
Daniel tiba dirumah tiga hari setelah terakhir Tiara pergi ke rumah sakit.
“Sayang sayang kamu dimana?” Teriak Daniel.
“Akhirnya kamu pulang juga.” Kata Tiara.
“Sayang bagaimana keadaanmu? Sehat-sehat saja kan? Ada masalah tidak dengan kandunganmu?” Tanya Daniel.
“Aku baik-baik saja mas, mas kamu benar-benar sangat sibuk ya? Akhir-akhir ini kamu jarang pulang mas.” Kata Tiara.
“Maaf, tapi aku memang sangat sibuk jadi aku harap kamu bisa memakluminya ya.” Kata Daniel.
“Aku hanya sangat kesepian mas dirumah seharian sendiri.” Kata Tiara.
“Kalau begitu, cobalah kamu memulai melakukan suatu hal baru atau menekuni hobi baru agar kamu tidak bosan.” Kata Daniel.
“Tapi apa mas? Aku sepertinya tidak bisa apa-apa mas.” Kata Tiara.
“Ehmmmm mungkin kamu bisa main golf, menari mungkin atau melukis, atau bisa juga belajar membuat kerajinan apa saja yang ingin kamu lakukan, aku pasti akan selalu mendukungmu. Aku mau mandi dulu ya.” Kata Daniel.
“Padahal ada yang ingin aku bicarakan terkait ibumu mas, sepertinya dia memang tidak ada waktu untukku.” Kata Tiara dalam hati.
**
__ADS_1
Keesokan harinya.
Tiara sedang memasak untuk suaminya, kemudian tiba-tiba Daniel memeluk Tiara dari belakang.
“Selamat pagi istriku.” Kata Daniel.
“Astaga mas, aku jadi kaget. Kamu kok sudah bangun sih mas.” Kata Tiara.
“Tadi waktu kamu turun, aku terbangun. Oh iya, aku mendaftarkanmu kelas melukis agar kamu tidak bosan. Kamu bisa belajar dari awal jika kamu mau, kalau kamu tidak mau juga tidak apa-apa, kamu juga bisa melakukan hal lain yang sesuai dengan keinginanmu.” Kata Daniel.
“Aku akan melakukannya mas, bagaimanapun juga kan kamu sudah mendaftarkanku mas.” Kata Tiara.
“Syukurlah kalau kamu mau, oh iya besok selama satu minggu aku pergi ke luar kota bersama ibu.” Kata Daniel.
“Memangnya kemana mas? Urusan pekerjaan ya?” Tanya Tiara.
“Kenapa kamu tidak mengajakku mas?” Tanya Tiara.
“Ibu khawatir denganmu karena kamu kan sedang hamil, lagipula memang ini sangat mendadak dan tiba-tiba saja tadi ibu bilang dan sudah menyiapkan tiket pesawat juga untukku, aku harap kamu bisa mengerti ya.” Kata Daniel.
“Pasti ibu memang sengaja agar aku tidak ikut.” Kata Tiara dalam hati.
“Iya mas, memangnya siapa saja yang ikut mas selain kamu dan ibu?” Tanya Tiara.
“Aku, ibu, kak Arya dan kak Sarah.” Kata Daniel.
“Jadi ikut semua mas? Hanya aku saja yang tidak ikut ya.” Kata Tiara.
__ADS_1
“Ya karena kamu kan sedang hamil, ibu khawatir denganmu dan aku juga tidak ingin kamu kelelahan. Lagipula ini urusan kerja bukan liburan.” Kata Daniel.
“Tapi kan aku juga ingin ikut mas.” Kata Tiara.
“Tidak lama kok, hanya satu minggu saja. Setelah selesai semua urusanku, aku akan segera kembali.” Kata Daniel.
“Baiklah, kalau begitu lebih baik aku mengikuti kelas melukis saja ya mas selama kamu di Bali.” Kata Tiara.
“Iya sayang, aku sudah sangat lapar, makanannya sudah siap belum?” Tanya Daniel.
“Sudah kok, duduklah mas. Aku akan menyiapkannya.” Kata Tiara.
“Terima kasih sayang.” Kata Daniel.
Info :
Hai hai semuanya, author ada kabar bahagia nih, jadi author baru saja membuat novel baru lagi loh. Ceritanya romantis, lucu, ringan dan tidak membosankan, tentunya berbeda dari novel-novel author sebelumnya.
Judulnya "Seoul in Love"
Kisah cinta seorang mahasiswa, gadis asal Indonesia bernama Velina dengan laki-laki asal Korea bernama Park Jin Wo. Mereka adalah pasangan yang sangat lucu, kocak, humoris namun romantis, namun ada perbedaan dan menjadi penghalang yang membuat kisah cinta mereka menjadi sulit untuk bersatu. Seperti apa kisah selanjutnya?
Yuk mampir, ditunggu like nya ya teman-teman.
__ADS_1
Salam sehat semuanya.