Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
The Secret Episode 44


__ADS_3

Nadia lagi-lagi bikin ulah. Dia memberikan bukti bahwa Tiara membelikan apartemen untuk Fardan kepada Daniel. Nadia juga memberikan beberapa foto saat Tiara dan Fardan keluar masuk apartemen tersebut. Daniel tidak seratus persen mempercayai bukti tersebut, akhirnya dia menemui Nadia. Daniel menemui Nadia di sebuah gang kecil agar tidak ada yang mengetahuinya.


“Cepat masuk kedalam mobilku.” Kata Daniel.


“Ok baiklah.” Kata Nadia, dia langsung masuk kedalam mobil Daniel.


“Apa maksudmu dengan bukti ini? Kamu kira aku percaya begitu saja? Bisa saja kamu mengedit foto tersebut.” Kata Daniel sambil melemparkan bukti dari Nadia ke arah Nadia.


“Jangan terlalu percaya dengan Tiara istrimu, dia bahkan telah merebut Fardan dariku.” Kata Nadia.


“Kamu iri kan dengan Tiara? Kamu ingin menghancurkan kehidupan sahabatmu yang banyak menolongmu dulu?” Tanya Daniel.


“Memang aku bersahabat dekat dengannya namun kali ini aku membencinya.” Kata Nadia.


“Kamu bukanlah tandingan Tiara, jadi hati-hati jika ingin berulah dengan istriku. Aku peringatkan kepadamu untuk jauhi istriku dan jangan pernah mencoba menghancurkannya apalagi dengan tuduhan palsu yang kamu buat. Silahkan keluar dari sini.” Kata Daniel sambil melemparkan sebuah cek kepada Nadia.


“Jadi kamu menyuapku?” Tanya Nadia.


“Kembalikan jika tidak mau.” Kata Daniel.


“Cek sebanyak ini sangat berharga seseorang sepertiku.” Kata Nadia lalu keluar mobil Daniel sambil membawa cek tersebut.


“Dasar matre, bilang saja butuh uang.” Kata Daniel.


Daniel menelfon istrinya.


“Hallo sayang, kamu dimana?” Tanya Daniel.


“Aku di sekolah Brendan, ada apa mas?” Tanya Tiara.


“Nanti kita makan malam di hotel yuk.” Kata Daniel.

__ADS_1


“Sama anak-anak juga kan?” Tanya Tiara.


“Hanya kita berdua.” Kata Daniel.


“Lalu anak-anak bagaimana mas?” Tanya Tiara.


“Anak-anak pasti mengerti kok. Aku tunggu di hotel biasanya ya.” Kata Daniel.


“Kenapa kamu tidak menjemputku mas?” Tanya Tiara.


“Aku ada meeting sampai malam, jadi kita ketemu saja langsung di hotel ya.” Kata Daniel.


“Aduh bagaimana ini? Nanti malam kan aku ingin bertemu dengan Fardan.” Kata Tiara dalam hati.


“Bagaimana sayang?” Tanya Daniel.


“Iya mas, nanti kita bertemu di hotel.” Kata Tiara lalu langsung menutup telfonnya.


**


“Kenapa nanti malam tidak jadi bertemu?” Tanya Fardan.


“Aku sibuk.” Kata Tiara.


“Daniel ingin menemuimu ya?” Tanya Fardan.


“Dia mengajakku makan malam di hotel.” Kata Tiara.


“Kalau begitu setelah makan malam, temui aku sebentar saja.” Kata Fardan.


“Tidak bisa, pasti aku dan dia akan pulang bersama.” Kata Tiara.

__ADS_1


“Baiklah, kita bertemu disana. Di hotel mana kalian makan malam?” Tanya Fardan.


“Apa yang akan kamu lakukan? Jangan gila ya kamu.” Kata Tiara.


“Kita bisa bertemu sebentar kan dimana saja, bisa di basement, di lobby, di taman atau dimana saja sebentar.” Kata Fardan.


“Ok baiklah ingat ya hanya sebentar saja.” Kata Tiara.


“Iya hanya sebentar saja kok.” Kata Fardan lalu menutup telfonnya.


Tiara terus melanjutkan perjalanannya dan tak lama kemudian dia sampai di hotel. Dia langsung menuju ke restoran.


“Selamat malam, ada yang bisa dibantu?” Tanya resepsionis.


“Reservasi atas nama Daniel.” Kata Tiara.


“Oh dengan pak Daniel, kebetulan pak Daniel belum datang jadi ibu bisa menunggu di meja yang telah dipesan oleh bapak Daniel.” Kata resepsionis.


“Ok baiklah.” Kata Tiara. Tiara menuju ke meja yang telah dipesan oleh suaminya. Dia menunggu cukup lama hampir lima belas menit akhirnya dia mulai bosan dan menelfon suaminya.


“Hallo mas kamu dimana sih? Aku sudah lama menunggumu.” Kata Tiara.


“Aku masih di kantor dan meeting nya belum selesai. Tunggu sebentar ya.” Kata Daniel.


“Aku harus menunggu berapa lama lagi? Apa aku kembali pulang saja ya?” Tanya Tiara.


“Jangan, tunggu sebentar ya.” Kata Daniel.


Akhirnya Tiara menunggu suaminya sampai datang, dan dia sudah menunggu hampir satu jam namun belum juga datang. Tiba-tiba datanglah Fardan.


“Dimana suamimu? Belum datang ya? Sepertinya kali ini dia melupakanmu lagi.” Kata Fardan.

__ADS_1


“Astaga kamu kenapa ada disini? Bagaimana kalau Daniel melihatmu? Cepat pergi dari sini.” Kata Tiara.


“Aku jamin dia tidak akan datang, dia jauh lebih mementingkan pekerjaan dibandingkan dengan keluarga. Lebih baik ikut aku, aku sudah memesan kamar.” Kata Fardan lalu membawa Tiara pergi.


__ADS_2