Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)

Terpaut Usia 15 Tahun (The Secret)
The Secret Episode 8


__ADS_3

Hari pernikahan Tiara dan Daniel berlangsung. Mereka menggelar pesta pernikahan mereka secara privat di sebuah hotel mewah dan hanya dihadiri oleh beberapa orang kenalan mereka saja. Setelah pesta pernikahan mereka berlangsung, Daniel segera mengajak Tiara kembali pulang ke rumahnya namun Anggita melarangnya.


“Kamu mau pergi kemana?” Tanya Anggita.


“Tentu saja mau ke rumah bu.” Kata Daniel.


“Tinggal saja dirumah ibu, kan masih ada kamar lagi. Lagipula ibu ingin memantau bagaimana istrimu setiap harinya.” Kata Anggita.


“Lagipula kita kan tinggal dalam satu kompleks bu.” Kata Daniel.


“Sejak kamu dengan wanita itu, kamu mulai berani berani denganku ya dan tidak menuruti keinginanku.” Kata Anggita.


“Aku dan istriku juga butuh kebebasan bu, lagipula kita kan masih bisa bertemu setiap hari bu.” Kata Daniel.


“Hmmmm baiklah kalau begitu, eh kamu Tiara ingat ya aku akan selalu mengawasimu dan perlakukan anakku dengan baik.” Kata Anggita kepada Tiara.


“Baik bu.” Jawab Tiara yang terlihat sangat kelelahan.


“Ayo kita kembali ke rumahku saja.” Bisik Daniel.


**


Setibanya dirumah.


Daniel segera masuk kedalam kamarnya, sedangkan Tiara juga langsung masuk kedalam kamar yang telah di sediakan oleh suaminya. Tiara langsung menghapus riasannya dan langsung membersihkan diri. Selesai mandi, dia bingung harus berbuat apa, dia kelaparan karena dari pagi belum makan apapun. Tiba-tiba Daniel mengetuk pintu kamar Tiara.

__ADS_1


“Iya pak, ada yang bisa saya bantu?” Tanya Tiara.


“Ayo kita makan, kamu pasti kelaparan kan karena seharian belum makan?” Tanya Daniel.


“Ah iya pak.” Jawab Tiara.


“Meskipun pernikahan ini hanya sebatas status saja, tapi kita tetaplah pasangan suami istri.” Kata Daniel.


“Lalu saya harus memanggil bapak dengan sebutan apa?” Tanya Tiara bingung.


“Panggil mas saja.” Kata Daniel.


“Baik mas, oh iya lalu bagaimana dengan sekolahku?” Tanya Tiara.


“Kamu sebentar lagi akan lulus kan? Setelah lulus SMA, kamu ingin kuliah atau bagaimana?” Tanya Daniel.


“Boleh, tapi kuliahlah di luar negeri untuk menghindari hal-hal yang tidak di inginkan apalagi kamu tau sendiri seperti apa keluargaku.” Kata Daniel.


“Diluar negeri?” Tanya Tiara.


“Aku akan menemanimu, aku sendiri yang akan memilihkan kampus untukmu. Jadi jangan khawatir.” Kata Daniel.


“Baik mas, aku setuju.” Jawab Tiara.


Keesokan harinya, Tiara bangun lalu langsung masak di dapur. Tidak lama kemudian Daniel bangun dan menghampiri istrinya yang ada di dapur.

__ADS_1


“Jika kamu mau, aku bisa mencarikan art dirumah ini, jadi kamu tidak perlu bangun pagi dan menyiapkan makan.” Kata Daniel.


“Mas kamu sudah bangun ya? Aku tidak keberatan kok, oh iya semalam ibu mengirim pesan kepadaku mas.” Kata Tiara.


“Apa isi pesannya?” Tanya Daniel.


“Dia bilang bahwa aku harus segera hamil, jika tidak maka ibu akan membuatku hidup menderita dan tidak akan bersikap baik kepadaku mas.” Kata Tiara.


“Lalu apa balasanmu?” Tanya Daniel.


“Aku hanya menjawab baik, saya dan mas Daniel akan berusaha.” Kata Tiara.


“Lebih baik jawab saja seperti itu, kamu tidak perlu mendengarkan apapun ucapan ibu, ibu memang selalu seperti itu.” Kata Daniel.


‘Lalu bagaimana jika ibu tau bahwa kita tidur terpisah mas? Pasti dia akan sangat marah kepada kita terutama kepadaku.” Kata Tiara.


“Jangan khawatir, dia tidak akan tau.” Jawab Daniel.


“Baik mas.” Kata Tiara.


“Oh iya mulai sekarang, pakailah kartu kreditku. Kamu bisa membeli apapun yang kamu inginkan dan kemanapun kamu pergi ada supir yang mengantarmu. Setelah lulus sekolah, barulah kamu belajar mengendarai mobil. Belilah semua kebutuhanmu.” Kata Daniel.


“Baik mas, terima kasih banyak. Oh iya sebenarnya aku ingin membeli denganmu mas.” Kata Tiara.


“Boleh, nanti sepulang kamu sekolah saja kalau begitu.” Kata Daniel.

__ADS_1


“Baik, nanti sepulang sekolah aku akan menghampiri tempat kerjamu ya mas.” Kata Tiara.


“Iya boleh.” Kata Daniel.


__ADS_2