lepaskan dia.” Kata ibu Adriano.


“Tidak bisa, hidupku selama ini menderita karenamu.” Kata Marcelo.


Kemudian ibu Adriano menarik Abella.


“Pergilah, selamatkan dirimu dan anakmu.” Kata ibu Adriano.


“Bagaimana dengan mama?” Tanya Abella.


“Cepat pergilah, dia urusanku. Adriano menunggumu diluar.” Kata ibu


Adriano.


“Tapi bagaimana jika dia melukai dan mencelakai mama?” Tanya Abella.


“Jangan banyak bicara dan cepat pergi dari sini.” Kata ibu Adriano.


Akhirnya Abella pergi dari rumah dan saat diluar rumah, Adriano menarik


tangan Abella. Abella sangat marah dan melepaskannya.


“Sayang, kamu tidak apa-apa kan? Apakah kamu terluka? Maafkan aku.” Kata


Adriano sambil memeluk istrinya. Abella sangat kesal sehingga dia mendorong dan


menampar suaminya.


“Bisa-bisanya kamu berbohong padaku? Bagaimana mungkin kamu justru mengirim


mama kamu untuk menangani kakakmu? Cepat selamatkan mama.” Kata Abella.


“Tunggu aku dirumah nenek, setelah ini aku akan menyusulmu. Maaf aku tidak


menceritakan semuanya kepadamu. Tapi aku janji akan menceritakan semuanya


kepadamu.” Kata Adriano.


“Aku tidak percaya lagi padamu, aku sangat membencimu.” Kata Abella sambil


menangis.

__ADS_1


“Maafkan aku sayang, aku bersalah padamu karena tidak bisa melindungimu.”


Kata Adriano sambil menangis di hadapan istrinya.


“Apakah kamu tau saat aku mengetahui bahwa dia bukanlah suamiku, aku sangat


ketakutan.” Kata Abella.


“Cepat pergilah dari sini, nanti aku akan menceritakan semuanya. Aku akan


masuk kedalam dan tunggulah aku dirumah nenek.” Kata Adriano.


Setelah itu Adriano segera masuk untuk menemui ibunya dan juga Marcelo.


**


“Kenapa kamu kembali ke Indonesia?” Tanya ibu Adriano.


“Karena aku sudah tidak memiliki siapapun, lalu aku ingat bahwa aku


memiliki keluarga di Indonesia jadi aku memutuskan untuk kembali ke Indonesia.


Aku berhak untuk bahagia dan menikmati kehidupan seperti Adriano karena aku


juga anak papa. Apa yang telah kamu lakukan pada ibuku? Apakah kamu dibalik


kematian ibuku?” Tanya Marcelo.


“Jangan bicara sembarangan, aku sama sekali tidak mengetahui bahwa ibumu


sudah tiada.” Kata ibu Adriano.


ingin kamu incar dariku? Kamu bahkan jauh lebih beruntung daripada aku dan


ibuku, karena papa menikahimu dan Adriano hidup dengan layak bersama kedua


orang tuanya.” Kata Marcelo.


“Lagipula aku sudah memberimu uang saat itu, jadi kamu ingin memerasku dan


keluargaku? Bukankah aku sudah bilang padamu untuk tidak mengganggu hidupku dan


keluargaku. Lalu kenapa kamu justru datang kesini? Jangan ganggu anakku dan


keluargaku, aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan. Apa mau kamu?” Tanya


ibu Adriano.


“Aku ingin papa mengakuiku sebagai anaknya dan papa harus mengakuinya bahwa


aku adalah anak kandungnya.” Kata Marcelo.


“Kamu gila ya, aku akan memberimu uang dalam jumlah yang banyak lalu


kembalilah ke asalmu.” Kata ibu Adriano.


“Kenapa kamu menolak? Apa karena kamu takut reputasi papa akan hancur?

__ADS_1


Papaku adalah CEO yang sangat dihormati tapi nyatanya dia memiliki banyak hal


yang disembunyikan termasuk anaknya. Memang itu tujuanku yaitu melihat papa dan


keluarganya hancur. Tinggal pilih saja apa yang kamu inginkan? Mengakui


keberadaanku atau aku akan terus mengganggu anakmu dan istri cantiknya itu, oh


iya aku bisa saja membuat anakmu terluka dengan begitu aku bisa menggantikan


posisinya hahahaha. Bagaimana? Aku akan memberimu waktu satu minggu, sangat


cukup bukan?” Tanya Marcelo.


“Dasar kurang ajar, asal kamu tau aku tidak ada hubungannya dengan kepergian


ibumu. Ibumu mengidap penyakit yang mematikan namun dia memohonku agar tidak


memberitahumu. Uang itu aku gunakan untuk pengobatan ibumu tanpa


sepengetahuanmu. Jadi pikirkan baik-baik sebelum mengancam dan juga memerasku.


Apakah kamu tidak merasa bersalah pada ibumu?” Tanya ibu Adriano, kemudian dia


segera pergi.


**


Adriano masuk kedalam rumahnya untuk menemui ibunya dan Marcelo namun


mereka tidak ada dirumah. Ibu Adriano pergi tanpa sepengetahuan anaknya


sedangkan Marcelo pergi melalui pintu belakang sehingga saat Adriano tidak


mengetahui. Kemudian Adriano menelfon ibunya.


“Hallo mama dimana? Dimana Marcelo?” Tanya Adriano.


“Jangan khawatir, dia tidak akan mengganggumu kembali. Maafkan mama, lebih


baik sekarang lindungi istri dan anakmu.” Kata ibu Adriano.


“Apakah mama terluka? Lalu Marcelo pergi kemana ma?” Tanya Adriano.


“Jangan khawatirkan mama, mama baik-baik saja kok. Dia tidak akan


mengganggumu kembali. Cepat pergilah dan temui istri dan anakmu, mereka pasti


sangat ketakutan. Sampaikan pada Abella apa yang sebenarnya terjadi dan


beritahu juga tentang keberadaan Marcelo padanya. Kamu harus tetap hati-hati ya


sayang.” Kata ibu Adriano.


“Syukurlah jika mama baik-baik saja.” Kata Adriano.


“Terima kasih kamu kembali dengan selamat sayang.” Kata ibu Adriano.

__ADS_1


Kemudian Adriano segera menemui istri dan anaknya.


__ADS_2