
Abella menuju ke
gerbang sekolah, dia melihat mobil milik suaminya, kemudian dia menghampirinya.
“Bagaimana hasil
ujianmu? Kamu lulus tidak?” Tanya Adriano.
“Tentu saja aku
lulus.” Kata Abella.
“Akhirnya dia
lulus SMA, berarti dia sudah bisa aku unboxing nih hahahaha.” Kata Adriano
dalam hati.
“Selamat ya atas
kelulusanmu, cepat naiklah.” Kata Adriano.
“Aku lapar.”
Kata Abella.
“Pesan makan
online saja, aku lelah lagipula besok aku ada penerbangan.” Kata Adriano.
“Terbang kemana?
Berapa hari?” Tanya Abella.
“Ke Bali, sepertinya
tiga hari mumpung di Bali jadi sekalian saja berlibur. Kenapa? Kamu mau ikut
memangnya?” Tanya Adriano.
“Sebenarnya aku
ingin bicara serius padanya dan meminta ijin untuk kuliah tapi sepertinya
waktunya tidak tepat.” Kata Abella dalam hati.
“Kok diam saja,
memangnya kenapa?” Tanya Adriano.
“Tidak apa-apa.”
Tanya Abella.
“Kamu mau ikut
ya?” Tanya Adriano.
“Sebenarnya aku
ingin ikut sekalian liburan tapi aku gengsi saja kalau harus bilang iya.
Harusnya kan dia peka terhadap istrinya hmmm.” Kata Abella dalam hati.
“Tidak kok,
siapa juga yang ingin ikut kamu.” Kata Abella.
__ADS_1
“Hmmmm aku yakin
pasti sebenarnya dia ingin ikut tapi dia gengsi makanya dia bilang tidak ikut.
Pasti kamu menungguku untuk mengajakmu kan hmmmm.” Kata Adriano dalam hati.
“Baiklah kalau
tidak ikut, selama aku di Bali aku akan
menginap di hotel mewah yang sangat terkenal di Bali pasti seru. Apalagi menu
makannya buffet wah pasti semakin kerasan deh.” Kata Adriano.
“Apa? Hotel mewah
dan disana makannya buffet lagi, siapa yang tidak tergiur coba. Bagaimana ini
aku juga ingin ikut.” Kata Abella dalam hati.
“Oh iya selama
aku pergi, jangan lupa jaga tanamanku lalu kamu pel juga rumahnya. Dapur jangan
sampai berantakan seperti biasanya.” Kata Adriano.
“Apa? Kamu kira
aku pembantu? Aku akan keluar juga bersama teman-temanku.” Gerutu Abella.
“Loh kan itu
memang tugasnya seorang istri. Masih mending aku memberimu uang saku padahal
kamu tidak pernah melayaniku bahkan aku yang sering memasak.” Kata Adriano.
“Kenapa sih kamu
kamu akan selalu memarahiku?” Tanya Abella kesal.
“Sampai kamu
mengerti apa itu tugas seorang istri.” Kata Adriano.
“Jadi apa mau
kamu?” Tantang Abella.
“Aku ingin bercinta dan memiliki
seorang anak darimu.” Kata Adriano dalam hati.
“Kenapa kamu
diam saja? Aku tanya sekarang apa mau kamu? Dari tadi memarahiku sekarang aku
tanya apa maunya malah diam saja.” Tantang Abella sambil mengarahkan wajahnya
ke arah suaminya.
Tiba-tiba
Adriano memberhentikan mobilnya.
“Kenapa
tiba-tiba berhenti?” Tanya Abella.
__ADS_1
“Turun dari
mobilku.” Kata Adriano.
“Apa? Tidak mau,
ini masih jauh dari rumah.” Gerutu Abella.
“Cepat turun
atau aku akan.” Kata Adriano.
“Atau apa? Kamu
mau apa dariku?” Tantang Abella.
“Kamu
benar-benar tidak takut sama sekali denganku ya?” Tanya Adriano kesal.
“Untuk apa aku
takut denganmu? Aku sama sekali tidak takut denganmu.” Tantang Abella.
Tiba-tiba Adriano
menarik dan mencium istrinya, Abella sangat kaget. Dia berusaha melepaskan diri
dari suaminya namun dia tidak bisa karena Adriano memeluknya dengan sangat
erat. Adriano enggan melepaskan istrinya karena dia sudah tidak bisa menahan
lagi, akhirnya Abella pun hanya bisa pasrah dan memejamkan matanya.
“Aku mencintaimu
wahai istriku.” Kata Adriano dalam hati.
“Perasaan macam
apa ini? Kenapa aku deg-degan seperti ini, jangan sampai dia mendengar suara
detak jantungku yang berdetak sangat kencang, bisa malu aku kalau dia
mendengarnya.” Kata Abella dalam hati.
Tiba-tiba ada
beberapa anak muda yang lewat mobil mereka dan berteriak sambil berkata.
“Wah mantap.”
“Ganteng doang tapi
happy-happy dalam mobil dipinggir jalan hahaha.”
Akhirnya Abella
segera melepaskan pelukan suaminya dan dia sangat malu mendengar ucapan anak
muda tersebut.
Info :
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya teman-teman,
Salam sehat semuanya, terima kasih.