Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
Episode 42


__ADS_3

Setibanya


dirumah, Abella teringat dengan semua kata-kata orang tua Adriano. Jadi orang


tua Adriano mengetahui rencana perpisahan Adriano dengan Abella.


Flashback


percakapan Abella dengan orang tua Adriano. Jadi saat Adriano sedang pergi,


orang tua Adriano menghampiri Abella.


“Mama papa


silahkan masuk.” Kata Abella.


“Ini mama


bawakan kamu beberapa makanan, makan bersama suamimu ya.” Kata ibu Adriano.


“Terima kasih


banyak ma, silahkan duduk ma pa.” Kata Abella.


“Adriano


kemana?” Tanya ayah Adriano.


“Dia sedang


bekerja pa. Mama dan papa mau minum apa?” Tanya Abella.


“Tidak perlu


repot-repot, duduklah ada yang ingin mama dan papa bicarakan denganmu.” Kata


ibu Adriano.


“Ada apa


memangnya ma pa?” Tanya Abella.


“Kapan hari


Adriano mampir ke rumah, dia cerita kalau kalian berdua ingin berpisah, apa


benar kalian berdua akan berpisah?” Tanya ibu Adriano.


“Benar ma,


maafkan saya ma pa. Saya tidak mencintainya begitu juga dengan mas Adriano,


setiap hari kita selalu bertengkar jadi kami memutuskan untuk berpisah,


lagipula mantan kekasih mas Adriano datang untuk menemuinya.” Kata Abella.


“Setiap rumah


tangga memang selalu saja ada suka maupun duka, asal kamu tau ya, Adriano itu

__ADS_1


mulai menyukaimu bahkan dia sangat mencintaimu bahkan setelah pernikahan


kalian. Dia memang pernah gagal menjalin hubungan karena mantan kekasihnya


meninggalkannya, namun dia berjanji pada dirinya bahwa setelah dia menikah


dengan seseorang dia akan menjaganya dengan sepenuh hatinya dan dia tidak ingin


istrinya sakit hati atau terluka karenanya, makanya dia selalu berusaha


mengalah untukmu dan juga dia tidak pernah memaksamu untuk tidur berdua


denganmu kan. Mama dan papa mohon kalian berdua jangan berpisah ya, mama juga


tau saat ini Marisa datang untuk menemuinya tapi Adriano tidak akan pernah


mengkhianatimu bahkan bermain di belakangmu, dia benar-benar laki-laki yang


baik. Apakah kamu tau dia juga merasa cemburu setiap kamu bertemu dengan Dava


pacarmu, mama dan papa mengetahui semuanya karena mama dan papa sering


mengikutimu, maafkan mama dan papa. Mama dan papa tidak akan menyuruhmu untuk


segera memiliki anak tapi mama dan papa mohon kalian berdua jangan berpisah,


tolong pikirkan dengan baik ya, ini juga demi kebaikan kalian berdua.” Kata ibu


Adriano sambil memeluk Abella.


“Maafkan saya


“Kamu adalah


menantu yang sangat baik bagi mama dan papa karena kamu telah menikah dengan


putra mama dan papa satu-satunya.” Kata ibu Adriano.


“Papa sangat


menyukaimu sejak pertama papa bertemu denganmu.” Kata ayah Adriano.


“Tapi saya masih


sering marah dan juga kekanak-kanakan sehingga membuat mas Adriano lelah dengan


saya.” Kata Abella.


“Adriano bilang


kamu sangat lucu dan menggemaskan saat kamu bertingkah layaknya anak kecil.”


Kata ayah Adriano, Abella pun tersenyum malu.


“Percayalah,


kalian berdua akan saling menyukai dan mencintai satu sama lain suatu saat


karena kalian berdua tinggal bersama.” Kata ibu Adriano.

__ADS_1


“Maafkan saya ma


pa.” Kata Abella.


“Jangan meminta


maaf pada kami, justru kami yang meminta maaf padamu karena telah merenggut


masa muda mu, kamu menikah di usia yang masih sangat muda, mama dan papa bisa


mengerti itu.” Kata ayah Adriano.


“Sekarang


bersikap baiklah pada suamimu ya, setidaknya buatkan dia makanan untuk


sarapannya ya.” kata ayah Adriano.


“Wah bunga nya


sangat bagus.” Kata ibu Adriano sambil menunjuk ke arah bunga yang tertata rapi


di sebuah vas bunga dan di teras rumahnya.


“Oh itu mas


Adriano yang membelinya, dia juga yang menggantinya setiap hari. Dia sepertinya


suka sekali menanam tanaman, dia membuat taman depan rumah seperti kebun.


Setiap pagi dia menyiramnya ma.” Kata Abella.


“Adriano sama


sekali tidak pernah menanam bunga apalagi merawat tanaman sayang, apakah kamu


tau bunga dan tanaman itu untuk apa?” Tanya ibu Adriano.


“Tidak, bukankah


sebagai hiasan saja ya ma?” Tanya Abella.


“Itu bagus untuk


penderita sesak nafas. Mama dan papa pulang dulu ya.” Kata ibu Adriano.


“Jadi dia


menanam tanaman dan membeli bunga ini agar aku bisa menghirup udara segar dan


juga agar sesak nafasku tidak kambuh lagi.” Kata Abella dalam hati sambil


tersenyum.


 


Info :


Yuk yuk jangan lupa like nya biar author semakin semangat buat update. Semakin banyak like nya semakin banyak episode yang akan di update. Terima kasih.

__ADS_1


__ADS_2